Buka Rangkaian HSN 2026, MWCNU Sumberasih Gelar Kirab Santri
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBERASIH— Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Sumberasih resmi membuka seluruh rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan menggelar Kirab Santri pada Sabtu (17/10/2026) malam.
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, aksi syiar kebangsaan ini menyusuri rute mulai dari Tugu NU Jangur dan berakhir di Kantor MWCNU Sumberasih.
Peluncuran rangkaian HSN 2026 tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, Ketua MWCNU Sumberasih Kiai Fauzan, serta Ketua Panitia Ustaz Aswandi. Selain itu, jajaran pengurus Ranting NU se-Kecamatan Sumberasih bersama perwakilan lembaga dan badan otonom (Banom) NU turut memadati lokasi acara.
Ketua Panitia HSN 2026 MWCNU Sumberasih, Ustaz Aswandi menyampaikan, Kirab Santri menjadi sarana syiar Islam sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh elemen Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan hingga desa. Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi dan harmonisasi antara pengurus MWC, Ranting, lembaga, serta Banom NU dalam mengawal kesuksesan seluruh agenda peringatan HSN tahun ini.
Kirab Santri merupakan agenda perdana dari empat rangkaian kegiatan besar yang disiapkan MWCNU Sumberasih. Setelah pelaksanaan kirab, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah tokoh dan muassis NU pada Minggu, 18 Oktober 2026. Selanjutnya, panitia menggelar Lomba Mewarnai serta Lomba Nadhom Patrol Aqidatul Awam pada Rabu, 21 Oktober 2026, sebelum akhirnya ditutup dengan Upacara Khidmat HSN pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Ketua MWCNU Sumberasih Kiai Fauzan menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini tidak hanya ditujukan bagi kalangan santri, melainkan juga melibatkan lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat luas. Melalui beragam kegiatan tersebut, MWCNU Sumberasih berikhtiar menjaga tradisi pesantren, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman, serta mengukuhkan peran santri dalam merawat persatuan dan meretas jalan menuju Indonesia Emas. (*)
- Penulis: Muhammad Malik
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar