Breaking News
dark_mode
Trending

Sambut HUT RI, MUI Probolinggo Rilis Tausiyah Agustusan Beradab

  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO — Menyambut semarak bulan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo menerbitkan Tausiyah Nomor: 06/TSH/MUI/MUI.KAB.PROB/VII/2026.

Panduan moral ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, panitia penyelenggara, hingga peserta kegiatan Agustusan agar perayaan kemerdekaan berjalan meriah, penuh suka cita, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah.

Dalam mukaddimah tausiyah yang ditetapkan di Probolinggo pada 2 Safar 1448 H bertepatan dengan 17 Juli 2026 M tersebut, MUI mengingatkan bahwa nikmat kemerdekaan agung yang diraih bangsa Indonesia merupakan anugerah besar Allah Swt. yang diperoleh melalui tumpah darah dan pengorbanan para syuhada, ulama, serta pahlawan bangsa.

“Momentum perayaan HUT RI di bulan Agustus ini harus menjadi pemacu semangat cinta tanah air sebagai bagian dari iman (hubbul wathon minal iman). Kemerdekaan ini bukanlah hadiah cuma-cuma, melainkan berkat rahmat Allah… sehingga cara terbaik mensyukurinya adalah dengan mengirimkan doa sekaligus mengisi bulan kemerdekaan dengan aktivitas yang mendatangkan ridla-Nya,” demikian petikan mukaddimah tausiyah yang diterbitkan di Gedung Islamic Center Lt. Dasar, Jl. Rengganis No. 1 Kraksaan.

Tujuh Poin Penting Panduan Moral Agustusan

Guna menegakkan pilar Amar Makruf Nahi Munkar di tengah masyarakat yang antusias menyelenggarakan berbagai perlombaan, karnaval, pawai, upacara, hingga panggung hiburan, MUI Kabupaten Probolinggo merumuskan tujuh poin pedoman pelaksanaan:

  1. Menjaga Shalat Lima Waktu: Masyarakat dan panitia diimbau agar tidak meninggalkan shalat demi hiburan, menghentikan sementara kegiatan tatkala adzan berkumandang, serta menyediakan waktu dan fasilitas yang memadai untuk pelaksanaan ibadah shalat.
  2. Menjaga Aurat dan Kesopanan: Wajib menjaga aurat dan berpakaian sopan dengan menghindari penggunaan pakaian yang ketat, transparan, serta mengekspos lekuk tubuh.
  3. Menghindari Pornoaksi dan Pornografi: Dilarang keras menampilkan gerakan, tarian, joget, atau kostum yang erotis dan sensual karena dinilai dapat merusak moralitas penonton, terutamanya anak-anak.
  4. Menghindari Tasyabbuh (Menyerupai Lawan Jenis): Peserta dan masyarakat diingatkan agar laki-laki menghindari berdandan menyerupai perempuan (mukhannits) atau sebaliknya, seperti laki-laki mengenakan daster, riasan wajah kosmetik berlebihan, atau bergaya ala waria.
  5. Menghindari Ikhtilat (Campur Baur): Panitia pelaksana wajib mengatur tata letak dan rangkaian kegiatan Agustusan secara cermat agar terhindar dari percampuran baur secara bebas antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram.
  6. Aman dari Perjudian, Miras, dan Narkoba: Menjauhi segala bentuk aktivitas perayaan yang disusupi unsur perjudian, minuman keras (miras), maupun penyalahgunaan narkotika.
  7. Menjaga Ketertiban, Persatuan, dan Kebersamaan: Mengutamakan faktor keamanan, kerukunan sosial, nilai-nilai perjuangan, serta semangat kepahlawanan dalam mengisi hari kemerdekaan bangsa.

Melalui tausiyah ini, MUI Kabupaten Probolinggo mengajak seluruh umat Islam dan masyarakat luas untuk menjaga kesucian kemerdekaan dengan merayakannya dalam koridor syariat.

Langkah ini diharapkan mampu mengantarkan Kabupaten Probolinggo senantiasa dilimpahi keberkahan, kedamaian, dan perlindungan dari Allah Swt.

Dokumen tausiyah penting ini ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa KH. M. Syakur Dewa dan Sekretaris Komisi Fatwa Gus Habiburrahman, S.Pd., serta diketahui oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH. Abd. Wasik Hannan dan Sekretaris Umum Drs. H. Taufik, M.Pd.I. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260220 WA0059

    Menjinakkan Ego Pemuda Kekinian Lewat Manhaj Nabi Ismail

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    Oleh: Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo* GEMA takbir dan tahmid kembali membelah langit Probolinggo. Idul Adha selalu datang membawa aroma kemegahan spiritual yang khas. Namun, jika kita mau menelisik lebih dalam di balik rutinitas penyembelihan hewan kurban, ada sebuah narasi besar tentang relasi orang tua dan anak yang kerap kali luput dari ruang refleksi kita, yakni […]

  • C660519c 831e 4dca a95b 51dc52047844 photo_camera 6

    Muslimat NU Probolinggo

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama Probolinggo merupakan organisasi perempuan yang berperan aktif dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan. Sejak awal berdirinya, Muslimat NU Probolinggo telah menjadi wadah perjuangan kaum ibu dalam menguatkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, membangun keluarga sakinah, serta meningkatkan kesejahteraan umat. Galeri ini menjadi ruang dokumentasi perjalanan, karya, dan pengabdian Muslimat NU Probolinggo […]

  • Photo 6296061309207908666 y

    Merayakan Agustusan Berakhlak: Menjaga Marwah Kemerdekaan RI

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Rais Syuriah PCNU Kab. Probolinggo
    • 0Komentar

    BULAN Agustus selalu hadir membawa gelora kebangsaan yang luar biasa di seluruh pelosok Nusantara, tak terkecuali di bumi Kabupaten Probolinggo. Aneka perlombaan, pawai budaya, panggung gembira, hingga karnaval riuh digelar warga sebagai bentuk luapan kegembiraan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebagaimana termaktub jelas dalam Pembukaan UUD 1945, kemerdekaan bangsa ini adalah “atas […]

  • IMG 20250418 WA0032

    Jenguk Korban Begal di RSUD Tongas, Fatayat NU Pastikan Keamanan untuk Perempuan

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    nuprobolinggo.or.id Fatayat NU Kabupaten Probolinggo beserta jajaran pengurus menjenguk korban begal, Silvi (25). Jum’at (18/04/2025). Perempuan itu kini tengah menjalani perawatan di RSUD Tongas. Informasi diperoleh menyebutkan, kejadiannya di Jalan Pahlawan Desa Leces Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Pada Kamis (17/04/2025), sore sekitar jam 15.30 WIB. Saat itu, Silvi seorang diri hendak mengantarkan orderan kepada customer […]

  • IMG 20260523 WA0026

    Konsisten! GP Ansor Kuripan Rawat Tradisi Lewat Rijalul Ansor

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Konsistensi merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah terus ditunjukkan oleh PAC GP Ansor Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Melalui MDS Rijalul Ansor yang digelar rutin di Kantor MWCNU setempat, mereka menyatukan visi para tokoh agama dan pemerintah demi membangun daerah yang maslahat. “Kami ingin menyatukan visi untuk Kuripan yang ‘Adem’ (aman, damai, tenteram) dan sejahtera. Kolaborasi […]

  • 1710077244 (1)

    Jati Diri dan Tiga Pilar Fasilitasi dalam Perda Pesantren Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Pasca kesepakatan antara DPRD dan Pemkab Probolinggo mengenai Perda tentang Fasilitasi Pesantren pada Senin (6/7/2026), muncul pertanyaan mendasar di tengah umat: apa sebenarnya isi dari regulasi ini? Bagaimana aturan ini memandang jati diri pesantren, dan dalam bentuk apa saja komitmen nyata yang akan diberikan oleh pemerintah daerah? Melalui ulasan serial perdana ini, redaksi […]

expand_less