Breaking News
dark_mode
Trending

Dari Sidogiri Menembus Sains Modern: Khidmah Lintas Disiplin Dr. Moch. Mahsun

  • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO, nuprobolinggo.or.id — Sanad keilmuan pesantren salaf yang kokoh kerap kali menjadi pondasi paling tangguh untuk mengarungi derasnya perkembangan sains modern.

Di tengah pesatnya tuntutan era industri dan ekonomi digital, sosok Dr. Ir. Moch. Mahsun, S.Kom., M.T. hadir memberi teladan nyata tentang bagaimana spirit seorang santri mampu bertransformasi melintasi batas-batas disiplin keilmuan, sekaligus mengabdi secara aktif di struktur organisasi ke-NU-an.

Lahir di Probolinggo pada 23 Agustus 1985, pria yang kini Associate Professor di Universitas Islam Syarifuddin, Kabupaten Lumajang ini menyimpan rekam jejak yang unik: memadukan tempaan pesantren salaf, penguasaan teknologi informasi, teknik industri, hingga kepakaran doktor di bidang Ekonomi Syariah.

Gemblengan Enam Tahun di Rahim Sidogiri

Akar spiritual dan kedisiplinan hidup Moch. Mahsun ditanam secara mendalam di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Selama enam tahun berturut-turut, sejak tahun 2000 hingga 2006, ia menimba ilmu agama, mengasah pemahaman fiqih, serta menyerap tradisi kemandirian yang menjadi kekhasan pesantren legendaris tersebut.

Bagi Mahsun, pesantren bukanlah tempat yang mengurung minat pada kemajuan zaman. Didikan dari para kyai Sidogiri justru menumbuhkan kesadaran bahwa ilmu agama dan sains modern tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dipadukan untuk menghadirkan maslahat bagi masyarakat luas.

Selepas menyelesaikan pendidikannya di pesantren, ia melangkah mantap menembus batas baru. Niatnya satu: membuktikan bahwa santri tidak gagap menghadapi arus teknologi.

Petualangan Lintas Disiplin: Dari Barisan Kode hingga Ekonomi Syariah

Langkah akademis yang ditempuh Dr. Mahsun terbilang sangat progresif. Ia mengawali perjalanan pendidikan tingginya di bidang Teknik Informatika hingga merampungkan S1 pada tahun 2013.

Tak puas hanya menguasai dunia pemrograman dan sistem komputer, ia melanjutkan studi S2 di bidang Teknik Industri di Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya dan lulus pada tahun 2017.

Kombinasi antara logika sistem informasi dan ketajaman analisis teknik industri melahirkan perspektif ilmiah yang langka. Terlebih ketika ia memutuskan untuk mengaitkan keahlian teknologinya dengan riset-riset keislaman.

Puncak kualifikasi akademiknya diraih tatkala ia menyelesaikan program Doktoral (S3) di bidang Ekonomi Syariah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tahun 2024. Di sinilah seluruh mosaik keilmuannya menyatu: penguasaan arsitektur teknologi informasi, analisis tata kelola industri, dan pemahaman hukum ekonomi Islam yang berbasis maqashid syariah.

Penggerak Literasi NU dan Editor Jurnal Internasional

Di tengah kesibukannya sebagai akademisi dan peneliti, kecintaan Dr. Mahsun pada dunia dakwah literasi dan media di lingkungan Nahdlatul Ulama tidak pernah surut.

Di struktur organisasi PCNU Kabupaten Probolinggo, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Kabupaten Probolinggo untuk dua periode khidmah berturut-turut: 2020–2025 dan 2026–2031.

Tidak hanya di tingkat struktural cabang, ia juga memimpin langsung dapur redaksi jurnal ilmiah yang dikelola oleh LTN NU Probolinggo. Di tangannya, tradisi tulis-menulis dan diseminasi pemikiran Islam Ahlussunnah wal Jamaah dikawal secara profesional berbasis standar akademik global.

Kiprahnya dalam penguatan publikasi ilmiah juga merambah kancah nasional dan internasional. Pernah dipercaya sebagai Kepala LPPM Universitas Islam Syarifuddin, Mahsun aktif mendampingi tata kelola jurnal di berbagai perguruan tinggi di tanah air.

Pengakuan atas kapasitasnya terbukti dari kepercayaannya sebagai Reviewer jurnal internasional bereputasi seperti Taylor & Francis, serta undangan narasumber di luar negeri termasuk di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

Menjangkau Anak-Anak Pekerja Migran di Kuala Lumpur

Di balik tumpukan riset dan kepemimpinan di lembaga media, sisi kepedulian sosial khas santri tampak nyata dari dedikasinya dalam pengabdian masyarakat internasional. Mahsun terjun membimbing dan mendampingi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Melalui kerja sama dengan PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur, ia mendampingi anak-anak PMI dalam melatih literasi penulisan karya tulis serta memperkuat wawasan kebangsaan dan keislaman.

Bagi Mahsun, memastikan anak-anak pahlawan devisa mendapatkan akses pendidikan literasi yang layak adalah bagian dari jihad kultural yang mulia.

Refleksi Sumpah Pemuda dan Kebangkitan Intelektual Santri

Momentum Hari Santri dan Hari Sumpah Pemuda membawa Dr. Mahsun pada perenungan mendalam tentang arah gerak generasi muda hari ini. Menurutnya, warisan besar para ulama dan pahlawan harus dijawab dengan karya nyata dan ketajaman pena.

“Setiap memperingati Sumpah Pemuda, saya selalu merenung: jika pemuda 1928 mampu menyatukan bangsa melalui keberanian dan gagasan, apa yang sedang diperjuangkan santri hari ini?” ungkap Dr. Mahsun penuh kontemplasi.

Ia merefleksikan keteladanan KH. Sa’doellah Nawawie dari Sidogiri yang menginspirasi pentingnya menjaga tradisi keilmuan sekaligus menanggung jawab masa depan generasi.

“Namun, menjaga warisan pesantren tidak cukup hanya dengan mengenang kebesaran para pendahulu. Kita perlu bertanya, sudahkah ilmu yang kita pelajari melahirkan karya yang bermanfaat bagi bangsa? Jangan sampai santri begitu tekun membaca pemikiran ulama terdahulu, tetapi kehilangan keberanian untuk menuliskan pemikirannya sendiri.”

“Jika pemuda 1928 mengikrarkan persatuan Indonesia, mari santri hari ini mengikrarkan kebangkitan intelektual melalui pena. Jangan hanya bangga mewarisi sejarah pesantren, tetapi beranilah menulis sejarah baru bagi bangsa!” tegasnya.

Menerjemahkan Spirit Kesantrian Hari Ini

Bagi masyarakat di wilayah PCNU Kabupaten Probolinggo—khususnya di kawasan Bantaran tempat ia berpijak—perjalanan hidup Dr. Ir. Moch. Mahsun, S.Kom., M.T. membuktikan bahwa tempaan pesantren salaf mampu melahirkan ilmuwan dan organisator yang visioner.

Jika Resolusi Jihad 1945 menggerakkan fisik dan mental santri untuk mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini perjuangan tersebut dilanjutkan melalui ketajaman pena, pengawalan literasi digital di LTN NU, serta karya ilmiah yang mencerahkan peradaban bangsa.

Perjalanan Dr. Moch. Mahsun menegaskan pesan terang bagi segenap generasi muda: bahwa berakar pada tradisi pesantren adalah modal utama untuk menguasai sains modern sekaligus merawat khidmah di jalan umat. (*)

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 04 27 at 07.08.10 (1)

    Tancap Gas di Sumberkare, IPNU-IPPNU Wonomerto Sasar Desa Terluas di Zona Barat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    WONOMERTO-Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VII di MTs Ainul Yaqin, Desa Sumberkare, Ahad (26/04/2026). Forum tertinggi tingkat kecamatan ini bukan sekadar pergantian nakhoda, melainkan sebuah langkah strategis untuk mengekspansi sayap kaderisasi ke wilayah zona barat. Pemilihan Desa Sumberkare sebagai lokasi kegiatan dilakukan bukan tanpa alasan. Secara […]

  • Aac1eaa2 0888 441e ae22 4806eadfbf20

    KUA Wonomerto Edukasi Masyarakat Ukur Arah Kiblat Lewat Rasydul Qiblat

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wonomerto mengedukasi masyarakat mengenai cara sederhana dan akurat untuk memastikan arah kiblat melalui fenomena Rasydul Qiblat. Edukasi tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Rasydul Qiblat yang digelar di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Wonomerto, Senin (13/7/2026). Kegiatan dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Wonomerto, H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag., M.H., […]

  • WhatsApp Image 2026 06 07 at 18.53.49

    Ketua PCNU Probolinggo: Pelantikan Jadi Momentum Penguatan Khidmat dan Sinergi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN – Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menyampaikan pesan penting dalam sambutannya saat pelantikan di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Ahad (7/6/2026). Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan ritme organisasi untuk menjawab tantangan umat. Berikut adalah pokok-pokok pikiran dari sambutan lengkap Kiai Teguh: Pelantikan sebagai Momentum Kebersamaan Pertemuan hari […]

  • IMG 20250508 WA0025

    Membumikan Dzikir dan Munajat untuk Muktamar dan Muskercab

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Rais Syuriah PCNU Kab. Probolinggo
    • 0Komentar

    MUKTAMAR ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, kini sudah di depan mata. Sebagai forum musyawarah tertinggi jam’iyah, hajat lima tahunan ini tidak hanya menjadi ajang strategis untuk merumuskan program kerja dan aturan organisasi, tetapi juga momentum penting dalam menentukan kepemimpinan Rais ‘Am dan […]

  • 1000439921

    Solidaritas Nahdliyyin Dringu Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    DRINGU– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini digelar di sejumlah pasar di Kecamatan Dringu, termasuk Pasar Dringu, Pasar Keldhuk, dan Pasar Bawang pada Rabu 7 Januari 2026. Pantauan di lokasi, para kiai, ustad, serta warga […]

  • Db2adff1 09e1 43c0 859a 2c9c1b1dab9d

    Jelang Ramadhan, Lazisnu Probolinggo Mulai Distribusikan Wakaf Al Qur’an

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdhatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Probolinggo mulai distribusikan wakaf Al Qur’an. Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap menjelang Ramadhan di Bulan Sya’ban, hingga pada bulan ramadhan. Adapun Lazisnu Kabupaten Probolinggo bermitra dengan Rumah Syamil Qur’an Probolinggo, King Salman, Yayasan Rumah Tahfidz Probolinggo, Rohis Al Madina dan Yapin Probolinggo. […]

expand_less