Breaking News
dark_mode
Trending

Harjakapro, Berikut Harapan Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dibawah Kepemimpinan Gus Haris dan Ra Fahmi sebagai Bupati dan Wakil Bupati telah membuka berbagai peluang besar bagi Probolinggo untuk berkembang lebih pesat. Visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah, Religius, Eksis, dan Berdaya Saing) yang digagas oleh pemerintah daerah merupakan sebuah peta jalan yang komprehensif, tidak hanya dalam hal pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang berkelanjutan. Dalam kerangka ini, peran perempuan dan anak mendapatkan perhatian yang sangat penting karena mereka adalah fondasi utama dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Sofia, selaku Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa Fatayat NU akan selalu mendukung penuh setiap program yang dijalankan oleh pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Kami menyadari bahwa perempuan adalah motor penggerak ekonomi keluarga, dan anak-anak adalah penerus estafet kemajuan yang harus dibimbing dengan cinta, kasih sayang, serta kesempatan yang setara untuk berkembang. Dan juga Kami sangat mendukung Program SAE Ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan”. Kata Sofia

Melalui program ini, Fatayat berharap perempuan di Probolinggo dapat memiliki akses yang lebih besar untuk mengembangkan potensi diri, baik dalam hal kewirausahaan, keterampilan, maupun partisipasi dalam dunia kerja yang lebih luas. Dengan meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan, kita tidak hanya memperkuat keluarga, tetapi juga turut memperkuat perekonomian daerah.

Program SAE Pendidikan dan Kesehatan yang digagas pemerintah juga sangat kami apresiasi. Pendidikan adalah hak dasar setiap anak, dan kesehatan adalah fondasi yang tak terpisahkan dari kualitas hidup yang baik. Fatayat NU berkomitmen untuk memastikan bahwa anak-anak di Probolinggo memiliki akses yang layak terhadap pendidikan yang berkualitas dan layanan kesehatan yang memadai.

Lebih lanjut Sofia berharap “Kami berharap agar setiap anak tanpa terkecuali, mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengejar cita-cita mereka dalam lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif” Ujarnya.

Tidak kalah penting, Fatayat NU juga mendukung Program SAE Sosial yang berfokus pada solidaritas sosial, di mana setiap individu, khususnya perempuan dan anak, dapat merasakan perlindungan sosial yang optimal. Gotong royong dan kebersamaan merupakan nilai luhur yang harus terus dijaga. Dengan adanya program ini, kami yakin setiap lapisan masyarakat, terutama yang paling rentan, dapat memperoleh perhatian dan bantuan yang mereka butuhkan.

Harapan utama Fatayat NU untuk Kabupaten Probolinggo adalah agar setiap program yang dijalankan oleh pemerintah dapat terimplementasi dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Kami berharap perempuan-perempuan di Probolinggo semakin mandiri secara ekonomi, memperoleh pendidikan yang berkualitas, dan mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan memiliki daya saing yang tinggi, agar mereka dapat memimpin Probolinggo di masa depan.

Dan Fatayat juga berharap agar Probolinggo tetap menjadi kabupaten yang ramah terhadap perempuan dan anak, di mana hak-hak mereka dihargai dan dilindungi.

“Fatayat NU siap untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan hal ini. Dengan bersinergi, kita dapat memastikan bahwa masa depan Probolinggo akan lebih cerah, sejahtera, dan penuh harapan” Pungkas Sofia

Selamat Hari Jadi Kabupaten Probolinggo! Semoga Allah SWT selalu memberikan keberkahan, kemajuan, dan kebahagiaan bagi kita semua.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1710077244 (1)

    Jati Diri dan Tiga Pilar Fasilitasi dalam Perda Pesantren Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Pasca kesepakatan antara DPRD dan Pemkab Probolinggo mengenai Perda tentang Fasilitasi Pesantren pada Senin (6/7/2026), muncul pertanyaan mendasar di tengah umat: apa sebenarnya isi dari regulasi ini? Bagaimana aturan ini memandang jati diri pesantren, dan dalam bentuk apa saja komitmen nyata yang akan diberikan oleh pemerintah daerah? Melalui ulasan serial perdana ini, redaksi […]

  • Darul Mukhlashin

    Darul Mukhlashin: Napak Tilas Perjuangan, Saksi Khidmat PCNU Probolinggo

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN– Pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031, Ahad (7/6/2026), di Pondok Pesantren atau Ponpes Darul Mukhlashin, Tegalsiwalan, bukan sekadar agenda rutin organisasi. Pemilihan lokasi ini merupakan napak tilas perjuangan salah satu pendiri NU di tanah Probolinggo. Berdiri pada tahun 2003, Ponpes Darul Mukhlashin merupakan cermin dari silsilah perjuangan yang panjang. Pesantren ini melibatkan […]

  • 1000439921

    Solidaritas Nahdliyyin Dringu Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    DRINGU– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini digelar di sejumlah pasar di Kecamatan Dringu, termasuk Pasar Dringu, Pasar Keldhuk, dan Pasar Bawang pada Rabu 7 Januari 2026. Pantauan di lokasi, para kiai, ustad, serta warga […]

  • FB IMG

    PCNU Kabupaten Probolinggo Tegas Tolak Kebijakan Lima Hari Sekolah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 1Komentar

    PROBOLINGGO– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo secara resmi menyatakan penolakan terhadap rencana penerapan kebijakan lima hari sekolah bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) di wilayah setempat. Langkah ini diambil sebagai ikhtiar menjaga eksistensi Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ yang menjadi benteng pertahanan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah bagi generasi muda. Luka Lama yang […]

  • IMG 20260201 WA0041

    Dilema Qashar Shalat Haji hingga Sengketa Wakaf Keluarga Jadi Bahasan Hangat Bahtsul Masail PCNU Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    BANTARAN – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar musyawarah keagamaan intensif di Pondok Pesantren Salafiyah Miftahul Ulum An-Nur, Kropak, Bantaran, Ahad (1/2/2026). Agenda ini mempertemukan para kiai, asatid, dan utusan pesantren se-Kabupaten Probolinggo untuk membedah dua persoalan kontemporer yang tengah menjadi sorotan publik. Bolehkah Jamak Qashar Jamaah Haji di Arafah? Persoalan pertama yang […]

  • WhatsApp Image 2026 05 04 at 12.33.46

    ISNU Probolinggo Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal di Surabaya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Surabaya – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Probolinggo turut ambil bagian dalam kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) yang diselenggarakan oleh PW ISNU Jawa Timur pada 2–3 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Suites Hotel Surabaya dan diikuti oleh 35 peserta yang merupakan pengurus PW dan PC ISNU se-Jawa Timur. Pelatihan […]

expand_less