Breaking News
dark_mode
Trending

Debat yang Tepat

  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERDEBAT untuk mencari kebenaran, bukan kemenangan

Debat dalam Islam bukan dilarang, tapi ada adabnya. Al-Qur’an menyebutnya Mujadalah. Allah berfirman:

“Dan debatlah mereka dengan cara yang terbaik (Ahsan).” (QS. An-Nahl: 125)

Debat yang tepat tujuannya bukan untuk menjatuhkan lawan, mempermalukan, atau pamer pintar. Tapi untuk mencari kebenaran dan menjelaskan kebatilan.

Imam Syafi’i berkata: “Aku tidak pernah berdebat dengan seseorang dan aku ingin dia salah. Aku hanya ingin kebenaran itu muncul, entah dari lisanku atau lisannya.“

APA ITU DEBAT YANG TEPAT?

Di era medsos ini semua orang jadi pendebat. Di warung kopi, di grup WA, di TikTok, semua debat. Tapi banyak debat yang tidak tepat, akhirnya jadi ghibah, caci-maki, dan putus silaturahmi.

Dalam kitab Adabul Bahts wal Munadhoroh, LDNU mengajarkan 5 Ciri Debat yang Tepat:

Pertana, Niatnya Lurus (Tashihun Niyyah). Bukan karena ingin viral, ingin terlihat paling NU, paling benar. Niatnya Izhaharul Haq – menjelaskan kebenaran. Kalau niatnya menang-menangan, itu bukan debat, itu adu gengsi.

Kedua, Ilmunya Cukup. Jangan debat masalah agama kalau ilmunya cuma dari potongan video 30 detik. Debat itu butuh dalil, bukan dalih. Kata Kiai: “Orang bodoh yang diam itu lebih mulia dari orang bodoh yang berdebat.”

Ketiga, dilakukan dengan cara terbaik (Ahsan).
QS. An-Nahl 125: “…wa jadilhum billati hiya ahsan”.

Tidak memotong pembicaraan

Tidak mencaci, memaki, mengkafirkan

Menggunakan bahasa yang santun

Tetap tersenyum, tidak emosi

Keempat, Tahu Kapan Berhenti. Debat yang tepat tahu kapan harus berhenti. Jika lawan sudah ngeyel, sudah keluar dari topik, sudah mulai menyerang pribadi, maka tinggalkan. Rasulullah bersabda: “Aku jamin rumah di surga bagi orang yang meninggalkan debat meski dia benar.” (HR. Abu Dawud).

Kelima, Hasilnya Menambah Saudara, Bukan Musuh. Setelah debat, seharusnya kita semakin dekat, bukan semakin benci. Kalau setelah debat malah blokir-blokiran, berarti debatnya tidak tepat.

Zaman sekarang semua orang bisa debat. Tapi tidak semua debat itu tepat.

JENIS DEBAT YANG DILARANG

Debat Kusir: Debat tanpa ilmu, hanya adu mulut.

Debat untuk Riya’: Debat biar dibilang paling pintar.

Debat di Depan Orang Awam: Membahas masalah khilafiyah berat di depan orang awam, akhirnya membingungkan umat. Ini yang sering terjadi. (*)

  • Penulis: LDNU Kabupaten Probolinggo
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20250126 WA0041

    Terpilih Ketua PC Fatayat Probolinggo, Begini Sosok Sofia

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Dalam rangka Konferensi Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia resmi terpilih menjadi Ketua PC Fatayat NU masa Bhakti 2025-2030. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 150 orang tersebut, dipusatkan di kantor PCNU Kabupaten Probolinggo. Ahad (26/01/2025) Tak kaleng-kaleng, riwayat organisasi Sofia memang berangkat dari Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU). Ia pernah menjadi Ketua PC IPPNU […]

  • IMG

    Menjaga Turats Pesantren, Disperpusip Jatim Data Naskah Kuno di Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Jawa Timur melakukan pendataan naskah kuno di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimien, Jalan Mastrip Nomor 118, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis (17/9/2026). Pendataan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menjaga turats atau khazanah keilmuan yang diwariskan para ulama terdahulu. Tim Disperpusip mencatat keberadaan, kepemilikan, kondisi fisik, serta kebutuhan preservasi […]

  • 9fa64ed5 3b88 47fa b457 fb224abf0aed

    Musaffa Safril Tekankan Ansor Sumberasih Berdakwah di Lapangan Media Sosial

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Kehadiran Ketua PW GP Ansor Jawa timur dalam momentum Pelantikan PAC GP Ansor Sumberasih masa khidmat 2025-2028 menjadi penyemangat baru bagi kader Ansor. Pasalnya ini bukan hanya sekedar kebetulan beliau hadir, namun beliau juga menyaksikan lahirnya semangat baru, dan lahirnya pejuang baru yang akan menghidupkan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama di Kecamatan Sumberasih. H. Musaffa Safril dalam […]

  • Ugas

    Kata Pj Bupati Probolinggo tentang Pendirian Perguruan Tinggi NU

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    nuprobolinggo.or.id – TONGAS- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo, Jatim, berencana mendirikan perguruan tinggi NU di wilayah barat daerah tersebut. Untuk itu, PCNU telah membebaskan lahan seluas 2.400 meter persegi, tak jauh dari Gerbang Tol Probolinggo Barat, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, kabupaten setempat. Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto mengapresiasi usaha tersebut. Orang nomor satu di […]

  • WhatsApp Image 2026 06 07 at 17.58.36

    Arahan Lengkap Ketum PBNU pada Pelantikan PCNU Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN– Pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031 dilaksanakan Ahad (7/6/2026) di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, bersama Wakil Ketua Umum PBNU, KH Amin Said Husni. Dalam forum tersebut, Gus Yahya—sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf—menyampaikan arahan strategis mengenai masa […]

  • Screenshot

    Kiai Imam Fathor Rozi Tiba di Madinah, Doakan Santri hingga Warga Segera Menyusul ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kiai Imam Fathor Rozi, menyampaikan kondisi terkini usai tiba di Madinah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Melalui sebuah video, Kiai Imam mengungkapkan rasa syukur mendalam karena telah sampai di Masjid Nabawi, tempat yang selama ini dirindukannya. “Alhamdulillah, ala kulli hal, sudah sampai di […]

expand_less