Arungi Lautan, MWCNU Sumberasih Tutup Maraton Musran di Pulau Gili Ketapang
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBERASIH – Komitmen berkhidmah tanpa batas wilayah ditunjukkan secara nyata oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Setelah berlangsung selama hampir sebulab penuh, rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) di 13 desa di Kecamatan tersebut sukses dituntaskan pada Selasa (30/6/2026) malam.
Tak sekadar konsolidasi biasa, puncak sekaligus penutupan rangkaian Musran ini digelar secara khidmat di Pulau Gili Ketapang. Sebuah pulau seluas 64 hektar yang berjarak sekitar 8 kilometer di lepas pantai Probolinggo.
Ketua Satgas Musran MWCNU Sumberasih, Ustaz Suparman, M.Pd mengungkapkan, perjalanan dari desa ke desa hingga harus menyeberangi lautan menuju Pulau Gili Ketapang merupakan ujian sekaligus bukti nyata militansi kader di bawah.
“Alhamdulillah, roda organisasi di tingkat ranting kembali berputar dengan struktur yang segar. Perjalanan maraton dari desa ke desa, dan puncaknya menyeberang ke Pulau Gili Ketapang, merupakan bukti komitmen pengurus untuk meratakan khidmah NU hingga ke wilayah terluar,” ujar Ustaz Suparman.
Sementara itu, Ketua MWCNU Sumberasih, Kiai Fauzan Adziman menegaskan, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Satgas dan jajaran pengurus yang terlibat.
Menurutnya, Musran bukan sekadar momentum pergantian nakhoda di tingkat desa, melainkan sarana penguatan ideologi Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah) An-Nahdliyah di akar rumput.
Ia menyatakan, kesuksesan Musran di 13 ranting ini menjadi modal utama bagi MWCNU Sumberasih untuk menjalankan program strategis ke depan.
“Kami berharap para pengurus ranting yang baru terpilih segera merapatkan barisan, bergerak aktif melayani umat, dan menjaga sinergi dengan para ulama serta umara di desa masing-masing,” tutur Kiai Fauzan.
kesuksesan Musran di 13 ranting ini menjadi modal utama bagi MWCNU Sumberasih untuk menjalankan program strategis ke depan.
“Kami berharap para pengurus ranting yang baru terpilih segera merapatkan barisan, bergerak aktif melayani umat, dan menjaga sinergi dengan para ulama serta umara di desa masing-masing,” tutur Kiai Fauzan.
Usai merampungkan tahapan di tingkat dasar ini, MWCNU Sumberasih kini tengah fokus pada tahap pengesahan Surat Keputusan (SK) ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Probolinggo serta persiapan pelantikan serentak. (*)
- Penulis: Aswandi
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar