Breaking News
dark_mode
Trending

Sambut Muskercab I, Tim Perumus PCNU Probolinggo Mulai Godok Program Kerja

  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo bergerak cepat untuk mematangkan agenda Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I yang dijadwalkan akhir Juli 2026 mendatang. Tim Perumus yang bertugas menyusun draft program kerja strategis organisasi dibentuk.

Tak ingin membuang waktu, Tim Perumus langsung tancap gas memulai kerja perdana mereka pada Rabu (8/7/2026). Bertempat di Kafe Kencur, Kota Probolinggo, tim yang diisi oleh jajaran kepengurusan, akademisi, dan ketua lembaga ini menggelar rapat intensif untuk merumuskan arah kebijakan jam’iyah ke depan.

Ketua Tim Perumus, Dr. Babussalam, yang juga Wakil Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo mengungkapkan, rapat berfokus pada penyelarasan visi besar PCNU. Salah satu poin utamanya adalah menerjemahkan gagasan tentang penggalian potensi lokal demi mewujudkan kemandirian jam’iyah menjadi program yang taktis dan terukur.

Dalam menjalankan tugasnya, Dr. Babussalam didampingi oleh Abdul Bahar dan Hidayaturrahman selaku Wakil Sekretaris PCNU yang mengawal jalur kesekretariatan.

Komposisi tim ini juga diperkuat oleh para figur kunci dari berbagai lembaga sektoral di bawah naungan PCNU Kabupaten Probolinggo guna memastikan semua aspek khidmah terakomodasi dengan baik.

Pada sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, perumusan melibatkan gagasan dari Dr. Khoiriyah selaku Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Fathurrozi Amien selaku Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, serta Dr. Abu Tholib, Sekretaris LP Ma’arif NU.

Sementara itu, untuk merancang program kemandirian umat, ketahanan pangan, dan optimalisasi filantropi Islam, tim ini mengandalkan pemikiran dari Muhlas selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) dan Dewi Puspa selaku Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu).

Sektor syiar digital dan pengelolaan informasi organisasi dikawal langsung oleh Muhammad Iqbal selaku Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU).

Rapat perdana yang berlangsung gayeng namun serius di Kota Probolinggo ini diharapkan dapat merampungkan draf awal dalam waktu dekat.

Hasil rumusan dari tim ini nantinya akan dibawa ke forum Muskercab I PCNU Kabupaten Probolinggo akhir bulan ini untuk dibahas secara luas dan disahkan menjadi acuan resmi kepengurusan selama satu periode ke depan. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20261011 WA0016

    Gunakan KOIN SIAGA, PRNU Ambulu Tambal Jalan Rusak Kabupaten

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Malik
    • 0Komentar

    SUMBERASIH– Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menggelar kerja bakti untuk membantu memperbaiki jalan kabupaten yang rusak dan membahayakan pengguna jalan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian NU terhadap keselamatan masyarakat melalui semangat gotong royong. Kerja bakti tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara […]

  • Madinah

    Madinah dan Tangis yang Tak Pernah Usai: Sebuah Catatan Perpisahan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Setelah menjalani rangkaian Ibadah Arbain, langkah kaki jemaah haji kloter awal asal Probolinggo kini telah meninggalkan pelataran Masjid Nabawi, Jumat lalu. Rombongan bergeser dari Madinah menuju Makkah untuk menunaikan tahapan ibadah haji selanjutnya. Namun, meski fisik telah bergerak menjauh, ada getaran batin yang masih tertinggal di sudut-sudut kota Nabi. […]

  • Perda pesantren

    Bedah Perda Pesantren Probolinggo: Menakar Fungsi Tim Khusus dan Sinergi Dinas

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Setelah pada serial perdana kita mengupas jati diri dan tiga pilar besar fasilitasi pesantren, muncul sebuah tanda tanya besar berikutnya di ruang publik: bagaimana semua komitmen regulasi ini dieksekusi agar tidak macet di atas kertas? Siapa aktor birokrasi yang memegang kendali teknis, dan bagaimana jaminan agar aliran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah […]

  • 1000434644

    ASWAJA NU Center Probolinggo Jaga Ruh Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    TONGAS – ASWAJA NU Center PCNU Kabupaten Probolinggo periode 2025 – 2030 menunjukkan gaya khasnya dalam merawat soliditas organisasi. Bukan dengan rapat kaku di ruang ber-AC, para pengurus justru memilih turba (turun ke bawah) langsung ke rumah para pengurus inti. Kali ini, rombongan ASWAJA NU Center menyambangi kediaman Bendahara ASWAJA NU Center, Junaidi, di Desa […]

  • Bantaran

    Pelantikan MWCNU Bantaran: Diam di NU Adalah Pengkhianatan!

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle M. Syamsuli Akbar
    • 0Komentar

    BANTARAN— Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Bantaran dan Pengurus Ranting NU (PRNU) se-Kecamatan Bantaran Masa Khidmah 2026–2031 dilantik di Desa Tempuran, Selasa (8/9/2026) malam. Pelantikan ini dirangkai dengan peresmian kantor baru MWCNU Bantaran berlantai dua. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo dengan membaiat Rais Syuriyah […]

  • 0140720f 57d5 4f3d a6b4 93e0dacbbe31

    Inspirasi dari Probolinggo: Ahmad Faiz, Aktivis IPNU yang Berangkat Haji di Usia 21 Tahun

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – 22/04/2026 Ibadah haji sering kali identik dengan usia senja, namun hal berbeda ditunjukkan oleh Mahasiswa berusia 21 tahun ini membuktikan bahwa persiapan spiritual bisa dimulai sejak dini. Faiz dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu tiga hari ke depan, membawa semangat muda dan dedikasi sebagai aktivis organisasi. Perjalanan Faiz menuju Kakbah tidaklah instan. […]

expand_less