Seni Hadrah Ishari Buka Acara Maulid Nabi di Tongas Probolinggo
Seni Hadrah Ishari Buka Acara Maulid Nabi di Tongas Probolinggo

nuprobolinggo.or.id - TONGAS- Penampilan 500 anggota Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) Nahdlatul Ulama Kabupaten Probolinggo, membuka acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Athiyyatul Karim di Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Jumat (29/10/2021) malam.


Dengan diiringi rancak suara rebana dan tarian rodat yang saling berpadu satu kesatuan, mereka sangat berantusias membawakan bait-bait sholawat nabi. Malam jadi terasa semakin syahdu.

Acara tersebut melibatkan beberapa grup dari Ranting Ishari di Kecamatan Tongas dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia merupakan agenda rutin tahunan, sebagai salah satu ajang silaturrahmi antara anggota Ishari Ancab Tongas, dan anggota Cabang Ishari Nahdlatul Ulama Kabupaten Probolinggo.

Jumlah keseluruhan anggota Ishari Nahdlatul Ulama Kabupaten Probolinggo sebanyak 1000 anggota. Mereka yang hadir dalam acara tersebut, sekitar 500 anggota yang melibatkan 23 ranting di Kecamatan Tongas.

Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid mengimbau seluruh warga nahdliyyin di Kabupaten Probolinggo, khususnya warga Tongas untuk selalu mengikuti acara rutin tersebut.

"Tujuan utama acara ini, mengharap syafa'at dari Nabi Muhammad SAW yang merupakan suri tauladan bagi umat manusia, dan agar Tongas menjadi kecamatan yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur," kata figur yang juga Ketua Takmir Masjid Athiyyatul Karim itu.

Penampilan Ishari tersebut, membuka rangkaian acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, yang disusul dengan acara Khotmil Qur'an pada sabtu (30/10) pagi.

Dan acara puncaknya digelar pada malam harinya. Dimulai setelah isya' dengan pembaca'an Maulid Al-Habsyi dan pengajian umum.

"NU sekarang banyak digoncang beberapa masalah dan di fitnah dari kanan dan kiri. Makanya saya menghimbau kepada seluruh warga nahdliyyin khususnya yang berdomisili di Kabupaten Probolinggo untuk hadir dalam acara puncak nanti," harap Kiai Hamid.

Di acara puncak nanti, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur insyaallah akan hadir, memberikan patuah atau mau'idhah hasanah.

"Saya juga menghimbau untuk selalu rapatkan barisan dalam satu komando Nahdlatul Ulama," sambung Kiai Hamid. (Achmad Najib)