Breaking News
dark_mode
Trending

Prof Ali Maschan Moesa di Probolinggo: Waspada Setan Gepeng!

  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO – Ketua Baznas Jawa Timur sekaligus tokoh senior Nahdlatul Ulama atau NU, Prof. Dr. H. Ali Maschan Moesa, M.Si, memberikan peringatan terhadap dampak negatif penggunaan ponsel pintar (smartphone) di kalangan generasi muda.

Hal itu disampaikannya dalam Pengajian Umum Haflatul Imtihan ke-43 Pondok Pesantren Salafiyah Miftahul Ulum An-Nur, Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Rabu (4/2/2026) malam.

Dalam pengajian umum haflatul imtihan bertema “Merawat Tradisi Salaf Mengokohkan Keilmuan Khalaf” tersebut, Prof. Ali Maschan secara spesifik menjuluki ponsel pintar sebagai “Setan Gepeng”.

Tuhan di Genggaman dan Krisis Mental

Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya (2011) ini menyoroti fenomena Generasi Z yang dijuluki sebagai digital native. Menurutnya, ketergantungan pada teknologi telah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan.

“Generasi ini tuhannya adalah HP,” ujar Ketua PWNU Jawa Timur periode 1999-2008 tersebut.

Lewat perangkat berbentuk gepeng itu, generasi Z bisa mengakses segala hal. Termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) seperti Gemini milik Google atau ChatGPT milik Open AI.

Ia menambahkan, ketika menghadapi masalah hidup, anak muda zaman sekarang cenderung mencari solusi kepada teknologi daripada meminta arahan orang tua atau guru.

Fenomena “meminta fatwa” pada AI ini, menurutnya, menjadi salah satu pemicu rapuhnya mentalitas generasi muda.

Kaitan AI dan Angka Bunuh Diri

Merujuk pada data Kementerian Kesehatan RI, Prof. Ali Maschan mengungkapkan bahwa angka bunuh diri tertinggi terjadi pada rentang usia 15-28 tahun. Hal itu tak lepas dari krisis mental yang terjadi.

Ia mencontohkan kasus lulusan sarjana yang merasa buntu karena tak kunjung mendapat pekerjaan meskipun sudah berkonsultasi dengan AI.

Mereka tanya ke AI, tapi setelah berbulan-bulan tidak dapat kerja, mereka putus asa lalu muncul inisiatif bunuh diri.

“Hati-hati bagi yang punya anak usia ini (Generasi Z). Ini (smartphone) setan gepeng,” ujar Ali Maschan Moesa, sambil mengangkat ponselnya di hadapan jamaah.

Pesantren sebagai Benteng Akhlak

Sebagai solusi atas gempuran ‘Setan Gepeng’, sosok yang juga pernah duduk di kursi DPR RI ini menekankan pentingnya membenahi akhlak melalui jalur pendidikan pesantren. Baginya, pesantren adalah lembaga terbaik untuk mengkader generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual.

“Di sinilah urgensi pesantren sebagai lembaga pengkaderan bangsa. Tradisi salaf harus tetap dirawat untuk membentengi keilmuan khalaf agar tidak tersesat oleh teknologi,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOIN NU

    Intensifikasi Koin NU, LAZISNU Kabupaten Probolinggo Siap Perkuat Kemandirian Umat

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    MALANG- Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU PWNU Jawa Timur terus memacu akselerasi kemandirian ekonomi organisasi melalui Gerakan Koin NU. Langkah strategis ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Intensifikasi Gerakan Koin NU Korwil 1 Jawa Timur yang digelar di Lawang, Kabupaten Malang, Ahad (26/04/2026). Hadir dalam pertemuan penting tersebut, Ketua LAZISNU PCNU […]

  • IMG 20260310 WA0001

    LDNU Kabupaten Probolinggo Pungkasi Safari Ramadhan di Lereng Lumbang

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Media LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    LUMBANG – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo sukses menutup rangkaian program Sapa Umat (SAUM) Spesial Ramadhan. Titik terakhir kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Wonogoro, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana ciri khas program SAUM, kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah bersama warga setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Taushiyah […]

  • IMG 20260729 WA0020

    Musker 2026, MWCNU Sumberasih Usung 5 Program Strategis

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Aswandi
    • 0Komentar

    SUMBERASIH – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, resmi membuka babak baru gerak organisasinya. Melalui agenda tahunan Musyawarah Kerja (Musker) 2026 yang digelar pada Rabu (29/7/2026), MWCNU Sumberasih meluncurkan lima pilar program strategis untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat fondasi keumatan di akar rumput. Dihelat dengan penuh kehangatan dan rasa khidmat, […]

  • IMG 20260125 WA0035

    Bukan Seremoni, Ansor Bantaran Awali Masa Bakti dengan Rawat Musholla

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Alih-alih mengawali masa bakti dengan seremoni formal di dalam gedung, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Bantaran memilih “turun ke bawah” menyentuh akar rumput. Mengawali masa khidmah 2025–2028, para kader pemuda hijau ini melakukan aksi nyata membersihkan Musholla Kyai Sutris di Dusun Krajan, Desa Kropak, Ahad (25/1/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk reorientasi […]

  • IMG 20260809 WA0028

    Gandeng RSUD Tongas, LAZISNU Probolinggo Beri Layanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Dewi Puspa
    • 0Komentar

    WONOMERTO- Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar pos pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Ahad (9/8/2026). Bakti sosial ini terselenggara atas kolaborasi erat antara LAZISNU Kabupaten Probolinggo, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas, serta Pemerintah Desa Kedungsupit. Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Probolinggo, Dewi Puspa […]

  • Pengeras suara masjid

    Aturan Ramadhan 2026 di Probolinggo: Batas Speaker Hingga Larangan Dine-In

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Probolinggo menyampaikan seruan untuk menjaga marwah dan kekhusyukan Bulan Suci Ramadhan 1447 H. Dalam Taushiyah yang diterbitkan pada Rabu (18/02/2026), MUI menekankan pentingnya pembatasan operasional pengeras suara masjid serta pengaturan bagi rumah makan guna memastikan ibadah puasa berjalan tanpa gangguan kemaksiatan maupun kebisingan yang berlebihan. Ketentuan Operasional Warung […]

expand_less