Silvi Erawati, Kader IPPNU Probolinggo berturut turut juara cover sholawat
Silvi Erawati, Kader IPPNU Probolinggo berturut turut juara cover sholawat
nuprobolinggo.or.id Ditengah- tengah kesibukannya menjadi mahasiswa akhir di Universitas Jember, Silvi Erawati yang masih tergabung dalam PAC (Pimpinan Anak Cabang) IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdhotul Ulama) Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo tak menyulutkan semangatnya untuk meraih prestasi.

Remaja yang masih berusia 21 tahun ini, selain suka membuat konten cover sholawat di channel youtubenya, juga aktif di berbagai organisasi. Baik organisasi kampus maupun masyarakat.

Diantaranya adalah Ukmki siklus (unit kegiatan mahasiswa kerohanian Islam studi Islam komprehensif lingkup sosial politik), kedua Limas ( lembaga ilmiah mahasiswa sosial dan politik), ketiga  PMII (ekstra) Pergerakan mahasiswa Islam indonesia dan terakhir PAC IPPNU Tegalsiwalan.

Namun, meskipun aktif di berbagai organisasi. Remaja yang mempunyai panggilan akrab Silvi tersebut, juga Hobby mengikuti berbagai lomba sholawat.

Maka tak heran, dalam kurun waktu dua bulan selama pandemi ini, prestasi demi prestasi sudah di raihnya. Diantaranya Juara 1 Lomba cover sholawat Rayon PMII Fakultas Ilmu Budaya Se Jawa Timur dengan judul Rohatil athyaru tasydu, Juara 1 Lomba cover sholawat Festival Millenial  tingkat Nasional dengan judul Man ana, dan Juara III Lomba Cover Sholawat bright scholarship Politeknik Negeri Jember Tingkat Nasional dengan Judul Yammam mwel hawa.

Putri kedua dari pasangan  Samad dan Sulani ini kelahiran Probolinggo 03 Juni 1999, dengan Kakak kandung yang bernama Devi Yulianti Arinta.

Ketika di wawancarai Silvi mengungkapkan bahwa "Motivasi utama saya dalam mengikuti berbagai lomba dan terus melahirkan karya yang lebih kreatif dan inovatif lagi, adalah kedua orang tua saya. Karena tanpa doa dan dukungan mereka, saya tidak bisa menjadi yang seperti sekarang" Terangnya kepada tim media.

Lebih lanjut Silvi menyampaikan pesan kepada seluruh generasi muda "Ketika kita benar benar mengimpikan sesuatu yang itu dikira mustahil, maka percayalah selagi kita masih bisa berusaha dan berdoa semuanya tidak akan sia sia" Pungkas Silvi.