Momentum Maulid, PCNU Probolinggo Kick-off Pelantikan MWCNU dan Ranting
- calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO— Komitmen Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo untuk menata serta memperkuat struktur keorganisasian hingga tingkat akar rumput kini memasuki babak baru.
Pada Sabtu (5/9/2026), PCNU Kabupaten Probolinggo secara memulai rangkaian pelantikan marathon Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) dan Pengurus Ranting NU (PRNU) se-Kabupaten Probolinggo pada momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Komitmen ini merujuk pada pernyataan Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, saat dilantik bersama jajarannya di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Kecamatan Tegalsiwalan, pada 7 Juni 2026 lalu.
Kala itu, Kiai Teguh menyatakan rencana PCNU untuk mengawal legalitas dan soliditas kepengurusan di tingkat bawah.
“InsyaAllah, pada momentum Maulid mendatang, kami akan melaksanakan pelantikan serentak bagi ranting-ranting tersebut di 11 titik yang tersebar di 11 MWCNU,” kata Kiai Teguh saat pelantikan PCNU Juni lalu.
Menepati Janji di Bulan Kelahiran Rasulullah
Kini, memasuki September 2026 yang bertepatan dengan suasana syiar Maulid Nabi, PCNU Kabupaten Probolinggo menggulirkan pelantikan kepengurusan MWCNU dan PRNU di berbagai kecamatan.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi jembatan pembaruan janji khidmah (tajdidul ‘ahdi) para pengurus kepada para muassis Nahdlatul Ulama, khususnya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.
Safari organisasi ini diawali dari MWCNU Wonomerto yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Tunggak Cerme pada Sabtu pagi (5/9/2026) pukul 09.00 WIB.
Pada hari yang sama, giliran MWC NUTongas yang menggelar prosesi pelantikan di Desa Klampok, pukul 19.00 WIB.
Rangkaian berlanjut pada Ahad (6/9/2026), dengan pelantikan MWCNU Dringu yang melantik pengurusnya di Aula PP Zahrotul Islam Tegalrejo mulai pukul 10.00 WIB.
Memasuki pekan berikutnya, MWCNU Sumber menggelar acara di Balai Desa Sumber pada Selasa (8/9/2026) pukul 13.00 WIB, disusul MWCNU Bantaran pada malam harinya ba’da Magrib (18.30 WIB) di Aula Kantor MWC NU Bantaran.
Konsolidasi tingkat kecamatan ini terus bergerak ke MWCNU Sumberasih pada Rabu (9/9/2026) ba’da Isya’ (19.00 WIB) di halaman kantor MWCNU setempat.
Sementara untuk kawasan lereng Bromo, MWC NU Sukapura dijadwalkan melantik jajarannya di Gerbang Wisata Sukapura (GWS) pada Sabtu (12/9/2026) pukul 13.00 WIB.
Menjelang pertengahan bulan, MWC NU Tegalsiwalan akan menyelenggarakan pelantikan di Kantor NU Tegalsiwalan pada Ahad (13/9/2026) pukul 08.00 WIB.
Safari marathon ini kemudian dipungkas oleh MWC NU Kuripan yang bertempat di Kantor MWC NU Kuripan pada Sabtu (19/9/2026) mulai pukul 08.00 WIB.
Konsolidasi Jam’iyah dan Tantangan Zaman
Melalui safari pelantikan ini, PCNU Kabupaten Probolinggo juga memanfaatkan momentum untuk menyampaikan pembekalan organisasi secara langsung.
Dalam pelantikan di Wonomerto, PCNU menggariskan empat instruksi utama: penguatan Lailatul Ijtima’, penuntasan kaderisasi formal, penggerakan Koin NU Peduli, serta pelaksanaan Musyawarah Kerja (Musker) yang menjawab isu kerakyatan seperti stunting dan pernikahan anak.
Tak hanya itu, jajaran pengurus baru di tingkat MWC maupun Ranting didorong untuk makin adaptif merangkul generasi muda (Gen-Z) agar keterikatan mereka terhadap Jam’iyah NU tetap terjaga di tengah pesatnya perubahan zaman.
Dengan dimulainya rangkaian pelantikan ini, PCNU Kabupaten Probolinggo membuktikan tata kelola organisasi yang disiplin, terukur, dan berkomitmen tinggi dalam melayani jam’iyah serta jamaah hingga ke pelosok ranting. (*)
- Penulis: M Iqbal

Saat ini belum ada komentar