Breaking News
dark_mode
Trending

Sambut HUT RI, Fatayat NU Probolinggo Perkuat Program Berbasis Masyarakat

  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO, 9 Agustus 2026 — Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo memanfaatkan momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan arah gerakan organisasi ke depan.

Kegiatan dikemas melalui doa bersama dan penguatan kebersamaan seluruh jajaran pengurus yang berlangsung di Pantai Bahak, Probolinggo, Minggu (9/8/2026).

Rangkaian kegiatan diawali doa bersama yang dipimpin Koordinator Bidang Dakwah dan Pendidikan PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sahabat Fifin Naili Rizkiyah. Agenda kemudian dilanjutkan dengan refleksi kemerdekaan dan penyampaian arah program organisasi oleh Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sahabat Sofia.

Sofia menekankan bahwa momentum kemerdekaan perlu diterjemahkan ke dalam kerja organisasi yang konkret. Fatayat NU, kata dia, harus mampu merespons kebutuhan masyarakat melalui program yang relevan, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata.

“Kita ingin semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. Fatayat harus hadir melalui kerja nyata, memperkuat perempuan, membangun kader, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sofia.

Dalam forum tersebut, Sofia juga menyampaikan sejumlah arah program Fatayat NU Kabupaten Probolinggo ke depan. Penguatan kapasitas kader, pemberdayaan perempuan, kepedulian sosial, serta pengembangan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat menjadi bagian dari agenda organisasi.

Bagi Sofia, penguatan internal merupakan fondasi penting sebelum organisasi memperluas dampaknya di tengah masyarakat. Karena itu, komunikasi, kekompakan, dan rasa memiliki terhadap organisasi terus dibangun di antara jajaran pengurus.

“Kita tidak mungkin bergerak sendiri-sendiri. Program yang baik membutuhkan tim yang solid. Dari PC sampai seluruh jajaran pengurus harus memiliki visi yang sama, bergerak bersama dan saling menguatkan,” katanya.

Setelah rangkaian doa dan penguatan program, seluruh pengurus mengikuti kegiatan kebersamaan dan berbagai lomba dalam suasana santai, di antaranya lomba balap sarung. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat relasi antarpengurus sekaligus menjaga keseimbangan antara kerja organisasi dan kebersamaan kader.

Momentum HUT ke-81 RI ini sekaligus menjadi penegasan posisi Fatayat NU Kabupaten Probolinggo untuk terus mengambil bagian dalam mengisi kemerdekaan melalui gerakan perempuan yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada kemanfaatan masyarakat.

Bagi Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, kemerdekaan bukan sekadar momentum untuk dikenang, tetapi ruang untuk terus bekerja, memberdayakan, dan menghadirkan manfaat.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 07 01 at 15.34.39

    Sinergi Kemenag-PCNU Probolinggo Dorong Tata Kelola Wakaf Profesional

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Langkah strategis diambil oleh PCNU Kabupaten Probolinggo untuk memperkuat tata kelola dan kepastian hukum aset wakaf. Nadzir wakaf peruntukan SMKNU Bantaran yang semula nadzir perseorangan, diganti menjadi nadzir badan hukum. Pelantikan pergantian nadzir wakaf dilakukan di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Rabu (1/7/2026). Perubahan status ini menjadi ikhtiar nyata […]

  • IMG 20260523 WA0026

    Konsisten! GP Ansor Kuripan Rawat Tradisi Lewat Rijalul Ansor

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Konsistensi merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah terus ditunjukkan oleh PAC GP Ansor Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Melalui MDS Rijalul Ansor yang digelar rutin di Kantor MWCNU setempat, mereka menyatukan visi para tokoh agama dan pemerintah demi membangun daerah yang maslahat. “Kami ingin menyatukan visi untuk Kuripan yang ‘Adem’ (aman, damai, tenteram) dan sejahtera. Kolaborasi […]

  • IMG 20260821 WA0000

    Peduli Gempa NTT, LAZISNU Probolinggo Galang Dana di Pasar Leces

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Dewi Puspa
    • 0Komentar

    LECES– Gelombang empati untuk korban bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 terus mengalir dari berbagai daerah. Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, NU CARE-LAZISNU PCNU Kabupaten Probolinggo bersama jajaran Banser, CBP IPNU, hingga Majelis Alumni IPNU Kecamatan Leces menggelar aksi penggalangan dana di kawasan Pasar Leces, […]

  • IMG 20260906 WA0061 photo_camera 1

    ‘Pangkas’ Birokrasi, PCNU Probolinggo Dorong Kebersamaan hingga Ranting

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan saat menyerahkan SK.

  • Nu

    PCNU Probolinggo ke Pengurus Tongas: Jaga Soliditas, Hindari Seremoni

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Ahmad Najib
    • 0Komentar

    TONGAS– Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan agar kepengurusan NU di tingkat kecamatan maupun desa tidak berhenti pada seremoni pelantikan semata. Pengurus Majelis Wakil Cabang maupun Pengurus Ranting diminta segera menyusun gerakan dan program kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Kiai Teguh saat memberikan arahan pada Pengukuhan […]

  • PAMEX

    Khidmah Abadi Pak M: Dari Meja TU hingga Mimbar Akademik UNUJA

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 3Komentar

    SIANG itu, Jum’at Legi, 13 Februari 2026, aspal jalan raya Probolinggo tampak memantulkan panas yang samar. Saya memacu kendaraan meninggalkan Dringu dengan Karimun, bergerak ke arah timur menyisir jalur Pantura. Perjalanan ini bukanlah perjalanan biasa. Di kursi samping, seolah ada tumpukan kenangan tahun 2006/2007 yang ikut serta. Tujuan saya satu: Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton. Sebuah […]

expand_less