Semarak HSN 2026, MWCNU Wonomerto Gelar Lomba Baca Kitab Santri dan Ranting
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WONOMERTO, nuprobolinggo.or.id — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonomerto siap menggelar Lomba Baca Kitab Kuning Matan Sullam Taufiq pada Ahad (25/10/2026) mendatang. Ajang yang bertempat di Kantor MWCNU Wonomerto, Dusun Petung, Desa Karengkidul, ini diselenggarakan sebagai bagian dari semarak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Perlombaan membaca kitab keagamaan ini dibagi menjadi dua kategori utama, yakni Kategori Santri dan Kategori Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Wonomerto.
Untuk kategori santri, lomba terbuka bagi santri madrasah diniyah (Madin) dan pondok pesantren putra maupun putri dengan batasan usia maksimal 16 tahun serta melampirkan fotokopi Kartu Keluarga. Sementara itu, untuk kategori pengurus, setiap Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Wonomerto diwajibkan mengirimkan minimal satu orang perwakilan.
Panitia menetapkan materi pembacaan bersifat bebas dari kitab Sullam Taufiq. Setiap peserta akan diberikan durasi tampil selama tiga menit untuk membaca teks kitab yang telah disediakan oleh panitia di lokasi perlombaan.
Sebelum tampil, seluruh peserta diwajibkan hadir 15 hingga 30 menit lebih awal untuk melakukan pendaftaran ulang, menyetor bab atau materi yang dipilih, serta mengambil nomor urut undian. Selain itu, peserta diwajibkan mengenakan pakaian seragam sekolah atau busana bebas rapi dan sopan yang mencerminkan identitas santri.
Selama perlombaan berlangsung, penilaian akan berfokus pada ketepatan kaidah pembacaan, kejelasan artikulasi, intonasi, serta tempo pembacaan teks. Panitia juga menegaskan bahwa keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Melalui ajang Lomba Baca Kitab Kuning ini, MWCNU Wonomerto berupaya merawat tradisi keilmuan keislaman khas pesantren, sekaligus menguji serta mengasah kemampuan literasi kitab kuning di kalangan santri muda dan jajaran pengurus NU di tingkat ranting. (*)
- Penulis: Muhammad Sugeng
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar