Breaking News
dark_mode
Trending

MWCNU Bantaran Gelar Istighosah dan Santunan Sambut Muktamar NU

  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTARAN- Menjelang perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, berbagai PCNU dan MWCNU mulai bergerak menyemarakkan syiar.

Salah satunya ditunjukkan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Bantaran, Kabupaten Probolinggo, yang menggelar kegiatan istighosah dan santunan anak yatim pada Ahad, 12 Juli 2026.

Kegiatan rohani yang dipusatkan di Aula MWC NU Bantaran, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran ini juga ditempatkan dalam rangka menyemarakkan momentum Bulan Muharram 1448 Hijriah.

Mengusung tajuk “Ceria Muharram 1448 H”, acara ini diinisiasi dan digerakkan langsung oleh panitia pelaksana dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) MWCNU Bantaran.

Acara yang berlangsung khidmat sejak pagi hari ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting struktural. Di antaranya Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo, KH Nurchotim Bahar; dan Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Jamaluddin Al-Ghozi.

Kehadiran para masyayikh dan jajaran PCNU ini memberikan suntikan semangat bagi pengurus tingkat kecamatan dalam menjalankan khidmah keumatan.

Tak hanya jajaran pimpinan cabang, antusiasme warga Nahdliyin setempat terlihat dari padatnya aula oleh kehadiran seluruh pengurus lembaga, badan otonom (Banom) di lingkungan MWCNU Bantaran, hingga para pengurus dari tingkat Ranting NU se-Kecamatan Bantaran. Kebersamaan ini menegaskan soliditas kader di akar rumput dalam menyambut pesta demokrasi dan spiritual tertinggi di tubuh NU bulan depan.

Puncak kekhidmatan acara ditandai dengan pembacaan istighosah bersama demi keselamatan bangsa dan kelancaran Muktamar ke-35 NU, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial.

Sebanyak 34 anak yatim di wilayah Kecamatan Bantaran menerima santunan secara langsung. Melalui aksi nyata ini, MWCNU Bantaran berharap berkah Muharram dan doa anak yatim dapat mengiringi langkah para ulama yang akan bermuktamar di Jombang nanti. (*)

  • Penulis: Jamaluddin
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9b65cbc4 cbd5 4457 b2cf 1b67ad476f26

    PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Siap Hadiri Musda KNPI, Dorong Regenerasi Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, 2 Juli 2026 – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Probolinggo, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk ikut menyukseskan agenda tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kepemudaan di daerah. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, menyampaikan bahwa Musda KNPI perlu segera digelar agar terjadi regenerasi dan […]

  • Ngaji ok

    Menjaga Akidah: Kajian Sullam At-Taufiq di MWCNU Wonomerto

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    WONOMERTO – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Wonomerto, Kabupaten Probolinggo mengisi kegiatan rutin bulanan dengan kajian Kitab Sullam At-Taufiq, Ahad (28/6/2026). Berlangsung di Desa Jrebeng, kecamatan setempat, kajian kitab karya Habib Abdullah bin Husayn bin Thahir itu,dipimpin oleh KH Abdul Malik Damanhuri. Diikuti jajaran pengurus Syuriyah, Tanfidziyah, Badan Otonom, dan PRNU se-Kecamatan Wonomerto. […]

  • IMG 20261022

    Semarak HSN 2026, Pendekar Pagar Nusa Probolinggo Unjuk Aksi di MPP Dringu

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Rasid
    • 0Komentar

    DRINGU, nuprobolinggo.or.id — Puluhan pendekar Pengurus Cabang (PC) PSNU Pagar Nusa Kabupaten Probolinggo menyudutkan perhatian peserta Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 lewat atraksi pencak silat khas di Mal Pelayanan Publik (MPP) Dringu, Kamis (22/10/2026). Dipimpin langsung oleh Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Probolinggo, Muhammad Nurul Huda, para pendekar hadir dengan seragam kebanggaan lengkap. […]

  • Suasana Rapat MWCNU Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo. photo_camera 1

    MWCNU Dringu Matangkan Persiapan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    DRINGU – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musyawarah Ranting yang direncanakan berlangsung pada bulan Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah konsolidasi organisasi guna memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan tertib, lancar, dan sesuai mekanisme organisasi. Rapat dihadiri jajaran pengurus harian, serta sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama di wilayah Kecamatan […]

  • Sij87qk6x9fsvvg

    Medsos Gempur Remaja dengan Konten LGBT, Orang Tua Harus Apa?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ruang digital hari ini menyuguhkan tantangan pengasuhan yang luar biasa berat bagi para orang tua. Salah satu fenomena yang kian mengkhawatirkan adalah maraknya tren dan masifnya eksposur konten terkait Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di berbagai platform media sosial. Konten terkait LGBT di berbagai platform media sosial itu, teridentifikasi menyasar kalangan anak-anak […]

  • 1778878275126 photo_camera 1

    Pesan Tegas Rais Syuriah MWCNU Dringu: Saatnya NU Bangkit Lebih Kuat dan Lebih Maju

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    DRINGU – Rais Syuriah MWCNU Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiyai Mustamir, menyampaikan harapannya agar Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Kecamatan Dringu terus berkembang pesat dan semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perkembangan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari kekuatan dalam menjaga persatuan umat, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta meningkatkan kepedulian sosial […]

expand_less