Kenang Jasa Tokoh NU, MWCNU Sumberasih Gelar Ziarah Baqbaroh
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBERASIH – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menggelar ziarah baqbaroh atau ziarah makam para tokoh NU dari masa ke masa pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian kedua peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan oleh MWCNU Sumberasih.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus MWCNU Sumberasih, pengurus Ranting NU se-Kecamatan Sumberasih, serta perwakilan lembaga dan badan otonom (Banom) NU. Ziarah ini bertujuan mengenang sejarah, jasa, dan perjuangan para tokoh NU yang telah berkhidmah pada masanya dalam mengembangkan serta menjaga keberlangsungan organisasi Nahdlatul Ulama di wilayah Sumberasih.
Adapun makam tokoh NU yang diziarahi meliputi KH. Abdul Hamid di Laweyan, KH. Ahmad Joyo Faruqi di Muneng, KH. Muhammad Husin, M.Pd., KH. Basar dan KH. Ahmad Bakir di Lemah Kembar, serta sejumlah tokoh lainnya di Banjarsari, Mentor, dan Sumurmati. Secara keseluruhan, terdapat 13 tokoh NU yang menjadi tujuan ziarah dalam kegiatan tersebut.
Ketua MWCNU Sumberasih, Kiai Fauzan, bersama Ketua Panitia, Ust. Aswandi, S.Pd., mengoordinasikan kegiatan sebagai bagian dari upaya merawat ingatan sejarah dan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pendahulu kepada generasi penerus NU.
Peringatan HSN 2026 MWCNU Sumberasih mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema ini menjadi pengingat pentingnya peran santri dan generasi muda dalam menjaga tradisi keagamaan, memperkuat persatuan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Ziarah tokoh NU menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HSN 2026 yang digagas MWCNU Sumberasih. Sebelumnya, kegiatan diawali dengan Kirab Santri pada 17 Oktober 2026. Selanjutnya, pada 21 Oktober 2026 akan digelar lomba mewarnai dan Nadzom Patrol Aqidatul Awam, kemudian ditutup dengan Upacara Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MWCNU Sumberasih berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama, memperkuat khidmah kepada Nahdlatul Ulama, dan menumbuhkan semangat santri dalam membangun masa depan bangsa. (*)
- Penulis: Muhammad Malik
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar