Breaking News
dark_mode
Trending

Dorong Ansorpreneur, PAC GP Ansor Kuripan Kembangkan Usaha Pertanian

  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KURIPAN — Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, mulai mengambil langkah konkret untuk memperkuat kemandirian ekonomi organisasi. Tidak hanya bergerak dalam bidang keagamaan dan sosial, PAC GP Ansor Kuripan kini mengembangkan usaha produktif melalui sektor pertanian.

Program tersebut diwujudkan dengan memanfaatkan lahan pertanian di Dusun Watuewuh, Desa Resongo, yang dikelola bersama jajaran kader Ansor di tingkat ranting. Lahan tersebut mulai diarahkan menjadi salah satu basis pengembangan usaha ekonomi produktif organisasi.

Pemilihan sektor pertanian bukan tanpa alasan. Kondisi geografis wilayah Kuripan yang memiliki lahan cukup potensial menjadi salah satu pertimbangan utama. Selain itu, pertanian dinilai masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber penghasilan sekaligus ruang pemberdayaan bagi generasi muda.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, SH., MH., sebelumnya mendorong agar kader Ansor tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mulai membangun kemandirian ekonomi dari tingkat paling bawah, termasuk ranting.

Pesan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui pengembangan program pertanian di PAC GP Ansor Kuripan. Dalam pelaksanaannya, PW GP Ansor Jawa Timur melalui Bidang Pertanian dan Perkebunan yang diketuai H. Deni Prasetya turut melakukan pendampingan dan membangun kolaborasi bersama PAC GP Ansor Kuripan, Satkoryon Banser, hingga pengurus ranting.

Dapat Dukungan Bibit dan Pendampingan Pertanian

Pengembangan lahan pertanian tersebut mendapat dukungan dari PW GP Ansor Jawa Timur. Dukungan diberikan tidak hanya dalam bentuk bantuan sarana produksi, tetapi juga melalui pendampingan agar para kader memiliki pengetahuan yang cukup dalam mengelola usaha pertanian.

Sejumlah dukungan yang diberikan antara lain berupa bibit jagung unggul, bantuan untuk pengelolaan lahan dan biaya tanam, serta pendampingan teknis dari tenaga yang memiliki pengalaman di bidang pertanian.

Selain produksi, aspek pemasaran juga menjadi perhatian. Para pengelola diarahkan untuk mulai membangun jaringan pemasaran sehingga hasil pertanian nantinya tidak berhenti pada proses panen, tetapi dapat memberikan nilai ekonomi bagi kader dan organisasi.

Dalam proses pendampingan, kader juga diperkenalkan dengan sejumlah metode pengelolaan pertanian yang lebih terukur. Mulai dari persiapan lahan, pemilihan benih, pola pemupukan, hingga pengendalian hama menjadi bagian dari pengetahuan yang diberikan kepada para pengelola.

Bukan Sekadar Program Seremonial

PAC GP Ansor Kuripan menegaskan bahwa program tersebut tidak dirancang sebagai kegiatan sesaat. Keberlanjutan menjadi salah satu perhatian utama dalam pengelolaannya.

Untuk itu, pengelolaan lahan diarahkan menggunakan sistem manajemen usaha yang melibatkan kelembagaan ekonomi Ansor di tingkat PAC maupun ranting. Tim khusus juga disiapkan untuk menangani berbagai kebutuhan, mulai dari perawatan tanaman hingga pencatatan keuangan.

Pengelolaan keuangan dilakukan secara terbuka agar perkembangan usaha dapat dipantau bersama. Keuntungan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kader sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan organisasi.

Lebih jauh, program ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha. Konsep Ansorpreneur menjadi salah satu arah yang ingin dibangun melalui gerakan tersebut.

Dengan demikian, kader Ansor diharapkan mempunyai sumber penghasilan alternatif yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat organisasi secara ekonomi.

Tantangan Masih Dihadapi

Dalam pelaksanaannya, pengembangan usaha pertanian tentu tidak lepas dari berbagai persoalan. Salah satu tantangan yang dirasakan adalah masih terbatasnya ketertarikan sebagian anak muda terhadap sektor pertanian.

Pertanian juga membutuhkan modal dan perawatan yang konsisten. Kondisi cuaca yang tidak menentu serta persoalan ketersediaan air ketika memasuki musim kemarau menjadi tantangan lain yang harus diantisipasi oleh para pengelola.

Karena itu, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan awal, tetapi juga membutuhkan komitmen dan kreativitas para kader dalam mengelolanya.

Pengurus PAC GP Ansor Kuripan berharap program tersebut dapat terus berkembang dari waktu ke waktu. Konsistensi pengelolaan, kedisiplinan kader, serta keberanian melakukan inovasi dinilai menjadi kunci agar usaha pertanian yang dirintis mampu bertahan dan memberikan hasil nyata.

Dukungan PW GP Ansor Jawa Timur juga diharapkan tetap berlanjut, khususnya dalam penguatan permodalan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan teknologi pertanian, serta perluasan jaringan pemasaran.

Jika dikelola secara serius dan berkelanjutan, gerakan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga melahirkan kader-kader Ansor yang mampu berdiri secara ekonomi dan menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal. (*)

  • Penulis: Agus Budi Cahyono
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 09 17 at 08.41.37

    Dari Masjid untuk Kemakmuran Bumi: Kita Khalifah, Bukan Perusak

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Hilman Mufidi
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Hilman Mufidi KHUTBAH I إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا […]

  • IMG 20260703 WA0008

    Dilema 2 Masjid dan Najis Mualaf Jadi Bahasan LBM PCNU Probolinggo

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo kembali bersiap menggelar forum kajian hukum Islam (Bahtsul Masail) berkala. Kali ini, forum tertinggi dalam merespons persoalan umat di lingkungan NU tersebut akan diselenggarakan di kawasan lereng, tepatnya di TPQ Nurul Islam (Nuris), Desa Rambaan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Ahad (5/7/2026). Forum keilmuan […]

  • Images

    Catatan Perjalanan Haji: ‘Drama’ Aplikasi Nusuk dan Tangis di Madinah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Menjadi pelayan tamu Allah (Dhuyufurrahman) memang penuh warna. Bukan hanya soal membimbing ibadah, tapi juga harus siap menjadi teknisi dadakan hingga penengah urusan rumah tangga jemaah. Pengalaman unik ini saya alami sendiri saat mendampingi rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo di bawah payung Masjid Nabawi, Kota Madinah, yang megah. […]

  • IMG 20260621 WA0005

    Musran NU Resongo, PCNU Minta Lailatul Ijtima’ Diperkuat Kajian Kitab

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    KURIPAN- Wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo, KH Sholehuddin, meminta Lailatul Ijtima’ di tingkat ranting diperkaya dengan kajian kitab-kitab Aswaja dan Fikih klasik. Langkah ini dinilai krusial agar kebermanfaatan organisasi semakin terasa sekaligus memperkokoh basis ideologi warga Nahdliyyin di akar rumput. Arahan itu disampaikan KH. Sholehuddin saat menghadiri Musyawarah Ranting (Musran) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama […]

  • IMG 20250418 WA0019

    Harjakapro, Berikut Harapan Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Dibawah Kepemimpinan Gus Haris dan Ra Fahmi sebagai Bupati dan Wakil Bupati telah membuka berbagai peluang besar bagi Probolinggo untuk berkembang lebih pesat. Visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah, Religius, Eksis, dan Berdaya Saing) yang digagas oleh pemerintah daerah merupakan sebuah peta jalan yang komprehensif, tidak hanya dalam hal pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang […]

  • IMG 20260318 WA0011

    Memperkuat Poros Pelajar: Menakar Dampak “Kurma Korsa” CBP-KPP Tapal Kuda di Paiton

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Solidaritas kader Corps Brigade Pelajar (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di wilayah Tapal Kuda memasuki babak baru. Pertemuan bertajuk “Kurma Korsa: Kuatkan Rasa Makin Kompak, Optimalkan Raga Semangat Anggota” yang digelar di Villa Saka 9 Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton beberapa waktu lalu, bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan peletakan batu pertama […]

expand_less