Breaking News
dark_mode
Trending

Kiai Teguh Tegaskan Arah Baru NU Dringu, Program Kerja Harus Menyasar Gen Z

  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DRINGU – Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan pentingnya Nahdlatul Ulama (NU) terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam merangkul generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Kiai Teguh saat memberikan arahan dalam kegiatan pelantikan MWCNU Dringu Kabupaten Probolinggo pada Minggu 6 September 2026.

Menurutnya, NU Dringu memiliki keberagaman latar belakang, pemikiran, hingga karakter warga Nahdliyin.

Namun, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan selama tetap berada dalam semangat persatuan.

“NU Dringu ini berbineka, berbagai macam warna. Itulah Nahdliyin yang selalu bersatu,” tegas Kiai Teguh.

Ia juga menyoroti perubahan karakter generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), yang dinilai memiliki cara pandang berbeda dalam menerima informasi maupun menentukan pilihan organisasi.

Generasi muda saat ini, kata dia, cenderung tidak mudah percaya terhadap suatu kelompok atau organisasi sebelum mereka mendapatkan pemahaman dan keyakinan sendiri.

Jika pendekatan yang dilakukan tidak sesuai dengan karakter mereka, bukan tidak mungkin anak muda justru memilih bersikap apatis.

“Sekarang banyak, utamanya Gen Z, tidak langsung percaya sebelum mereka meyakini sesuatu. Kalau tidak mendapatkan pemahaman yang tepat, bisa menjadi kosong dan akhirnya apatis,” ujarnya.

Karena itu, Kiai Teguh meminta seluruh jajaran NU, termasuk MWCNU Dringu, mulai memikirkan program kerja yang lebih dekat dengan kehidupan dan kebutuhan generasi muda.

Menurutnya, program NU tidak cukup hanya menyasar warga yang sudah menjadi bagian dari organisasi. NU juga harus hadir di ruang-ruang anak muda yang belum menentukan pilihan, baik terhadap NU maupun organisasi lainnya.

“Sebagai warga NU, program-program kerja MWCNU harus lebih berorientasi kepada anak muda. Harus lebih ditunjukkan pada segmen anak muda,” katanya.

Ia menilai kelompok usia muda yang belum menentukan pilihan merupakan ruang strategis bagi NU untuk melakukan pendekatan melalui program yang kreatif, relevan dan mampu menjawab kebutuhan mereka.

“Segmen ini belum memilih untuk menjadi NU atau organisasi lainnya. Ini tentang bagaimana kita memiliki banyak cara agar program-program ini diarahkan untuk berorientasi kepada anak muda,” jelasnya.

Kiai Teguh menegaskan, penguatan kaderisasi generasi muda tidak hanya penting untuk keberlangsungan organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga eksistensi nilai-nilai Aswaja dan tradisi Nahdlatul Ulama di tengah perubahan zaman.

NU, kata dia, harus mampu merangkul keberagaman sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengenal, memahami, dan akhirnya menentukan pilihannya dengan kesadaran. (*)

Kiai Teguh Tegaskan Arah Baru NU Dringu, Program Kerja Harus Menyasar Gen Z
  • Penulis: Saifullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260205 WA0063

    Tekan Kemiskinan, Ansor dan Baznas Probolinggo Bantu Ribuan Dhuafa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat melakukan aksi nyata dalam membantu masyarakat kecil. Sedikitnya, ribuan paket sembako didistribusikan kepada kaum dhuafa yang tersebar di 11 kecamatan wilayah kerja PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Kamis (5/2/2026). Langkah kolaboratif ini menyasar masyarakat kurang mampu, fakir […]

  • 1000434644

    ASWAJA NU Center Probolinggo Jaga Ruh Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    TONGAS – ASWAJA NU Center PCNU Kabupaten Probolinggo periode 2025 – 2030 menunjukkan gaya khasnya dalam merawat soliditas organisasi. Bukan dengan rapat kaku di ruang ber-AC, para pengurus justru memilih turba (turun ke bawah) langsung ke rumah para pengurus inti. Kali ini, rombongan ASWAJA NU Center menyambangi kediaman Bendahara ASWAJA NU Center, Junaidi, di Desa […]

  • PCNU

    PCNU Probolinggo Pacu Musyawarah Ranting dan Kemandirian Ekonomi Umat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) hingga tingkat Anak Ranting sebelum Juli 2026. Penegasan tersebut disampaikan Kiai Teguh ini saat menghadiri kegiatan rutin Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Wonomerto, di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Ahad (17/5/2026). Menurutnya, […]

  • IMG 20260312 WA0010

    Ramadan Harmoni, Cara Pelajar NU Sumberasih Probolinggo Perkuat Aswaja

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    SUMBERASIH – Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Sumberasih mengikuti kegiatan Ramadan Harmoni yang digelar di Kantor NU Sumberasih, Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Ahad (8/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Sumberasih, di antaranya SMP Negeri 1 hingga SMP Negeri 4 Sumberasih, SMA Negeri 1 Sumberasih, serta SMK Negeri […]

  • WhatsApp Image 2026 10 01 at 23.08.56

    Dari Jalan Kaki di Lereng Bromo hingga Apresiasi Jatim: Jejak Literasi Agus Budi Cahyono

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Malik
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO —Menembus jalanan berbukit Desa Resongo di kawasan dataran tinggi Kecamatan Kuripan—kaki lereng Gunung Bromo—dengan berjalan kaki sejauh tiga hingga empat kilometer pernah menjadi bagian dari dinamika keseharian Agus Budi Cahyono. Tanpa memiliki sepeda motor—bahkan belum bisa mengendarainya—pemuda kelahiran Agustus 2000 ini tak pernah menyurutkan langkah untuk hadir mengabdi di tengah-tengah kader. Kini, keteguhan dan […]

expand_less