Breaking News
dark_mode
Trending

Bersama Jamaah, Turun Pertolongan Allah

  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

— RUBRIK KALAMUNA*

Bersama Jamaah, Turun Pertolongan Allah

قَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: عَلَيْكَ بِالْجَمَاعَةِ، فَإِنَّ يَدَ اللهِ مَعَ الْجَمَاعَةِ

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu adalah sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah, yang dijuluki Shahibus Siwak wan Na’lain (pemilik siwak dan sandal Nabi). Nasihatnya pendek, tapi menghujam ke jantung persoalan umat hari ini: Alaika bil Jama’ah.

Wajib atasmu untuk bersama jamaah. Kenapa? Karena Fa inna Yadallahi ma’al Jama’ah – Sesungguhnya pertolongan Allah bersama jamaah.

Hadis ini bukan sekedar anjuran sosial, tapi fondasi akidah Ahlussunnah Wal Jamaah.

1. Apa Makna Yadullah Ma’al Jamaah?

Para Ulama Salaf menjelaskan, yang dimaksud Yadullah di sini bukanlah tangan secara fisik. Allah Maha Suci dari memiliki anggota tubuh seperti makhluk. Yang dimaksud adalah Tangan Kekuasaan, Tangan Pertolongan, Tangan Penjagaan, dan Tangan Rahmat Allah.

Imam At-Tirmidzi meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda:
يد الله مع الجماعة، ومن شذ شذ في النار
“Pertolongan Allah bersama jamaah, barangsiapa yang memisahkan diri (dari jamaah) maka ia akan terasing di dalam neraka.”

Artinya, ketika kita bergerak bersama, sholat berjamaah, ngaji berjamaah, berjuang berjamaah dalam jam’iyah NU, di situlah Allah turunkan pertolongannya. Usaha yang berat terasa ringan jika dipikul bersama.

2. Penyakit Umat Akhir Zaman: Suka Menyendiri dan Merasa Paling Benar

Di zaman media sosial ini, kita diuji dengan penyakit ujub dan fardiyah (individualisme).

Merasa paling benar sendiri, paling sunnah sendiri, paling suci sendiri, sehingga mudah menyalahkan, mudah membid’ahkan, mudah mengkafirkan jamaah lain yang tidak sepaham.

Padahal, pesan Ibnu Mas’ud sangat jelas: Jangan memisahkan diri. Karena syaitan itu seperti serigala. Serigala tidak akan menerkam domba yang berada di tengah kawanan. Ia akan menerkam domba yang menyendiri, yang terpisah dari kawanannya.

Begitulah syaitan. Ia akan mudah menyesatkan orang yang suka menyendiri, tidak mau berjamaah, tidak mau ikut pengajian, tidak mau ikut jam’iyah.

3. Jamaah Adalah Benteng Keselamatan

Al-Imam Asy-Syafi’i berkata, makna jamaah adalah kebersamaan dalam kebenaran, meskipun jumlahnya sedikit.

Bagi kita warga Nahdliyin, wujud nyata dari perintah Alaika bil Jamaah adalah:

  • Jamaah dalam Ibadah: Memakmurkan masjid, sholat berjamaah, Simaan Qur’an berjamaah seperti yang digagas LDNU.
  • Jamaah dalam Berpikir: Berpikir yang tidak menyimpang dari ijma’ ulama, dari manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah.
  • Jamaah dalam Berorganisasi: Aktif di Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Karena NU adalah wadah terbesar jamaah Ahlussunnah di Nusantara. Keluar dari jamaah NU, sama dengan memisahkan diri dari benteng besar umat.

Sejarah membuktikan, bangsa ini selamat dari perpecahan karena umatnya mau berjamaah. Resolusi Jihad Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari lahir dari kekuatan jamaah. Hari Santri lahir dari kekuatan jamaah.

Muhasabah Untuk Kita:

Hari ini, mari kita tanya hati kita masing-masing.

Apakah kita masih betah berjamaah? Atau kita sudah mulai asyik menyendiri di menara gading, merasa lebih alim dari Kiai kampung, merasa lebih hebat dari jamaah lainnya?

Ingatlah, hati yang bersih adalah hati yang mencintai kebersamaan, bukan perpecahan. Hati yang selamat adalah hati yang senang melihat jamaah kaum muslimin bersatu.

Jangan pernah lelah untuk terus bersama jamaah. Karena di dalam jamaah ada keberkahan. Di dalam jamaah ada penjagaan. Dan di dalam jamaah ada tangan pertolongan Allah.

Semoga Allah selalu menjaga kita, keluarga kita, dan jam’iyah Nahdlatul Ulama dalam barisan jamaah yang diridhoi-Nya.

Wallahu A’lam Bish Shawab.

Penulis: Tim Dakwah LDNU Kabupaten Probolinggo
Edisi: Rubrik Kalamuna, Jum’at 12 Jumadil Awal 1448 H


  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 10 16 at 03.25.57

    Hikmah di Balik Ujian Kesusahan

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    SAYYIDINA Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah: عِنْدَ الشَّدَائِدِ تَذْهَبُ الْأَحْقَادُ، وَعِنْدَ الشَّدَائِدِ تَظْهَرُ مَعَادِنُ الرِّجَالِ Artinya: “Ketika datang kesulitan, maka hilanglah segala dendam. Dan ketika datang kesulitan, tampaklah keaslian watak seseorang.” Ada dua pelajaran indah dari kalam ini: 1. Kesulitan Itu Obat Pendamai Hati Terkadang Allah hadirkan kesulitan dalam keluarga atau bertetangga agar kita […]

  • Db5bd417 08da 4c05 b976

    PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Dorong Transformasi Organisasi melalui Capacity Building,Perkuat organisasi dari tingkat ranting

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Probolinggo terus mendorong penguatan kapasitas organisasi hingga tingkat akar rumput melalui kegiatan Capacity Building bagi Pengurus Ranting dan Majelis Taklim. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, M.Pd, mengatakan bahwa penguatan kapasitas pengurus menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan dampak nyata […]

  • IMG 20260318 WA0011

    Memperkuat Poros Pelajar: Menakar Dampak “Kurma Korsa” CBP-KPP Tapal Kuda di Paiton

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Solidaritas kader Corps Brigade Pelajar (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di wilayah Tapal Kuda memasuki babak baru. Pertemuan bertajuk “Kurma Korsa: Kuatkan Rasa Makin Kompak, Optimalkan Raga Semangat Anggota” yang digelar di Villa Saka 9 Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton beberapa waktu lalu, bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan peletakan batu pertama […]

  • IMG 20260703 WA0035

    PCNU Probolinggo Dorong Pengurus Muda Bangun Ranting NU Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Moch Sulaiman
    • 0Komentar

    WONOMERTO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo mendorong seluruh pengurus ranting agar mampu berdaya dan mandiri dalam menjalankan roda organisasi. Harapan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Ranting (Musran) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, masa khidmat 2026-2031, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang digelar di kediaman Ustaz Sulaiman, Desa Tunggak Cerme, […]

  • Muslimat

    Adaptif Zaman, Muslimat NU Probolinggo Latih Dakwah Digital dan AI

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    BANTARAN – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo terus berikhtiar memperkuat kapasitas para kadernya di era transformasi digital. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Pelatihan Dakwah Digital yang digelar di Kantor PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi pijakan penting untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai […]

  • IMG 20260310 WA0001

    LDNU Kabupaten Probolinggo Pungkasi Safari Ramadhan di Lereng Lumbang

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Media LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    LUMBANG – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo sukses menutup rangkaian program Sapa Umat (SAUM) Spesial Ramadhan. Titik terakhir kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Wonogoro, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana ciri khas program SAUM, kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah bersama warga setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Taushiyah […]

expand_less