Breaking News
dark_mode
Trending

Selamatkan Memori, IPNU Probolinggo Terbitkan Buku Historiografi Perjuangan

  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKAPURA – Menjaga sanad perjuangan tak hanya melalui amaliyah, tapi juga melalui catatan sejarah yang autentik. Kesadaran itulah yang mendorong pelajar Nahdlatul Ulama meluncurkan Buku Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo.

Peluncuran buku dilakukan di sela agenda Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II PC IPNU Kabupaten Probolinggo, di Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Kamis–Jumat (5–6/6/2026).

Peluncuran ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan sebuah ikhtiar besar dalam melawan amnesia sejarah yang sering kali melanda organisasi kepemudaan.

Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo, Ahmad Dwi Juharmanto mengungkapkan, minimnya dokumentasi dan penataan arsip menjadi keresahan mendalam bagi pengurus. Banyak rekam jejak perjuangan kader di masa lalu yang hampir tenggelam karena tidak terdokumentasi dengan baik.

“Banyak sejarah organisasi yang hampir hilang karena arsip tidak tertata, sementara para saksi sejarah mulai sepuh. Kami tidak ingin sejarah perjuangan kader di daerah ini lenyap begitu saja. Dari situ muncul ghirah untuk menyusun dan menerbitkan buku ini,” ujar Dwi.

Menjemput Data, Menyambung Sanad

Proses penyusunan buku ini adalah sebuah perjalanan napak tilas. Tim penyusun harus bekerja ekstra keras selama kurang lebih satu bulan, bergerak dari satu alumni ke alumni lainnya untuk mengumpulkan serpihan cerita, dokumen, hingga foto-foto lama.

Dwi mengakui bahwa tantangan terbesar adalah minimnya arsip resmi. Namun, hambatan itu terobati oleh dukungan luar biasa dari para tokoh senior, termasuk Ketua Majelis Alumni IPNU Kabupaten Probolinggo, Muchlis, S.Pd.

“Kami harus bolak-balik menemui senior. Prosesnya tidak mudah, penuh perjuangan, tetapi berkat semangat ghirah bersama, buku ini akhirnya bisa hadir,” tambah Dwi.

Warisan untuk Generasi Mendatang

Buku Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo ini diterbitkan melalui kerja sama dengan Grafit Anagraf Indonesia dan Palem Merah, Tangerang. Tidak hanya tersedia dalam bentuk fisik, buku ini juga telah dipublikasikan dalam versi digital di platform Play Store, sehingga memudahkan kader untuk mengaksesnya kapan saja.

Langkah PC IPNU Kabupaten Probolinggo ini diharapkan menjadi stimulus bagi badan otonom dan lembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Probolinggo untuk mulai mendokumentasikan sejarah organisasi masing-masing.

Sebab, sejarah adalah kompas yang menjaga agar gairah perjuangan pendahulu tetap menyala dalam sanubari kader masa kini dan mendatang.

Dengan terbitnya buku ini, PC IPNU Kabupaten Probolinggo tidak hanya mewariskan organisasi yang aktif, tetapi juga mewariskan memori agar identitas perjuangan pelajar NU tetap terjaga di tengah arus zaman. (*)

  • Penulis: Moch. Sulaiman
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 05 19 at 12.43.39

    Kisah Jenaka Jemaah Haji Probolinggo: Mengira Madu Hitam, Sekalinya Petis Madura!

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini dari Makkah MAKKAH– Menjalankan ibadah haji selama kurang lebih 40 hari di Arab Saudi ternyata bukan hanya perihal ketahanan fisik dan spiritual. Bagi sebagian besar jemaah asal Indonesia, ada satu ujian senyap yang kerap kali menguji ketangguhan mereka: ujian lidah. Setelah tinggal hampir 30 hari di tanah suci, setelah melewati fase […]

  • Af3b5e0a 0c0a 4919 9879 cc8cd6f991b5

    Aksi Semangat Harlah ke-76: Fatayat NU Probolinggo Hijaukan Kantor PCNU dengan Bendera Kebanggaan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Suasana di Kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo tampak berbeda pada Jumat sore, 24 April 2026. Puluhan bendera hijau khas Fatayat NU berkibar gagah, menandai semangat peringatan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU yang ke-76. Aksi pengibaran bendera ini dilakukan secara serentak sebagai simbol eksistensi dan dedikasi kader perempuan muda NU di […]

  • 8410606d 6e93 4d25 9631 3b290a181dfc

    Calista, Putri Sahabat Fatayat Dengan Segudang Prestasi di Bidang Seni

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo, SumberasihNaura Calista Ramadhani namanya. Ia adalah anak usia 7 tahun yang merupakan siswi dari MI NU Hidayatul Ula, Probolinggo. Calista adalah anak kecil yang suka akan seni. Tepatnya mewarnai dan bernyanyi, maka tak heran dalam usia 7 tahun Calista sudah banyak mendapatkan penghargaan. Salah satunya adalah juara 1 menyanyi tingkat sekolah (RA Hidayatul Ma’arif), […]

  • 1000434644

    ASWAJA NU Center Probolinggo Jaga Ruh Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    TONGAS – ASWAJA NU Center PCNU Kabupaten Probolinggo periode 2025 – 2030 menunjukkan gaya khasnya dalam merawat soliditas organisasi. Bukan dengan rapat kaku di ruang ber-AC, para pengurus justru memilih turba (turun ke bawah) langsung ke rumah para pengurus inti. Kali ini, rombongan ASWAJA NU Center menyambangi kediaman Bendahara ASWAJA NU Center, Junaidi, di Desa […]

  • IMG 20260216 WA0025

    Perkuat Disiplin Organisasi, Banser Probolinggo Gelar Upgrading Corps Provost

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Turun ke Bawah (Turba) dan Upgrading Corps Provost pada Ahad (15/2/2026) di aula kantor PCNU setempat. Agenda ini difokuskan pada penyamaan persepsi materi pendidikan serta penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guna mencetak kader yang lebih disiplin, profesional, dan satu komando. Kegiatan yang berlangsung khidmat […]

  • WhatsApp Image 2025 07 07 at 10.17.23 bb7537d2

    Dzahin Alaisa, Yatim Cilik dari Probolinggo Hafal Juz 30 di Usia 7 Tahun: Bukti bahwa Cinta Al-Qur’an Bisa Menguatkan Segalanya

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo, Jawa Timur – Di pelosok Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, seorang anak perempuan bernama Dzahin Alaisa tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak orang. Lahir pada 26 Agustus 2016, Dzahin kini berusia 7 tahun dan telah menghafal Juz 30 Al-Qur’an, serta bercita-cita menjadi seorang Hafidzoh. Dzahin adalah siswi aktif di MI Tarbiyatul Ula Desa Sumberkare, […]

expand_less