Semarak HSN 2026, LDNU Probolinggo Ajak Santri Tahfidz Simaan Al-Qur’an
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANTARAN– Banyak cara dilakukan untuk memperingati Hari Santri Nasional atau HSN 2026. Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Probolinggo misalnya, menggelar kegiatan Simaan dan Khotmil Qur’an bersama para santri Rumah Tahfidz se-Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan penuh khidmat tersebut bertempat di Rumah Tahfidz Sholeh Mudzakkir, Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, pada Ahad,18 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus LDNU Kabupaten Probolinggo, pengasuh Rumah Tahfidz yang tergabung dalam Yayasan Rumah Tahfidz Probolinggo (YARUTHAB) , serta puluhan santri penghafal Al-Qur’an.
Ketua LDNU Kabupaten Probolinggo Ust Jamaluddin Alghozi menyampaikan bahwa kegiatan Simaan Al-Qur’an ini merupakan bentuk rasa syukur dan ikhtiar batin para santri dalam menyambut Hari Santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang.
“Hari Santri bukan hanya seremonial upacara, tapi momentum mengembalikan jati diri santri sebagai penjaga Al-Qur’an. Maka kami dari LDNU memilih menyambut HSN 2026 dengan cara yang paling santri, yaitu Simaan dan Khotmil Qur’an. Kami ingin langit Probolinggo bergema dengan bacaan Qur’an dari santri-santri kita,” ujar beliau dalam sambutannya.
Sementara itu, Pengasuh Rumah Tahfidz Sholeh Mudzakkir Kropak Bantaran yang sekaligus Ketua LDNU Kabupaten Probolinggo , menyambut haru atas dipilihnya tempatnya sebagai tuan rumah.
“Kami sangat bangga dan terharu, Rumah Tahfidz kami yang dirintis sejak tahun 2012 silam kini telah mampu mencetak santri penghafal Alquran. Ini menjadi motivasi besar bagi anak-anak santri tahfidz kami untuk terus semangat menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan Simaan Al-Qur’an 30 Juz secara bergiliran oleh para santri Rumah Tahfidz Probolinggo, doa Khotmil Qur’an, dan ditutup dengan Mauidhoh Hasanah serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kejayaan Nahdlatul Ulama.
Suasana Simaan berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan para santri tahfidz menggema syahdu, membuat para jamaah yang hadir larut dalam kekhusyukan dan haru.
Melalui kegiatan ini, LDNU berharap semangat Hari Santri Nasional 2026 dapat dirasakan hingga ke pelosok-pelosok Rumah Tahfidz, dan melahirkan generasi santri yang berjiwa Qur’ani, berakhlak salaf, dan siap berkhidmat untuk umat. (*)
- Penulis: Jamaluddin
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar