Muskercab I, PCNU Probolinggo Luncurkan 6 Koordinator Bidang
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WONOMERTO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo secara resmi meluncurkan enam sistem Koordinator Bidang (Koorbid) dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I masa khidmat 2026–2031. Forum strategis ini digelar sebagai langkah nyata memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun tata kelola jam’iyah yang lebih profesional, efektif, dan terukur.
Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Barokah tersebut dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo. Tampak hadir Rais Syuriyah PCNU, Kiai Abdul Hamid, jajaran Mustasyar di antaranya KH. Akhmad Siddiq dan KH. Nurchotim Bahar, beserta seluruh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo.
Turut hadir jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Probolinggo, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha Muhammad Sa’dun, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Muchlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, perwakilan TNI-Polri, pimpinan lembaga, badan otonom (Banom), serta para pengurus NU dari berbagai tingkatan.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Barokah, KH. Muhammad Hasan Siddiq, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia mengucapkan Ahlan wa Sahlan kepada seluruh peserta seraya berharap Muskercab menjadi momentum mempererat ukhuwah jam’iyah sekaligus memperkuat pengabdian Nahdlatul Ulama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan bahwa Musyawarah Kerja Cabang I merupakan forum strategis pertama bagi kepengurusan masa khidmat 2026–2031 untuk menyelaraskan visi organisasi, merumuskan program prioritas, serta membangun sistem kerja yang lebih terstruktur dan akuntabel.
Salah satu agenda utama Muskercab I adalah peluncuran sistem koordinasi organisasi melalui pembentukan enam Koordinator Bidang (Koorbid) yang berada di bawah pembinaan Rais Syuriyah dan Katib Syuriyah serta dikoordinasikan oleh jajaran Tanfidziyah.
Enam bidang tersebut meliputi Bidang Keagamaan dan Dakwah, Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Ekonomi Umat, Bidang Sosial Kemasyarakatan, Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kaderisasi, serta Bidang Pembinaan Badan Otonom. Masing-masing bidang membawahi lembaga-lembaga dan badan otonom sesuai ruang lingkup tugasnya guna memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta membangun sinergi antarlembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Probolinggo.
Menurut Teguh Mahameru Zainul Hasan, pembentukan enam koordinator bidang merupakan hasil konsolidasi organisasi yang telah dimulai sejak pelaksanaan Pra-Konferensi Cabang (Pra-Kopercab) sekitar dua bulan lalu. Melalui Muskercab I, pembagian tugas setiap bidang kini telah ditetapkan secara jelas sehingga setiap pengurus memiliki arah kerja yang terukur sesuai amanah organisasi.
Ia menjelaskan bahwa setiap koordinator bidang bertanggung jawab memimpin pelaksanaan program kerja pada bidangnya masing-masing, menyelenggarakan rapat koordinasi sedikitnya sekali dalam tiga bulan, menyampaikan laporan perkembangan, mengevaluasi berbagai persoalan organisasi melalui rapat pleno maupun rapat harian Tanfidziyah, menghadiri kegiatan lembaga dan badan otonom binaan, serta memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi lintas bidang sesuai ketentuan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) Nahdlatul Ulama.
“Seluruh pengurus telah memiliki bidang pengabdian yang jelas. Karena itu, setiap amanah harus dijalankan secara maksimal, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kemajuan organisasi. Sinergi antarlembaga dan badan otonom menjadi kunci untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, Ketua Tanfidziyah mengajak seluruh peserta Muskercab untuk menyusun rumusan program kerja yang aplikatif dan berkelanjutan melalui enam komisi yang telah disiapkan panitia. Rumusan tersebut diharapkan menjadi pedoman pelaksanaan program PCNU Kabupaten Probolinggo selama masa khidmat 2026–2031.
Melalui penyelenggaraan Muskercab I, PCNU Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin solid, adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan umat. Penguatan tata kelola melalui sistem koordinator bidang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan organisasi sekaligus memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan sumber daya manusia, dan pembinaan kelembagaan di Kabupaten Probolinggo. (*)
- Penulis: Ansori
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar