Cegah Pernikahan Dini, LKKNU Probolinggo Dorong Kesehatan Catin
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KRAKSAAN, nuprobolinggo.or.id — Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan calon pengantin (catin) sekaligus mencegah praktik perkawinan anak. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pelayanan Kesehatan Catin yang digelar di Ruang Pertemuan Bougenville Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini menghadirkan Ketua LKKNU Kabupaten Probolinggo, Hj. Faridatun Nikmah, bersama perwakilan BPJS Kesehatan sebagai narasumber utama untuk memaparkan strategi perlindungan keluarga dan pelayanan kesehatan catin.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Faridatun Nikmah memaparkan empat peran strategis LKKNU dalam upaya pencegahan perkawinan usia dini di tengah masyarakat, yaitu sebagai edukator, pendamping komunitas, penggerak budaya maslahat, serta mitra advokasi.
Melalui empat pilar tersebut, LKKNU Kabupaten Probolinggo diharapkan mampu menjadi mitra strategis masyarakat dalam membina dan memperkuat ketahanan keluarga. Langkah ini ditujukan untuk mewujudkan tatanan keluarga yang sakinah, sehat, dan berdaya, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan dan anak dari risiko pernikahan usia dini.
Sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga keagamaan seperti LKKNU ini menjadi krusial guna memastikan calon pengantin memiliki kesiapan fisik, mental, maupun edukasi kesehatan yang matang sebelum mengarungi kehidupan berumah tangga. (*)
- Penulis: Nur Kholila
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar