Breaking News
dark_mode
Trending

Dari SWOT ke Program Kerja, MWCNU Wonomerto Matangkan Renstra 2026–2031

  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WONOMERTO— Musyawarah Kerja (Musker) MWCNU Wonomerto, tak sekadar menjadi forum penyusunan program kerja. Ia menjadi tahap penting untuk menerjemahkan hasil refleksi, analisis, dan perencanaan strategis organisasi ke dalam agenda kerja yang lebih konkret, terukur, dan memiliki penanggung jawab yang jelas.

Bertempat di Kantor MWC NU Wonomerto, Musker berlangsung Jumat (25/9/2026) mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Forum tersebut menghasilkan rumusan program kerja MWC NU Wonomerto periode 2026–2031 secara lebih detail, mulai dari jenis kegiatan, waktu pelaksanaan, hingga penanggung jawab masing-masing kegiatan.

Musker ini merupakan kelanjutan dari workshop yang telah dilaksanakan dua hari sebelumnya, Senin–Selasa (21–22/9/2026). Workshop tersebut menjadi tahapan awal dalam proses penyusunan Rencana Strategis (Renstra) MWC NU Wonomerto 2026–2031.

Berawal dari Pertanyaan: Siapa Kita?

Berbeda dari penyusunan program kerja yang langsung berangkat dari daftar kegiatan, MWCNU Wonomerto terlebih dahulu mengajak para pengurus melakukan refleksi mendasar mengenai organisasi melalui tema “Siapa Kita”.

Tahapan ini dimaksudkan untuk membangun kesadaran bersama mengenai identitas, posisi, kapasitas, serta peran MWCNU Wonomerto dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.

Setelah proses pengenalan diri organisasi, peserta workshop melakukan analisis SWOT dengan memetakan kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan tantangan (threats) yang dihadapi organisasi.

Hasil analisis tersebut kemudian menjadi bahan dalam menyusun Renstra. Dari Renstra inilah kemudian dirumuskan sejumlah program dan kegiatan yang dipilah berdasarkan skala prioritas.

Dengan pola tersebut, program kerja MWCNU Wonomerto tidak disusun semata berdasarkan kebiasaan atau agenda rutin tahunan. Tapi berangkat dari kebutuhan, potensi, tantangan, serta arah strategis organisasi untuk lima tahun ke depan.

Musker Menentukan “Siapa Melakukan Apa dan Kapan”

Jika workshop sebelumnya lebih banyak menjawab pertanyaan “apa yang harus dilakukan organisasi?”, Musker menjadi ruang untuk menjawab pertanyaan berikutnya: “kapan dilaksanakan dan siapa yang bertanggung jawab?”

Karena itu, pembahasan dalam Musker difokuskan pada penentuan timing pelaksanaan dan penanggung jawab setiap program yang telah masuk dalam skala prioritas.

Satu per satu program dibahas untuk memastikan terdapat kejelasan waktu pelaksanaan sekaligus pihak yang akan mengawal dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaannya.

Proses tersebut membuat hasil Musker tidak berhenti pada daftar program kerja, tetapi berkembang menjadi rencana kerja yang lebih operasional.

Diawali Istighotsah dan Tahlil

Sebelum memasuki agenda organisasi, Musker diawali dengan istighotsah dan tahlil. Tradisi keagamaan tersebut menjadi pembuka sekaligus ikhtiar spiritual agar seluruh proses perumusan program kerja berjalan lancar dan membawa kemaslahatan bagi jam’iyah serta masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rais Syuriah MWCNU Wonomerto, KH Abd Malik Damanhuri, dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Wonomerto, Ustadz Muhsin.

Dalam sambutannya, jajaran pimpinan MWCNU Wonomerto menekankan pentingnya kebersamaan dan kesungguhan seluruh pengurus dalam mengawal hasil perencanaan organisasi.

Program yang telah disepakati melalui forum Musker diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi benar-benar menjadi pedoman kerja selama masa khidmat 2026–2031.

Selanjutnya, agenda inti Musker dipimpin oleh Ustadz Syamsuli Akbar.

Pembahasan berlangsung dengan mengacu pada hasil workshop dan skala prioritas yang telah dirumuskan sebelumnya. Forum berjalan secara partisipatif dengan melibatkan peserta dalam menentukan waktu pelaksanaan dan penanggung jawab masing-masing kegiatan.

Menuju Jam’iyah yang Mandiri dan Profesional

Rangkaian workshop dan Musker tersebut menjadi bagian dari upaya MWCNU Wonomerto membangun tata kelola jam’iyah yang lebih terarah.

Arah tersebut sejalan dengan visi MWCNU Wonomerto 2031, yakni:

“Membangun jam’iyah yang Islami, mandiri dan profesional yang mampu memelihara kearifan lokal, menjadi pelopor pengembangan dan peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat Wonomerto lahir dan batin.”

Visi tersebut kemudian dijabarkan melalui sejumlah misi strategis, di antaranya meningkatkan kapasitas jam’iyah menuju NU yang mandiri dan profesional; mengembangkan kegiatan keagamaan berbasis kearifan lokal; menjadi pelopor dan mediator pengembangan masyarakat; mendorong pengembangan ekonomi umat; serta berfungsi sebagai benteng pembinaan akhlak generasi muda.

Dengan selesainya Musker, MWCNU Wonomerto telah memiliki peta kerja yang lebih jelas untuk periode 2026–2031.

Program-program prioritas tidak hanya telah dirumuskan, tetapi juga telah dilengkapi dengan waktu pelaksanaan dan penanggung jawab masing-masing kegiatan.

Bagi MWCNU Wonomerto, proses tersebut menjadi langkah awal untuk membangun budaya organisasi yang lebih terencana: berangkat dari pemetaan kondisi, disusun berdasarkan prioritas, ditentukan waktunya, dan jelas siapa yang bertanggung jawab melaksanakannya.

Selanjutnya, tantangan berada pada tahap implementasi. Hasil Musker akan diuji melalui sejauh mana program-program tersebut mampu diwujudkan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan jam’iyah, pengembangan masyarakat, serta kemaslahatan warga Nahdliyin di Kecamatan Wonomerto. (*)

  • Penulis: Syamsuli Akbar
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG

    Resmi Dilantik, Ansor Leces Siap Perkuat Ekonomi dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Leces resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2028 pada Jumat, 17 April 2026. Acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum penguatan peran organisasi di tengah masyarakat. Muhammad Hafid, M.Pd resmi menjabat sebagai Ketua PAC GP Ansor Leces. Pelantikan tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi VIII […]

  • IMG 20240501 WA0015

    Peringati Hari Buruh Internasional, Sarbumusi Probolinggo Adakan Halal Bihalal

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    nuprobolinggo.or.id –Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (01/05/204), Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Probolinggo menggelar Halal Bihalal di Kantor PCNU Setempat. Kegiatan ini mengundang seluruh Banom dan Lembaga Se- Kabupaten Probolinggo sekitar 50 peserta. Ketua DPC Sarbumusi, Babul Arifandi mengatakan, sejatinya pihaknya mendapatkan undangan untuk mengikuti aksi turun jalan di […]

  • IMG 20260420 WA0008

    MWCNU Sumberasih Matangkan Persiapan Musra di Momen Halal Bihalal

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Aswandi
    • 0Komentar

    SUMBERASIH– Keluarga besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menggelar kegiatan Halal bi Halal sekaligus Sosialisasi Teknis Persiapan Musyawarah Ranting (Musra), Ahad (19/04/2026). Acara yang dipusatkan di Kantor MWCNU Sumberasih ini menjadi ajang penguatan struktural dari tingkat cabang hingga anak ranting. Kegiatan ini terasa istimewa dengan kehadiran jajaran pengurus Pimpinan Cabang […]

  • Pelantikan

    Usung Semangat Kemandirian, PCNU Kabupaten Probolinggo Siap Dilantik

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031 akan dilantik Ahad (7/6/2026) di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Kecamatan Tegalsiwalan. Kabupaten setempat. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif. Ia adalah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang. Mengusung tema besar “Menguatkan Barisan, Menumbuhkan Kaderisasi, Menegaskan Kemandirian Jam’iyah,” kepengurusan ini hadir sebagai lanjutan dari semangat Konfercab X tahun […]

  • 1273281

    LP Ma’arif NU Probolinggo Dukung Penuh Sekolah Ramah Anak

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan atau LP Ma’arif NU Kabupaten Probolinggo menyatakan dukungan penuh terhadap Surat Himbauan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo mengenai penegasan implementasi Sekolah Ramah Anak (SRA) serta pencegahan pornografi dan pornoaksi di lingkungan satuan pendidikan. Sikap resmi ini diambil sebagai langkah taktis merespons surat edaran bernomor 400.3/123/426.101/2026 yang dikeluarkan oleh […]

  • Photo 6136620161696470140 y

    Awal Baru IPNU Bantaran: Tanam Akar Kaderisasi di Sekolah Negeri

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Sofyan Sauri
    • 0Komentar

    BANTARAN– Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Probolinggo mendorong pembentukan Pimpinan Komisariat di SMAN 1 Bantaran. Langkah penembusan basis sekolah negeri ini ditekankan sebagai momentum untuk membangkitkan kembali eksistensi dan memperluas jangkauan kaderisasi pelajar NU di Kecamatan Bantaran. Hal itu mengemuka dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) XIII di Aula SMAN 1 Bantaran, […]

expand_less