Breaking News
dark_mode
Trending

Hari Buruh 2026: Sarbumusi Probolinggo Desak Perusahaan Rekrut 80 Persen Warga Lokal

  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO– Momentum Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Probolinggo menjadi panggung bagi DPC Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) untuk menyuarakan hak-hak pekerja. Dalam tasyakuran di Alun-alun Kraksaan, Ahad (01/05/2026), banom NU ini melayangkan delapan tuntutan strategis kepada pemerintah dan pengusaha.

Ketua DPC K-Sarbumusi Kabupaten Probolinggo, Babul Arifandhie, menekankan bahwa salah satu poin paling krusial dalam peringatan Hari Buruh tahun ini adalah penyerapan tenaga kerja lokal. Ia mendesak agar perusahaan yang beroperasi di wilayah Probolinggo memberikan kuota minimal 80 persen bagi warga sekitar.

“Harapan kami, tuntutan ini dapat dipenuhi agar buruh di Kabupaten Probolinggo lebih sejahtera dan investasi terus tumbuh dalam situasi kondusif,” ujar Babul.

Delapan Tuntutan K-Sarbumusi

Selain isu tenaga kerja lokal, K-Sarbumusi merumuskan delapan sektor ketenagakerjaan yang harus segera diperbaiki demi meningkatkan taraf hidup buruh, di antaranya:

  1. Rekrutmen Lokal: Perusahaan wajib merekrut minimal 80 persen tenaga kerja lokal di sekitar tempat usaha.
  2. Pemberdayaan CSR: Program CSR harus menyasar pemberdayaan skill warga, bukan sekadar pembangunan fisik.
  3. Kepatuhan UMK: Memastikan upah pekerja sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) dengan sanksi tegas bagi pelanggar.
  4. Hak Dasar Buruh: Pemenuhan asuransi BPJS Kesehatan, Ketenagakerjaan, hak cuti, hingga THR.
  5. Hapus Outsourcing: Menghapus sistem alih daya kecuali pada enam bidang pekerjaan tertentu.
  6. Netralitas ASN: Tindak tegas ASN yang terindikasi membekingi perusahaan outsourcing.
  7. Revitalisasi BLK: Menghidupkan kembali Balai Latihan Kerja untuk mencetak tenaga kerja andal.
  8. Keamanan Dokumen: Melarang perusahaan menahan ijazah atau dokumen pribadi milik karyawan.

Respons Pemerintah Daerah

Menanggapi aspirasi pada peringatan Hari Buruh tersebut, Bupati Probolinggo, Mohammad Haris (Gus Haris), menyatakan dukungannya terhadap perjuangan serikat pekerja. Ia menilai serikat buruh harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memantau kesejahteraan pekerja.

“Kalau pabriknya berdiri di sini, yang bekerja juga harus orang sini. Aspirasi mengenai serapan tenaga kerja lokal sampai 80 persen itu tidak masalah, saya sangat setuju,” tegas Gus Haris.

Gus Haris juga menambahkan bahwa Pemkab Probolinggo terus berupaya menjaga iklim investasi tetap nyaman agar lapangan kerja baru terus terbuka, sembari memastikan hak-hak dasar para buruh tetap terlindungi dengan baik. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260301 WA0001

    Syiar dalam Keteraturan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    Oleh: Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo SAYU-SAYU, doa keselamatan kita panjatkan. Kita patut bersyukur. Allah SWT masih memberikan umur panjang” kepada kita semua, seluruh jajaran pengurus NU, dari Syuriyah hingga Tanfidziyah, dari tingkat Cabang hingga Ranting. Termasuk saudara-saudara di Badan Otonom dan Lembaga. Kita masih dipertemukan dengan Ramadan tahun ini. Sebuah modal spiritual yang mahal. […]

  • WhatsApp Image 2025 06 16 at 17.04.24 f6bf6799

    Jalan Sehat 1000 Sahabat Fatayat NU Probolinggo: Aksi Nyata untuk Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    = Probolinggo, nuprobolinggo.or.id Sebagai wujud komitmen dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menggelar acara Jalan Sehat 1000 Sahabat Fatayat NU yang sukses diikuti oleh lebih dari 1200 peserta. Acara yang diadakan pada 15 Juni 2025 ini merupakan hasil kerja sama antara PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, PW Fatayat NU […]

  • Ali mas

    Prof Ali Maschan Moesa di Probolinggo: Waspada Setan Gepeng!

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    “Hati-hati bagi yang punya anak usia ini (Generasi Z). Ini (smartphone) setan gepeng”

  • 0140720f 57d5 4f3d a6b4 93e0dacbbe31

    Inspirasi dari Probolinggo: Ahmad Faiz, Aktivis IPNU yang Berangkat Haji di Usia 21 Tahun

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – 22/04/2026 Ibadah haji sering kali identik dengan usia senja, namun hal berbeda ditunjukkan oleh Mahasiswa berusia 21 tahun ini membuktikan bahwa persiapan spiritual bisa dimulai sejak dini. Faiz dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu tiga hari ke depan, membawa semangat muda dan dedikasi sebagai aktivis organisasi. Perjalanan Faiz menuju Kakbah tidaklah instan. […]

  • IMG 20260617 WA0016

    Dua Kader Terbaik NU Probolinggo Raih Gelar Doktor, Bahas AI hingga Kepemimpinan Kiai

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Rabu (17/6/2026) menjadi momen bersejarah sekaligus penuh kebanggaan bagi PCNU Kabupaten Probolinggo. Dua kader terbaiknya sukses meraih gelar akademik tertinggi yakni Doktor secara bersamaan di dua kampus negeri yang berbeda. Kader pertama adalah Dr. Abu Tholib, M.Kom. Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton sekaligus Sekretaris LP Maarif NU Kabupaten Probolinggo […]

  • 10fc6d19 0842 4ad1 a44b 8c0dcb621755

    Mengenal Ahmad Dwi Juharmanto, Ketua IPNU Terpilih Kabupaten Probolinggo

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Konferensi cabang yang diselenggarakan pada Minggu, 02 Februari 2025 kemarin telah melahirkan pemimpin baru di Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Kabupaten Probolinggo. Ia adalah Ahmad Dwi Juharmanto atau yang kerap dipanggil Dwi. Latar belakang kenapa ia harus mencalonkan diri adalah karena melihat dinamika IPNU hari ini yang terlalu to late, to little […]

expand_less