Fatayat NU Wonomerto Unjuk Produk Lokal, Camat Dorong Penguatan UMKM
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WONOMERTO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Wonomerto memanfaatkan Bazar UMKM se-Kecamatan Wonomerto sebagai ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus mengembangkan potensi usaha anggotanya. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jumat-Sabtu (21-22/8/2026), tersebut mendapat dukungan dari Camat Wonomerto, Rasyidhi, S.Sos., M.M.
Rasyidhi menyampaikan dukungannya saat membuka sekaligus meninjau pelaksanaan bazar yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI). Ia menekankan pentingnya kegiatan semacam itu untuk memperkuat keberadaan UMKM dan mengangkat produk berbasis potensi lokal.
“Bagaimana kita tujuannya untuk memberdayakan UMKM-UMKM yang ada di Kecamatan Wonomerto. Tujuannya sekiranya bisa menonjolkan, kita ingin mencari produk-produk khas yang betul-betul murni, yang bahan bakunya dari lokal,” ujar Rasyidhi.
Dukungan tersebut menjadi momentum bagi Fatayat NU Wonomerto untuk memperkenalkan produk dan keterampilan usaha yang dikembangkan kepada masyarakat.
Ketua PAC Fatayat NU Wonomerto, Badriya Lailatul Izza atau akrab disapa Ning Ela, hadir bersama sejumlah pengurus PAC Fatayat NU Wonomerto. Mereka membawa produk khas Fatayat NU Wonomerto untuk dikenalkan kepada pengunjung bazar.
“Kami ikut berpartisipasi dengan membawa produk khas Fatayat NU Wonomerto untuk mengenalkan kepada masyarakat. Namun, juga tidak berhenti di sini, kami juga membuka jahit baju, bordir. Dan bisa pesan baju, pakaian, busana dengan produk kami,” ujar Ning Ela.
Selain memperkenalkan produk, Fatayat NU Wonomerto juga menawarkan jasa jahit dan bordir serta menerima pesanan berbagai jenis pakaian dan busana. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan usaha sekaligus memperkenalkan keterampilan yang dimiliki anggotanya.
Bazar UMKM se-Kecamatan Wonomerto diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari PKK, organisasi kemasyarakatan, pelaku UMKM, pedagang kaki lima, perwakilan desa hingga masyarakat umum. Sebanyak sembilan desa turut berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut.
Keikutsertaan Fatayat NU Wonomerto menjadi salah satu bentuk partisipasi organisasi dalam menggerakkan potensi ekonomi masyarakat. Dengan dukungan pemerintah kecamatan, produk dan keterampilan yang dikembangkan diharapkan semakin dikenal serta memiliki peluang untuk tumbuh sebagai bagian dari kekuatan ekonomi lokal Wonomerto. (*)
- Penulis: Moch Sulaiman
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar