Breaking News
dark_mode
Trending

PERTIN Fatayat Wonomerto, Merawat Ukhuwah Menguatkan Khidmat

  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, terus menjaga konsolidasi dan kebersamaan kader melalui Pertemuan Rutin (PERTIN) yang digelar setiap bulan.

PERTIN bulan September 2026 berlangsung di kediaman Heni, salah satu anggota Fatayat NU, di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Minggu (13/9/2026).

Ketua PAC Fatayat NU Wonomerto, Badriya Lailatul Izzah, S.Pd., mengatakan bahwa PERTIN menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga semangat anggota dalam berkhidmat di Fatayat NU.

Ia mengajak seluruh kader untuk tetap aktif, kompak, dan saling menguatkan dalam menjalankan kegiatan organisasi.

“Teruslah semangat dalam berkhidmat di Fatayat NU. Kita harus semakin kompak, aktif, dan saling menguatkan. Jangan pernah merasa bahwa apa yang kita lakukan itu kecil atau tidak berarti. Setiap langkah dan waktu yang kita luangkan untuk mengikuti kegiatan organisasi merupakan bagian dari pengabdian yang insyaallah bernilai ibadah,” ujar Badriya.

Menurutnya, keberlangsungan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program-program besar, tetapi juga oleh konsistensi anggota dalam menjaga komunikasi, menghadiri kegiatan, serta saling mendukung dalam proses berorganisasi.

PERTIN PAC Fatayat NU Wonomerto biasanya dilaksanakan pada pekan pertama setiap bulan. Namun, pada September ini, pelaksanaannya digeser ke pekan kedua karena bertepatan dengan agenda di tingkat Pimpinan Cabang.

Lokasi kegiatan juga dilaksanakan secara bergiliran di rumah para anggota. Pola tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarkader sekaligus menjaga kedekatan antaranggota.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Yalal Wathon, dan Mars Fatayat NU. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan istigasah, pembacaan Maulid Diba’, selawat, doa, serta sambutan Ketua PAC Fatayat NU Wonomerto.

Pada sejumlah pertemuan, kegiatan juga diisi dengan kajian keagamaan. Selain itu, arisan turut menjadi bagian dari agenda sebagai sarana mempererat kebersamaan dan menambah antusiasme kehadiran anggota.

PAC Fatayat NU Wonomerto saat ini memiliki sekitar 50 anggota yang tersebar di berbagai desa di Kecamatan Wonomerto.

Badriya berharap PERTIN dapat terus menjadi ruang konsolidasi yang menjaga ukhuwah, semangat khidmat, kekompakan, dan keaktifan kader Fatayat NU di Kecamatan Wonomerto.

  • Penulis: Moch Sulaiman
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1a832fe0 db27 4c4b 879c 808896cd5c38

    Sofia Dorong Pemberdayaan Perempuan melalui Kaderisasi PC Fatayat NU Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo, Sofia, menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai instrumen utama dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan penguatan peran sosial di masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (10–11/01/2026), di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten […]

  • WhatsApp Image 2025 07 07 at 10.17.23 bb7537d2

    Dzahin Alaisa, Yatim Cilik dari Probolinggo Hafal Juz 30 di Usia 7 Tahun: Bukti bahwa Cinta Al-Qur’an Bisa Menguatkan Segalanya

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo, Jawa Timur – Di pelosok Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, seorang anak perempuan bernama Dzahin Alaisa tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak orang. Lahir pada 26 Agustus 2016, Dzahin kini berusia 7 tahun dan telah menghafal Juz 30 Al-Qur’an, serta bercita-cita menjadi seorang Hafidzoh. Dzahin adalah siswi aktif di MI Tarbiyatul Ula Desa Sumberkare, […]

  • Pelantikan

    Usung Semangat Kemandirian, PCNU Kabupaten Probolinggo Siap Dilantik

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031 akan dilantik Ahad (7/6/2026) di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Kecamatan Tegalsiwalan. Kabupaten setempat. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif. Ia adalah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang. Mengusung tema besar “Menguatkan Barisan, Menumbuhkan Kaderisasi, Menegaskan Kemandirian Jam’iyah,” kepengurusan ini hadir sebagai lanjutan dari semangat Konfercab X tahun […]

  • IMG 20260822 WA0045

    Sinergi Ulama-Umara, Rois Syuriah dan Wabup Probolinggo Jalan Sehat Bareng

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Wujud nyata sinergi ulama dan umara terpancar dalam peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Wonomerto. Rois Syuriah MWCNU Wonomerto, H. Malik Damanhuri, tampak padu berjalan berdampingan bersama Wakil Bupati Probolinggo, H. Fahmi Abdul Haq Zaini (Ra Fahmi), saat membuka dan mengikuti jalan sehat bersama ribuan warga di Lapangan Wonomerto, Sabtu (22/8/2026). Kebersamaan tokoh agama […]

  • Ali mas

    Prof Ali Maschan Moesa di Probolinggo: Waspada Setan Gepeng!

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    “Hati-hati bagi yang punya anak usia ini (Generasi Z). Ini (smartphone) setan gepeng”

  • 1778878275126 photo_camera 1

    Pesan Tegas Rais Syuriah MWCNU Dringu: Saatnya NU Bangkit Lebih Kuat dan Lebih Maju

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    DRINGU – Rais Syuriah MWCNU Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiyai Mustamir, menyampaikan harapannya agar Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Kecamatan Dringu terus berkembang pesat dan semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perkembangan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari kekuatan dalam menjaga persatuan umat, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta meningkatkan kepedulian sosial […]

expand_less