Intensifikasi Koin NU, LAZISNU Kabupaten Probolinggo Siap Perkuat Kemandirian Umat
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MALANG- Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU PWNU Jawa Timur terus memacu akselerasi kemandirian ekonomi organisasi melalui Gerakan Koin NU.
Langkah strategis ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Intensifikasi Gerakan Koin NU Korwil 1 Jawa Timur yang digelar di Lawang, Kabupaten Malang, Ahad (26/04/2026).
Hadir dalam pertemuan penting tersebut, Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Probolinggo, Dewi Puspa, didampingi pengurus harian, Indra Subianto.
Kehadiran delegasi Probolinggo ini merupakan bentuk komitmen dalam menyukseskan program tata kelola filantropi yang lebih modern dan transparan di tingkat cabang hingga ranting.
Penguatan Struktur dan Tata Kelola
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran LAZISNU PWNU Jatim nomor 104/PW.20/A.Ι.01.25/16/04/2026 mengenai optimalisasi Gerakan Koin NU.
Dalam arahannya, PWNU menekankan pentingnya pembentukan tim khusus intensifikasi di tingkat Cabang dan MWC yang minimal terdiri dari tiga orang koordinator.
Dewi Puspa menyatakan kesiapannya untuk menjalankan instruksi tersebut di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penyiapan minimal satu MWC dan 2-3 Ranting sebagai pilot project yang akan didampingi langsung dalam pelaksanaan Gerakan Koin NU.
Sistem Setoran dan Lima Pilar Program
Dalam sistem baru ini, LAZISNU PWNU Jawa Timur akan memfasilitasi pengadaan kotak koin sebagai sarana utama pengumpulan dana di masyarakat.
Adapun mekanisme keuangannya diatur secara profesional: hasil perolehan koin dilaporkan dan disetor 100 persen ke rekening PWNU, untuk kemudian dikembalikan sebesar 90 persen kepada daerah sebagai amanat penyaluran program.
Dana yang terhimpun tersebut nantinya akan dialokasikan secara sistematis melalui lima pilar program LAZISNU.
Yaitu NU Care Berdaya untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat, NU Care Sehat untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat, NU Care Cerdas untuk dukungan pendidikan, NU Care Damai untuk program sosial dan kemanusiaan, dan NU Care Hijau untuk kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui rapat koordinasi di Korwil 1 ini, LAZISNU Kabupaten Probolinggo optimis Gerakan Koin NU bukan sekadar pengumpulan recehan, melainkan menjadi pilar utama pembangunan peradaban dan kemandirian warga Nahdliyin secara berkelanjutan. (*)
- Penulis: adminnuprob

Saat ini belum ada komentar