Breaking News
dark_mode
Trending

Syiar dalam Keteraturan

  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo

SAYU-SAYU, doa keselamatan kita panjatkan. Kita patut bersyukur. Allah SWT masih memberikan umur panjang” kepada kita semua, seluruh jajaran pengurus NU, dari Syuriyah hingga Tanfidziyah, dari tingkat Cabang hingga Ranting. Termasuk saudara-saudara di Badan Otonom dan Lembaga.

Kita masih dipertemukan dengan Ramadan tahun ini. Sebuah modal spiritual yang mahal.

Saya mendengar dan melihat, Ramadan di wilayah PCNU Kabupaten Probolinggo tahun ini terasa begitu hidup.

Di kantor-kantor MWCNU, setiap malam, suara lantunan ayat suci dari prosesi khotmil quran membelah sunyi, mengetuk pintu langit. Di pondok-pondok pesantren, para santri masih tekun bersimpuh, mengejar barokah melalui khotmil kitab kuning. Sebuah tradisi intelektual yang menjaga nalar kita tetap jernih.

Bahkan di lereng pegunungan Tengger, Kecamatan Sukapura, dinginnya kabut tak menyurutkan semangat para kader untuk mengaji kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah. Karya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari itu dibedah, ruh perjuangannya diserap. Ini luar biasa.

Di sisi lain, saya juga melihat wajah NU yang begitu ramah di jalanan. Di berbagai sudut jalanan Probolinggo, bendera NU berkibar di samping meja-meja takjil. Ada semangat berbagi yang meluap-luap.

Dari tangan para kader, kotak-kotak makanan berpindah ke tangan para musafir dan pengguna jalan.

Kami di jajaran Syuriyah tentu sangat bersyukur dan berterima kasih atas semua militansi ini. Inilah wajah NU yang lengkap: langitnya dapat melalui Quran dan kitab, buminya dapat melalui sedekah takjil.

Namun, di balik semangat yang menyala itu, saya ingin menitipkan satu pesan sederhana: Jagalah keselamatan dan ketertiban.

Khusus bagi kawan-kawan yang membagikan takjil di jalan umum, niat suci ini diharap tetap dilakukan dengan cara-cara yang elok. Jangan sampai kegiatan kita justru menciptakan kemacetan atau membahayakan pengguna jalan.

Begitu juga bagi para petugas kita di lapangan, jaga keselamatan diri. Ibadah setinggi apa pun, jika dilakukan dengan abai terhadap kemaslahatan publik, tentu akan berkurang nilainya.

Dalam kaidah kita jelas: mencegah kemudaratan harus didahulukan daripada mengambil kemaslahatan.

Pekan lalu, Ketua Tanfidziyah kita menulis tentang “Dakwah Binnidzom”. Beliau menekankan pentingnya dakwah yang terorganisir, rapi, dan terukur.

Apa yang terjadi di Sukapura, di kantor MWC, hingga di jalanan saat bagi takjil, adalah bagian dari gerak binidzom itu. Jika pengelolaannya rapi dan etika di ruang publik dijaga, maka dakwah kita akan terlihat cantik di mata umat.

Organisasi yang rapi (Tanfidziyah) harus bertemu dengan etika yang terjaga (Syuriyah). Inilah harmoni NU.

Di abad kedua ini, kita ingin NU Probolinggo bergerak seperti sebuah orkestra. Semangatnya tinggi, nadanya merdu, tapi tetap mengikuti irama aturan. Begitulah cara kita menjemput keberkahan. Jangan sampai niat baik kita justru meninggalkan keluhan di hati orang lain.

Mari kita isi sisa Ramadan ini dengan amalan yang maqbul. Yang diterima di sisi-Nya. Semoga semua lelah kita dicatat sebagai amal saleh yang membuat Hadratussyaikh tersenyum bangga.

Amin. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FB IMG

    PCNU Kabupaten Probolinggo Tegas Tolak Kebijakan Lima Hari Sekolah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 1Komentar

    PROBOLINGGO– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo secara resmi menyatakan penolakan terhadap rencana penerapan kebijakan lima hari sekolah bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) di wilayah setempat. Langkah ini diambil sebagai ikhtiar menjaga eksistensi Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ yang menjadi benteng pertahanan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah bagi generasi muda. Luka Lama yang […]

  • WhatsApp Image 2026 07 01 at 09.53.23 (1)

    Arungi Lautan, MWCNU Sumberasih Tutup Maraton Musran di Pulau Gili Ketapang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Aswandi
    • 0Komentar

    SUMBERASIH – Komitmen berkhidmah tanpa batas wilayah ditunjukkan secara nyata oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Setelah berlangsung selama hampir sebulab penuh, rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) di 13 desa di Kecamatan tersebut sukses dituntaskan pada Selasa (30/6/2026) malam. Tak sekadar konsolidasi biasa, puncak sekaligus penutupan rangkaian Musran ini digelar secara […]

  • Wabup

    Raperda Fasilitasi Pesantren Probolinggo Disepakati, Simak Serialnya di Sini!

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi NUProbolinggo
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Sebuah langkah bersejarah yang menyejukkan hati kaum sarungan baru saja ditorehkan di Kabupaten Probolinggo. Senin (6/7/2026), DPRD bersama Pemkab Probolinggo secara resmi telah menetapkan kesepakatan bersama Raperda tentang Fasilitasi Pesantren. Regulasi ini menjadi angin segar sekaligus payung hukum yang kokoh bagi urat nadi pendidikan Islam tradisional di daerah yang dikenal kaya dengan lembaga pesantren […]

  • SAPA FATAYAT

    Fatayat NU Probolinggo Hadir di Tiktok dengan “Sapa Fatayat” Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menghadirkan program bertajuk “Sapa Fatayat” (Santai Penuh Pahala Bersama Fatayat) selama bulan suci Ramadhan melalui platform TikTok dengan live streaming. Program ini menjadi langkah inovatif dalam memperluas dakwah dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Sofia, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa kehadiran […]

  • IMG 20260212 WA0011

    Polemik Lima Hari Sekolah di Probolinggo, Bagaimana Nasib Madin dan Siswa SD?

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Rencana penerapan lima hari sekolah di Kabupaten Probolinggo, Jatim, memicu diskusi panjang antara kebijakan birokrasi dan pelestarian pendidikan keagamaan. Menanggapi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD pada Rabu (11/02/2026), berikut adalah rangkuman tanya-jawab untuk memperjelas duduk perkara bagi orang tua dan tenaga pendidik. Apakah benar ada kebijakan lima hari sekolah dari Dinas Pendidikan? […]

  • E346578b 5ad2 4c38 b38a cdcaf46e6708

    Lantik Pengurus Baru, MWCNU Sumberasih Usung Visi Mandiri dan 5 Pilar Strategis

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    SUMBERASIH — Suasana khidmat dan penuh rasa optimisme mewarnai Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sumberasih masa khidmat 2026–2031 pada Rabu malam (9/9/2026). Bertempat di Kantor MWCNU Sumberasih, prosesi ini dihadiri langsung oleh jajaran PCNU Kabupaten Probolinggo, pimpinan Badan Otonom (Banom), Lembaga NU, serta jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat. Rangkaian Acara […]

expand_less