Breaking News
dark_mode
Trending

LDNU Probolinggo Tolak Normalisasi LGBT, Larang Kekerasan dan Diskriminasi

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO– Pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU Kabupaten Probolinggo menerbitkan surat pernyataan sikap terkait maraknya tren dan eksposur konten bermuatan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di media sosial yang menyasar kalangan remaja.

Dalam dokumen bernomor 17/PC.05/A.L.01.49/1638/07/2026 tersebut, LDNU Probolinggo mengambil posisi tegas untuk menolak normalisasi perilaku tersebut di ruang publik. Namun di saat yang sama, melarang segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok terkait.

Ketua LDNU Kabupaten Probolinggo, Jamaluddin Al Ghozi menegaskan, sikap keagamaan ini berpijak pada Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’, dan Qiyas, serta koridor manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah ala Nahdlatul Ulama.

Kendati memandang perilaku tersebut bertentangan dengan fitrah manusia dan kemaslahatan keluarga, LDNU Probolinggo menggarisbawahi bahwa penanganan persoalan sosial-keagamaan ini harus dilakukan tanpa ujaran kebencian.

“Islam mengajarkan prinsip amar ma’ruf nahi munkar yang wajib dijalankan dengan penuh hikmah serta nasihat yang baik (mau’idzah hasanah),” begitu salah satu kutipan pernyataan sikap tersebut.

Dokumen itu juga menyoroti keprihatinan mendalam atas krisis identitas dan tantangan pergaulan yang dihadapi generasi muda akibat masifnya arus informasi digital.

Menurut pandangan lembaga, remaja merupakan generasi penerus perjuangan bangsa dan NU yang membutuhkan bimbingan, kasih sayang, serta perlindungan yang tepat dari lingkungan sekitar. Alih-alih mendapatkan stigma negatif yang menyudutkan.

Guna mengantisipasi dampak negatif arus informasi di media sosial, LDNU Probolinggo mendorong penguatan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan orang tua.

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter, literasi digital, serta pemahaman kesehatan reproduksi yang berbasis di lingkungan keluarga, madrasah, hingga pondok pesantren.

Keluarga diposisikan sebagai madrasah pertama dan utama untuk memfilter konsumsi media digital anak-anak.

Sebagai solusi konkret dan inklusif, pernyataan sikap yang dirilis pada Jumat, 10 Juli 2026 ini juga merekomendasikan penyediaan layanan bimbingan konseling serta model dakwah yang ramah remaja.

Melalui pendekatan berbasis ilmu dan pendampingan yang komprehensif, LDNU Probolinggo berharap generasi muda dapat terjaga dengan baik, sekaligus mampu mewujudkan tatanan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang aman, sehat, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Proses Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo.

    Anggota DPRD Probolinggo Junaedi, Dilantik Jadi Pengurus ASWAJA NU Center PCNU

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN– Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Junaedi dari Fraksi PPP, resmi dilantik sebagai Bendahara ASWAJA NU Center dalam pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo periode 2026–2031. Pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo digelar di Halaman Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Kecamatan Tegalsiwalan, pada Minggu, 7 Juni 2026. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, dan […]

  • IMG 20260428 WA0001

    Istiqamah 5 Tahun, Rutinan Ranting NU Jorongan Jadi Inspirasi di Leces

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Saiful Rijal
    • 0Komentar

    LECES– Ranting NU 01 Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, membuktikan kekuatan istiqamah dengan menjaga tradisi pengajian rutin setiap malam Selasa selama lima tahun tanpa terputus. Di bawah kepemimpinan KH Fathur Rosi, rutinan ini menjadi denyut nadi kegiatan tingkat ranting di wilayah tersebut yang konsisten merawat ukhuwah dan soliditas warga Nahdliyin. Seperti yang terlihat pada […]

  • IMG 20260418 WA0034

    Ketua PCNU Probolinggo: Halal Bihalal Ini ‘Kick Off’ Khidmah Kita

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan bahwa momentum halal bihalal tahun ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Ia menyebut pertemuan ini sebagai kick off atau titik mula pengabdian total bagi seluruh jajaran pengurus dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama. “Halal bihalal ini harus menjadi kick off untuk kita […]

  • Screenshot

    Kiai Imam Fathor Rozi Tiba di Madinah, Doakan Santri hingga Warga Segera Menyusul ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kiai Imam Fathor Rozi, menyampaikan kondisi terkini usai tiba di Madinah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Melalui sebuah video, Kiai Imam mengungkapkan rasa syukur mendalam karena telah sampai di Masjid Nabawi, tempat yang selama ini dirindukannya. “Alhamdulillah, ala kulli hal, sudah sampai di […]

  • Madinah

    Madinah dan Tangis yang Tak Pernah Usai: Sebuah Catatan Perpisahan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Setelah menjalani rangkaian Ibadah Arbain, langkah kaki jemaah haji kloter awal asal Probolinggo kini telah meninggalkan pelataran Masjid Nabawi, Jumat lalu. Rombongan bergeser dari Madinah menuju Makkah untuk menunaikan tahapan ibadah haji selanjutnya. Namun, meski fisik telah bergerak menjauh, ada getaran batin yang masih tertinggal di sudut-sudut kota Nabi. […]

  • WhatsApp Image 2026 06 06 at 09.06.42

    Selamatkan Memori, IPNU Probolinggo Terbitkan Buku Historiografi Perjuangan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    SUKAPURA – Menjaga sanad perjuangan tak hanya melalui amaliyah, tapi juga melalui catatan sejarah yang autentik. Kesadaran itulah yang mendorong pelajar Nahdlatul Ulama meluncurkan Buku Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo. Peluncuran buku dilakukan di sela agenda Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II PC IPNU Kabupaten Probolinggo, di Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Kamis–Jumat […]

expand_less