SMPNU dan SMKNU Bantaran Dibranding Bilingual School
SMPNU dan SMKNU Bantaran Dibranding Bilingual School

Keterangan Gambar : Silaturrahim PC LP Maarif NU Kabupaten Probolinggo bersama guru SMPNU dan SMKNU Bantaran (foto: Samsul)

nuprobolinggo.or.id - Dua sekolah di bawah LP Maarif NU Kabupaten Probolinggo, dibranding sebagai bilingual school. Dua sekolah itu adalah SMPNU Bantaran dan SMKNU Bantaran di Desa/Kecamatan Bantaran.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Cabang LP Maarif NU Kabupaten Probolinggo, Rochim dalam silaturrahim yang dikemas dengan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan oleh PC LP Ma'arif NU Kabupaten Probolinggo, Kamis (25/03/2021).

Silaturrahim dilakukan di Aula PCNU Kabupaten Probolinggo, Jl Lumajang, Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

"Ke depan SMPNU dan SMKNU Bantaran ini lebih ditingkatkan lagi sesuai dengan komitmen bersama Pengurus PC LP Ma'arif NU Kabupaten Probolinggo. Akan kami branding menjadi bilingual school yang berbasis digital," katanya.

Rochim meminta guru dan tenaga kependidikan di dua lembaga tersebut agar memiliki ghiroh untuk mengembangkan lembaga.

"Perihal kebijakan dan pengembangannya kami sangat mensupport terhadap bapak Ibu di lembaga," kata pria yang juga Camat Kuripan ini.

"Silakan melaksankan tugas pokok dan fungsinya masing masing secara profesional. Terlepas dari semua itu kami juga memiliki andil dan tanggung jawab untuk mengembangkan," tambahnya.

Dalam menjalankan tugas selama lima tahun, PC LP Maarif NU Kabupaten Probolinggo dibina dan didampingi oleh dewan pakar. Yakni dari unsur Kepala Dinas Pendidikan, Fathur Rozi; dan dari unsur Kepala Kemenag, Akhmad Sruji Bachtiar.

Dalam kesempatan ini, arahan disampaikan oleh Bidang SMP Dispendik, Edy Santoso dengan materi Pentingnya Meningkatkan Kualitas Diri dalam Mengembangkan Lembaga.

Arahan juga disampaikan oleh Bidang SMA Dispendik, Djoko Suryanto, dengan materi Menjadi Pendidik yang Profesional, dan Cara Menyampaikan Pembelajaran dengan Sempurna kepada Peserta Didik. (Farhan)