Breaking News
dark_mode
Trending

Pendidikan Agama dan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Moral Bangsa

  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Probolinggo sejak lama telah mengakar kuat dalam kesadaran kolektif kita sebagai daerah religius yang ditopang oleh tradisi pesantren yang kokoh. Jati diri ini bukan sekadar warisan masa lalu yang statis, melainkan identitas dinamis yang harus terus dirawat di tengah derasnya arus modernitas dan disrupsi digital.

Ketika hari ini kita diperhadapkan pada berbagai tantangan moral kontemporer—mulai dari maraknya diskursus LGBT di ruang publik, penyalahgunaan narkoba, judi daring, pornografi, hingga pergaulan bebas—kita disadarkan bahwa benteng pertahanan terkuat suatu bangsa tidak terletak pada ketatnya regulasi formal semata, melainkan pada kedalaman moralitas masyarakatnya.

Nilai-nilai agama sejatinya adalah fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Maka, ketika muncul fenomena perilaku yang tidak selaras dengan ajaran agama, hal tersebut harus diletakkan sebagai alarm bagi pembinaan keagamaan kita.

Dalam perspektif tata negara, komitmen keagamaan ini sepenuhnya sejalan dengan amanat Pasal 29 UUD 1945 yang menegaskan bahwa negara kita berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Bahkan, jika kita menelisik Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara, ancaman terhadap ideologi, moral, dan ketahanan sosial secara eksplisit telah dikategorikan sebagai tantangan nonmiliter yang wajib diantisipasi melalui penguatan karakter bangsa. Artinya, menjaga moralitas generasi muda adalah bagian dari bela negara.

Namun, persoalan moral tidak akan pernah selesai jika hanya didekati dengan kacamata hukum absolut atau penegakan aturan yang kaku. Pendekatan yang melulu mengandalkan sanksi sering kali kehilangan sentuhan kemanusiaan. Yang jauh lebih mendesak untuk kita bangun hari ini adalah kesadaran kolektif melalui jalur pendidikan, keteladanan, dan pembinaan yang berkelanjutan.

Di sinilah relevansi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menemukan momentumnya, yaitu mencetak insan yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.

Langkah preventif terbaik yang harus kita kedepankan adalah memperkuat institusi terkecil dalam masyarakat, yakni ketahanan keluarga. Institusi domestik ini harus berjalan beriringan dengan penguatan pendidikan agama di madrasah, pondok pesantren, serta optimalisasi peran para penyuluh agama di lapangan.

Penguatan moderasi beragama yang berorientasi pada pembentukan akhlak mulia juga memegang peranan krusial agar masyarakat tidak terjebak dalam sikap ekstrem, baik ekstrem dalam berperilaku maupun ekstrem dalam merespons fenomena sosial.

Guna mewujudkan cita-cita besar tersebut, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama. Kementerian Agama berkomitmen penuh untuk berjalan beriringan dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Langkah ini selaras dengan visi pembangunan daerah melalui Program SAE, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berdaya saing sebagai salah satu prioritas pokok. Persoalan moralitas generasi siber adalah kerja peradaban yang menuntut kehadiran bersama dari orang tua, sekolah, pesantren, tokoh agama, pemerintah, hingga masyarakat umum.

Pada akhirnya, kita harus menyikapi setiap dinamika sosial dan isu moralitas di tengah umat secara bijaksana, matang, dan penuh kepala dingin. Segala bentuk respons yang reaktif dan bertentangan dengan hukum justru akan mencederai nilai kesucian agama itu sendiri.

Mari kita jaga bersama Kabupaten Probolinggo sebagai daerah yang religius, aman, rukun, dan bermartabat melalui cara-cara pembinaan yang edukatif serta persuasif. Dengan cara demikian, kita tidak hanya sedang menyelamatkan masa depan daerah, tetapi juga sedang meletakkan batu bata yang kokoh dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. (*)

  • Penulis: Dr. Samsur, Kepala Kantor Kemenag Kab. Probolinggo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260302 WA0008

    Jadwal Lengkap SAUM LDNU Probolinggo, Sapa Ummat di Masjid dan Musholla

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo mulai menjalankan program SAUM (Sapa Ummat) sebagai tindak lanjut dari peluncuran Sentra Syiar Ramadan yang telah diresmikan di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’allimin, Kropak, Kecamatan Bantaran, Selasa (17/2/2026) lalu. Program ini menempatkan masjid dan musholla sebagai pusat kegiatan dakwah yang tersebar di 11 kecamatan sepanjang pekan pertama […]

  • IMG 20260809 WA0024

    Kopdar KODAMA NU: Dari Konten AI hingga Jangkau Jamaah ‘Kolonial’

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Jamaluddin
    • 0Komentar

    LUMBANG- Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo bersama Korps Da’i Muda Nahdlatul Ulama (KODAMA) menggelar Kopdar Part 4 bertajuk “Sharing and Upgrading” di Musholla Raudlatul Arifin, Dusun Kunci, Desa Negoro Rejo, Kecamatan Lumbang, Ahad (9/8/2026). Pertemuan berkala ini menjadi ajang penguatan kapasitas para dai muda dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus merespons problem […]

  • WhatsApp Image 2026 05 17 at 11.03.40

    KUA Wonomerto Ajak NU Bersinergi Cegah Pernikahan Dini

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Wonomerto, Wawan Ali Suhudi, mengajak seluruh elemen Nahdlatul Ulama atau NU Kabupaten Probolinggo bersinergi menekan angka pernikahan dini dan mendongkrak kualitas pendidikan generasi muda. Hal itu ditegaskan Wawan saat menghadiri kegiatan rutin Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonomerto di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Ahad (17/5/2026). Dalam […]

  • 981c15ff 63e2 4dc9 95a9 6e908be45a01

    Sofia Pimpin Penguatan Kapasitas Pengurus Ranting Fatayat NU Kareng Kidul sebagai Basis Pemberdayaan Perempuan Desa

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Penguatan kapasitas pengurus ranting dinilai menjadi faktor kunci dalam menentukan kuat atau tidaknya peran Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat desa. Atas dasar kesadaran tersebut, Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Kareng Kidul, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan penguatan kapasitas pengurus dan anggota yang diikuti sekitar 80 peserta, sekaligus menjadi pertemuan perdana rutinan Majelis Shalawat […]

  • IMG 20260822 WA0045

    Sinergi Ulama-Umara, Rois Syuriah dan Wabup Probolinggo Jalan Sehat Bareng

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Wujud nyata sinergi ulama dan umara terpancar dalam peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Wonomerto. Rois Syuriah MWCNU Wonomerto, H. Malik Damanhuri, tampak padu berjalan berdampingan bersama Wakil Bupati Probolinggo, H. Fahmi Abdul Haq Zaini (Ra Fahmi), saat membuka dan mengikuti jalan sehat bersama ribuan warga di Lapangan Wonomerto, Sabtu (22/8/2026). Kebersamaan tokoh agama […]

  • A41d60ec f2d3 4a23 9468 172b3d6a518a

    Misbahul Serahkan Estafet Kepemimpinan Ansor Probolinggo

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – H. Misbahul Munir, S.H., mengakhiri masa khidmatnya sebagai Ketua PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo dalam Konferensi Cabang (Konfercab) V yang digelar di Aula Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo, Ahad (20/9/2026). Pada akhir masa kepemimpinannya, Misbahul menitipkan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa GP Ansor Kabupaten Probolinggo menjadi organisasi yang semakin maju, solid, […]

expand_less