Breaking News
dark_mode
Trending

Dzahin Alaisa, Yatim Cilik dari Probolinggo Hafal Juz 30 di Usia 7 Tahun: Bukti bahwa Cinta Al-Qur’an Bisa Menguatkan Segalanya

  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Baju Putih (Dzahin Alaisa) bersama pengurus fatayat Kabupaten Probolinggo

Probolinggo, Jawa Timur – Di pelosok Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, seorang anak perempuan bernama Dzahin Alaisa tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak orang. Lahir pada 26 Agustus 2016, Dzahin kini berusia 7 tahun dan telah menghafal Juz 30 Al-Qur’an, serta bercita-cita menjadi seorang Hafidzoh.

Dzahin adalah siswi aktif di MI Tarbiyatul Ula Desa Sumberkare, Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Sejak duduk di kelas 1, ia telah menunjukkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. Kini, saat duduk di kelas 3, semangatnya semakin kuat—bahkan ia sudah memulai hafalan ke juz berikutnya.

Yang luar biasa, Dzahin menjalani semua itu setelah kehilangan sang ayah di usia 5 tahun, saat ia masih duduk di TK kecil. Adik laki-lakinya kala itu bahkan baru berusia 21 hari. Namun, status yatim tak membuatnya terpuruk. Ia justru menjadikan hafalan Al-Qur’an sebagai bentuk baktinya kepada orang tua, terutama kepada ayahnya yang telah tiada.

“Aku ingin menjadi Hafidzoh, supaya bisa hadiahkan mahkota untuk Ayah di surga,” ucap Dzahin dengan penuh keyakinan.

Semangat Dzahin tak lepas dari peran besar sang ibunda, Chofidatur Rodiyah, seorang ibu yang tak hanya tegar membesarkan anak-anaknya, tetapi juga aktif sebagai anggota komunitas Hafidzoh Fatayat NU Kabupaten Probolinggo. Di tengah kesibukannya sebagai ibu, Rodiyah terus memberi teladan bahwa hidup harus dijalani dengan syukur, tekad, dan nilai-nilai Qur’ani.

“Saya hanya berusaha mendampingi dan mendoakan. Dzahin punya tekad kuat sendiri. Sejak kecil sudah senang mendengar murotal dan ikut menghafal sendiri di rumah. Saya bersyukur Allah titipkan anak seperti dia,” ungkap Rodiyah.

Kisah Dzahin adalah pengingat bahwa kekuatan sejati datang dari iman dan ilmu. Di tengah keterbatasan, Al-Qur’an menjadi sumber kekuatan yang membentuk akhlak, mental, dan cita-cita.

Dzahin menjadi bukti bahwa dari desa kecil seperti Sumberkare pun bisa lahir bintang yang bersinar terang. Ia menginspirasi banyak anak seusianya bahwa menjadi penghafal Qur’an bukan hanya mungkin, tapi mulia. Dan bahwa setiap anak Indonesia, dari kota hingga desa, punya peluang besar untuk meraih kemuliaan dengan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Db2adff1 09e1 43c0 859a 2c9c1b1dab9d

    Jelang Ramadhan, Lazisnu Probolinggo Mulai Distribusikan Wakaf Al Qur’an

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdhatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Probolinggo mulai distribusikan wakaf Al Qur’an. Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap menjelang Ramadhan di Bulan Sya’ban, hingga pada bulan ramadhan. Adapun Lazisnu Kabupaten Probolinggo bermitra dengan Rumah Syamil Qur’an Probolinggo, King Salman, Yayasan Rumah Tahfidz Probolinggo, Rohis Al Madina dan Yapin Probolinggo. […]

  • PAMEX

    Khidmah Abadi Pak M: Dari Meja TU hingga Mimbar Akademik UNUJA

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 3Komentar

    SIANG itu, Jum’at Legi, 13 Februari 2026, aspal jalan raya Probolinggo tampak memantulkan panas yang samar. Saya memacu kendaraan meninggalkan Dringu dengan Karimun, bergerak ke arah timur menyisir jalur Pantura. Perjalanan ini bukanlah perjalanan biasa. Di kursi samping, seolah ada tumpukan kenangan tahun 2006/2007 yang ikut serta. Tujuan saya satu: Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton. Sebuah […]

  • Ngaji ok

    Menjaga Akidah: Kajian Sullam At-Taufiq di MWCNU Wonomerto

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    WONOMERTO – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Wonomerto, Kabupaten Probolinggo mengisi kegiatan rutin bulanan dengan kajian Kitab Sullam At-Taufiq, Ahad (28/6/2026). Berlangsung di Desa Jrebeng, kecamatan setempat, kajian kitab karya Habib Abdullah bin Husayn bin Thahir itu,dipimpin oleh KH Abdul Malik Damanhuri. Diikuti jajaran pengurus Syuriyah, Tanfidziyah, Badan Otonom, dan PRNU se-Kecamatan Wonomerto. […]

  • WhatsApp Image 2026 01 25 at 11.49.42

    Harlah 1 Abad NU Wonomerto Probolinggo: Dari ‘Narek Urunan’ ke ‘Nurok Urunan’

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader untuk mengubah paradigma berorganisasi dari “Narek Urunan” (Menarik Iuran) menjadi “Nurok Urunan” (Kesadaran Berkontribusi). Pesan ini menjadi salah satu poin utama dalam peringatan Isra’ Mikraj sekaligus tasyakuran Harlah 1 Abad NU di Desa Kareng Kidul, kecamatan setempat pada Sabtu […]

  • IMG 20260310 WA0001

    LDNU Kabupaten Probolinggo Pungkasi Safari Ramadhan di Lereng Lumbang

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Media LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    LUMBANG – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo sukses menutup rangkaian program Sapa Umat (SAUM) Spesial Ramadhan. Titik terakhir kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Wonogoro, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana ciri khas program SAUM, kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah bersama warga setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Taushiyah […]

  • 1000439898

    ASWAJA NU Center Probolinggo Jaga Ruh Kebersamaan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar
expand_less