Breaking News
dark_mode
Trending

Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Ikuti Pelatihan Teknis Produksi dan Keamanan Pangan Frozen Food, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO – Komitmen dalam meningkatkan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi perempuan terus diwujudkan oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam kegiatan Pelatihan Teknis Produksi serta Keamanan Pangan Industri Kecil Frozen Food yang diselenggarakan selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Oktober 2026, bertempat di Kanaya Ballroom, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sekaligus kemampuan dalam mengembangkan usaha di bidang industri olahan pangan, khususnya produk makanan beku atau frozen food.

Pelatihan yang menghadirkan materi seputar teknis produksi, pengolahan bahan pangan, hingga keamanan pangan tersebut tidak hanya memberikan pembekalan secara teoritis. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti praktik langsung pembuatan berbagai produk olahan makanan yang memiliki potensi pasar cukup menjanjikan.

Dalam sesi praktik, peserta diajak mempelajari proses pembuatan aneka produk frozen food, di antaranya empek-empek, dimsum, dan udang keju. Mulai dari pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, proses pembentukan produk, hingga memperhatikan kualitas dan kebersihan selama proses produksi.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya menyimak penjelasan instruktur, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan pembuatan produk. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata, baik untuk kebutuhan pengembangan usaha maupun sebagai peluang merintis usaha baru.

Salah satu peserta dari Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Yayuk Hasanah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan banyak manfaat, terutama bagi perempuan yang ingin meningkatkan keterampilan dalam bidang pengolahan pangan dan membuka peluang usaha mandiri.

Yayuk secara khusus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Bapak Haji Faisol Riza, yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakil Menteri Perindustrian, Bapak Haji Faisol Riza, atas perhatian dan fasilitas yang telah diberikan melalui kegiatan ini. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, karena tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga bisa langsung mempraktikkan cara membuat produk frozen food. Ini menjadi pengalaman dan ilmu baru yang sangat berharga untuk dikembangkan ke depannya,” ungkap Yayuk Hasanah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya kaum perempuan yang memiliki semangat untuk belajar, berwirausaha, dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Menurutnya, keterampilan dalam mengolah makanan merupakan salah satu peluang usaha yang cukup potensial. Terlebih, produk frozen food saat ini semakin diminati masyarakat karena praktis, mudah disimpan, dan dapat menjadi alternatif makanan siap olah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lebih dari sekadar belajar membuat makanan, pelatihan ini juga memberikan pemahaman bahwa keamanan pangan merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan dalam menjalankan usaha kuliner. Produk yang berkualitas bukan hanya dinilai dari cita rasa dan tampilannya, tetapi juga dari kebersihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, serta standar keamanan pangan yang diterapkan.

Bagi Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, keikutsertaan dalam kegiatan ini sejalan dengan semangat organisasi untuk terus mendorong perempuan agar berdaya, mandiri, produktif, dan mampu memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Fatayat tidak hanya menjadi ruang bagi perempuan untuk berorganisasi dan mengembangkan kapasitas sosial, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan keterampilan serta membuka akses terhadap berbagai peluang pemberdayaan ekonomi.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para kader Fatayat dapat menjadi bagian dari perempuan yang tidak hanya memiliki semangat berorganisasi, tetapi juga mempunyai keterampilan praktis yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha produktif.

Ilmu yang diperoleh selama tiga hari pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman selama mengikuti kegiatan. Lebih dari itu, pengetahuan dan keterampilan tersebut dapat ditularkan kepada kader lainnya, lingkungan keluarga, serta masyarakat sekitar.

Semangat pemberdayaan ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk ikut berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian. Dengan keterampilan, pendampingan, dan kesempatan yang tepat, perempuan dapat menciptakan peluang usaha sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260126 WA0046

    Dibalik Meriah dan Khidmatnya Inaugurasi PAC GP Ansor Sumberasih, Ada Kisah Dukungan Setia Keluarga

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Sumberasih – Suasana meriah dan khidmat menyelimuti acara inaugurasi Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Sumberasih yang digelar dengan penuh semangat kebersamaan dan nilai-nilai ke-NU-an. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi para kader muda Ansor untuk meneguhkan komitmen berkhidmat kepada organisasi, agama, dan bangsa. Di balik rangkaian acara yang berlangsung tertib dan penuh makna, terselip […]

  • C9b42370 c1d8 4bbb b869 459bda1a2b05

    Usai Diklat Pelatih di Kediri, Aan Bawa Misi Penguatan Kaderisasi CBP KPP Probolinggo

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Wakil DKC CBP KPP Kabupaten Probolinggo, Abdut Tawwabbur Rochman atau yang akrab disapa Aan, rampung mengikuti Diklat Pelatih CBP KPP yang digelar DKC CBP KPP Kabupaten Kediri pada 14–17 Mei 2026 di Purwotengah, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Keikutsertaan Aan menjadi bagian dari langkah strategis DKC CBP KPP Kabupaten Probolinggo dalam memperkuat kapasitas kader, […]

  • IMG 20260201 WA0041

    Dilema Qashar Shalat Haji hingga Sengketa Wakaf Keluarga Jadi Bahasan Hangat Bahtsul Masail PCNU Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    BANTARAN – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar musyawarah keagamaan intensif di Pondok Pesantren Salafiyah Miftahul Ulum An-Nur, Kropak, Bantaran, Ahad (1/2/2026). Agenda ini mempertemukan para kiai, asatid, dan utusan pesantren se-Kabupaten Probolinggo untuk membedah dua persoalan kontemporer yang tengah menjadi sorotan publik. Bolehkah Jamak Qashar Jamaah Haji di Arafah? Persoalan pertama yang […]

  • IMG 20250420 WA0022

    Bersama Fatayat, Yayasan Roudlotul Hidayah Gelar Khitan Massal

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Dalam rangka Halal bihalal dan Haul. Yayasan Pendidikan Roudlotul Hidayah Gelar Khitan Massal di Halaman yayasan setempat, Desa Curah Dringu Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. Minggu (20/04/2025) Kegiatan tersebut bermitra dengan PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo. Dan dalam hal ini Fatayat mengirimkan 11 Delegasi anak yang di khitan. Sofia selaku ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo […]

  • IMG 20260216 WA0029

    SMK NU Bantaran: Mencetak Teknisi Multimedia Berkarakter Khaira Ummah

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – LP Ma’arif NU Kabupaten Probolinggo terus memperkuat sektor pendidikan vokasi melalui SMK NU Bantaran yang memfokuskan diri pada pencetakan generasi muslim Khaira Ummah. Sekolah yang berlokasi di wilayah strategis Bantaran ini, memadukan keahlian teknologi multimedia dengan fondasi karakter santri guna menjawab tantangan dunia kerja global. Institusi ini mematok visi besar untuk menjadi pusat […]

  • Merto

    Dari SWOT ke Program Kerja, MWCNU Wonomerto Matangkan Renstra 2026–2031

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Syamsuli Akbar
    • 0Komentar

    WONOMERTO— Musyawarah Kerja (Musker) MWCNU Wonomerto, tak sekadar menjadi forum penyusunan program kerja. Ia menjadi tahap penting untuk menerjemahkan hasil refleksi, analisis, dan perencanaan strategis organisasi ke dalam agenda kerja yang lebih konkret, terukur, dan memiliki penanggung jawab yang jelas. Bertempat di Kantor MWC NU Wonomerto, Musker berlangsung Jumat (25/9/2026) mulai pukul 20.00 hingga 23.00 […]

expand_less