Pengurus JQHNU Kabupaten Probolinggo Dilantik, Begini Pesan PCNU
Pengurus JQHNU Kabupaten Probolinggo Dilantik, Begini Pesan PCNU
PENGURUS Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Kabupaten Probolinggo masa khidmad 2021- 2026 resmi dilantik, Ahad (17/10/2021).

Berlangsung di Auditorium Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo, acara dihadiri oleh jajaran PCNU setempat, bersama pimpinan lembaga dan badan otonom di bawahnya.

Pelantikan dilakukan oleh Pimpinan JQHNU Jawa Timur KH. Zainul Arifin. Dan membacakan SK nomor : 137/A/SK/PP-JQH-NU/VII/2021 tertanggal 13 Agustus 2021.

Ketua Cabang JQHNU Kabupaten Probolinggo Mukarroman mengatakan, pihaknya akan serius menangani apa yang menjadi tugas pokok sebagaimana tertulis di dalam SK dalam berbagai bidang.

Antara lain pembinaan tilawah, pembinaan tahfidz, pembinaan tafsir, pembinaan qiraah sab’ah, pembinaan murottal Alquran, dan pembinaan seni Islam (kaligrafi dan nasyied). Termasuk membangun sinergi dengan Pondok pesantren (Ponpes) dan Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ).

"Ini bukanlah rekayasa atau kebetulan akan tetapi sebuah taqdir kita dipertemukan oleh Allah. Selamat datang di rumah kami. Di sini alunan suara emas dari para hafidz - hafidzah, tarian indah jemari para khuttoth dan rangkaian kata para Mufassir. Generasi unggul akan tercipta jika support doa para Bapak Ibu yang hadir terus mengiringi kami," kata Mukarroman.

"Kami benar-benar ingin mencetak generasi Probolinggo unggul di bidang Alquran baik di bidang qori’-qori’ah, hafidz - hafidzah dan lainnya tentu dengan memberikan bimbingan inten kepada masyarakat," tambahnya.

Sinergi antar pengurus pesantren dan PCNU akan terus terbangun dengan baik sebagai upaya ikhlas membawa JQH lebih baik, unggul dan berprestasi.

Nikmat Jadi Pengurus JQHNU

Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid berpesan agar kepengurusan JQHNU yang baru dilantik menjadi penopang gerak langkah juang PCNU, utamanya dalam bidang penguatan Kalamullah (Alqur’an) dengan membumikan al-Qur’an di tengah warga masyarakat kabupaten Probolinggo.

"Selanjutnya saya meminta aplikasinya merujuk tema "Dengan Al-qur'an Kita Satukan Tekad Kebersamaan Guna Memantapkan Roda Organisasi yang Sehat dan Penuh Hikmah," harap pria low profil asal Tongas Probolinggo tersebut.

Kiai Hamid  juga menyatakan, menjadi pengurus JQHNU merupan sebuah kenikmatan. Sebab Alqur'an merupakan pijakan bagi umat Islam yang menjadi satu-satunya rujukan, yang kemudian ditopang Hadits Nabi Muhammad SAW. Maka pelajarilah, resapilah isi dan kandungan Alquran dengan baik sekiranya memberikan pencerahan bagi masyarakat kabupaten Probolinggo.

"Jadikan cambuk setiap adanya kritikan membangun dalam berorganisasi karena sebuah perjuangan tak dipungkiri adanya kendala di lapangan," pesannya.

Karena itu, sinergi dibutuhkan. "Musyawarah antar pengurus akan mampu melaksanakan tugas sebagai mana harapan kita dan endingnya Probolinggo menjadi kabupaten yang dingin, sejuk karena barokahnya Alqur'an," kata Kiai Hamid.

Kasi PD Pontren HM. Shodiq, M.PdI yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo mengatakan, Alqur'an merupakan pedoman hidup dan penuntun umat Islam.

Pada momen Maulid Nabi Muhammad, ia mengajak untuk mengambil ibrah dari akhlaq Rasulullah SAW.

"Karena ketinggian nilai seseorang ada pada akhlaknya, maka saya meminta para hafidzil qur'an dan semua undangan untuk mensyiarkan Alqur'an dalam keluarga dan masyarakat kita," pintanya.

Perlu Sinergi Program

Pengurus PW JQH NU Jawa Timur, KH. Zainul Arifin merasa sangat bangga dengan kepengurusan JQHNU Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari berbagai unsur.

Baik dari perwakilan Pemerintah Kabupaten, Kemenag, Forkopimka, tokoh agama, dan masyarakat lainnya.

Ia juga mengingatkan agar sembilan program JQH sekiranya dapat dilaksanakan dengan baik oleh pengurus terpilih.

Menurutnya, diperlukan sinergi program PP, PW, PC dalam giat Khotmil Qur'an dalam memeriahkan Hari Santri 2021. Termasuk sinergi program antara PW JQH-NU dengan Kanwil Kemenag Jatim.

Sehingga eksistensinya akan berhasil mencetak generasi alquran unggul, maslahah untuk NU, Umat Islam, bangsa dan negara.

Sekaligus sebagai Ikhtiar pembangunan SDM seutuhnya, tegak berdirinya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

PW JQHNU Jatim akan membangun sinergi dengan LP Ma'arif upgrading knowledge melalui giat Training of Triner atau TOT. (Ansori)