Gunakan KOIN SIAGA, PRNU Ambulu Tambal Jalan Rusak Kabupaten
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBERASIH– Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menggelar kerja bakti untuk membantu memperbaiki jalan kabupaten yang rusak dan membahayakan pengguna jalan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian NU terhadap keselamatan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Kerja bakti tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Jalan berlubang dan permukaan yang tidak rata dinilai dapat membahayakan pengguna jalan, khususnya saat malam hari maupun ketika hujan.
Kegiatan perbaikan jalan ini didukung melalui dana KOIN SIAGA dan bantuan para simpatisan masyarakat setempat. Dukungan tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam membantu mengatasi persoalan yang menyangkut kepentingan umum.
Tokoh masyarakat setempat, Kyai Hayatullah, mengajak semua elemen masyarakat bergotong royong untuk kemaslahatan umat.
“Ayo terus bergerak tanpa gores, demi kemaslahatan umat dan para seluruh pengguna jalan,” kata pria yang juga Mustasyar MWCNU Sumberasih tersebut.
Semangat tersebut menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
Meski demikian, perbaikan secara swadaya ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait. Mengingat jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, diperlukan pemeriksaan dan penanganan lanjutan agar kerusakan dapat diperbaiki secara permanen sesuai standar keselamatan.
Melalui kerja bakti ini, PRNU Desa Ambulu menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh demi menciptakan kondisi jalan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat. (*)
- Penulis: Muhammad Malik
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar