Sambut Hari Santri, NU Muneng Gelar Ziarah Pendahulu Pengurus
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBERASIH – Menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Muneng bersama Ansor Muneng dan MWCNU Sumberasih menggelar ziarah ke makam para pendahulu pengurus NU di wilayah Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ziarah diawali dengan titik kumpul di ndalem KH. Babul Khoir, tepatnya di kawasan Tugu NU Muneng, sebelum rombongan memulai perjalanan ziarah pada pukul 16.30 WIB. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih kepada para pendahulu yang telah merintis serta mengembangkan perjuangan Nahdlatul Ulama di Desa Muneng.
Ketua Tanfidziyah PRNU Muneng, Kyai. Satiman, bersama Rais Syuriyah, Kyai. Lukman Hakim, menjadi bagian dari jajaran pengurus yang menggerakkan kegiatan tersebut bersama kader dan pengurus NU setempat.
Ziarah ini tidak sekadar menjadi tradisi menjelang Hari Santri, tetapi juga sarana mengenang jasa para ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat tersebut berkaitan erat dengan Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, yang menjadi salah satu momentum penting dalam sejarah perjuangan bangsa.
Melalui kegiatan ini, para pengurus berharap generasi penerus NU dapat mengenal sejarah perjuangan para pendahulu, menjaga tradisi ziarah, serta melanjutkan khidmah kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan ulama dan santri. Dengan mengenang jasa para pendahulu, NU Muneng berupaya menjaga kesinambungan perjuangan organisasi sekaligus menanamkan nilai penghormatan, persatuan, dan tanggung jawab kepada generasi berikutnya. (*)
- Penulis: Muhammad Malik
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar