Breaking News
dark_mode
Trending

Tantangan Setelah Perda Fasilitasi Pesantren Probolinggo Disahkan

  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEHARI setelah disahkan pada Senin (6/7/2026), situs resmi PCNU Kabupaten Probolinggo, NUProbolinggo.or.id menyajikan serial edukasi mengenai Perda Fasilitasi Pesantren. Yang mengupas isi regulasi tersebut dengan bahasa yang sederhana.

Serial edukasi seperti itu sangat perlu, agar masyarakat bisa tahui bahwa perda ini bukan sekedar membuka peluang bantuan bagi pesantren. Tapi juga menegaskan jati diri pesantren sebagai lembaga yang menjaga nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, moderasi beragama, akhlak mulia, serta komitmen terhadap keutuhan NKRI.

Perda ini lahir dengan semangat keberpihakan tanpa mengurangi kemandirian pesantren. Pemerintah daerah tidak mengatur isi pendidikan atau tradisi pesantren, melainkan memberikan fasilitasi agar fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bagi kami di Bapemperda, yang paling penting adalah memastikan bahwa regulasi ini benar-benar menjadi dasar hukum yang kuat bagi pemerintah daerah untuk hadir mendampingi pesantren secara berkelanjutan, transparan, dan akuntabel serta merata bagi semua pesantren di Kabupaten Probolinggo. Tidak kemudian malah berpihak pada pesantren tertentu.

Kehadiran perda ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pesantren sebagai pusat pendidikan, pembinaan akhlak, pemberdayaan ekonomi umat, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun Kabupaten Probolinggo.

Ke depan, tantangan kita bukan lagi pada pembentukan perdanya, melainkan memastikan implementasinya berjalan dengan baik melalui peraturan pelaksana, peraturan bupati, penganggaran yang memadai, serta sinergi seluruh perangkat daerah.

Dengan demikian, manfaat perda ini benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh pesantren dan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Juga perlu dipahami bahwa perda ini bukan dasar peraturan bagi pemberian instentif bagi guru ngaji atau pengajar keagamaan lainnya. Itu merupakan subjek yang berbeda. (*)

  • Penulis: Arief Hidayat (Anggota DPRD Kab. Probolinggo)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 07 25 at 20.58.28

    Bimtek KOIN NU Probolinggo, Kiai Teguh: LAZISNU Hidup, PCNU Hidup

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar Pembinaan Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Shadaqah (UPZIS) serta Sosialisasi Intensifikasi KOIN NU di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWC, Ranting, serta perwakilan Badan Otonom (Banom) seperti Muslimat NU, […]

  • 1000439898

    ASWAJA NU Center Probolinggo Jaga Ruh Kebersamaan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar
  • IMG 20260527 WA0022

    Kisah Heroisme Sunyi Petugas Haji Probolinggo di Terik Mina

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    MINA– Terik matahari di atas hamparan tenda putih Mina seolah membakar apa saja yang menyentuh bumi. Angka di termometer merangkak naik, menembus batas cuaca ekstrem yang menguras fisik. Di luar sana, jutaan manusia bergerak laksana lautan putih, bergemuruh melangkah menuju jembatan Jamarat untuk melontarkan batu-batu kerikil, sebuah simbol perlawanan terhadap kebatilan. Namun, di dalam sebuah […]

  • WhatsApp Image 2026 05 17 at 11.03.40

    KUA Wonomerto Ajak NU Bersinergi Cegah Pernikahan Dini

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Wonomerto, Wawan Ali Suhudi, mengajak seluruh elemen Nahdlatul Ulama atau NU Kabupaten Probolinggo bersinergi menekan angka pernikahan dini dan mendongkrak kualitas pendidikan generasi muda. Hal itu ditegaskan Wawan saat menghadiri kegiatan rutin Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonomerto di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Ahad (17/5/2026). Dalam […]

  • Cuplikan layar 2026 05 09

    Mawar Thaif dan Getaran Batin Jemaah Probolinggo di Jalur Miqat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MEKKAH – Sepekan sudah jemaah haji kloter awal asal Kabupaten Probolinggo menghirup udara Makkah Al-Mukarramah. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Madinah, kini fokus jemaah beralih pada penggalian makna spiritual melalui safari umrah dan napak tilas sejarah di berbagai titik miqat yang mengelilingi Kota Suci. Miqat bukan sekadar garis batas geografis untuk […]

  • IMG 20250125 WA0015

    Haul Kiai Mahfudz Basya, Ini Nasihat Gus Milad kepada Para Santri dan Alumni

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo, nuprobolinggo.or.id/Nama KH. Mahfudz Basya tak pernah lekang dari ingatan masyarakat Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Terutama di Dusun Klobungan, Desa Tegalsiwalan. Kiai yang dikenal dengan dedikasinya “Dibalik Layar” ini terus dikenang oleh para santri, alumni dan masyarakat. Kecintaan alumni dan masyarakat setempat pada Kiai Mahfudz Basya terlihat nyata pada peringatan Haul di Halaman Pondok Pesantren Darul […]

expand_less