MWCNU Tongas Tutup Rangkaian Turba Rapat Anggota Pengurus Ranting
MWCNU Tongas Tutup Rangkaian Turba Rapat Anggota Pengurus Ranting

nuprobolinggo.or.id -Majlis Wakil cabang Nahdhatul Ulama (Majlis wakil cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tongas melaksanakan Turba ke 14 desa di kecamatan Tongas Probolinggo.

Turba di Desa Tanjungrejo ini merupakan yang terakhir yang dilakukan oleh Pengurus MWCNU  Tongas, dengan agenda rapat anggota pengurus ranting.

Acara turba tersebut di konsep dengan rapat anggota, sekaligus pembentukan  pengurus ranting baru, juga sebagai ajang  ta'aruf dan silaturahmi kepada ranting-ranting NU se-wilayah kerja Kecamatan Tongas.

Dalam acara Turba terahir ini Turut hadir camat kecamatan tongas, Ghufron, serta hadir juga dari perwakilan  Kantor Urusan Agama (KUA) yang diwakili oleh penyuluh agama islam bidang garapan keluarga sakinah.

Dalam sambutannya Tak henti-hantinya Camat Tongas menghimbau akan pentingnya menjaga diri dari Pandemi Covid 19 ini.

"Para hadirin semua, perlu kita sadari bahwa wabah covid 19 masih ada, sebagai langkah ikhtiyar kami berlakukan PKM Mikro serta serta suntik vaksin bagi pelayan publik yang sekarang ini sudah memasuki tahap 2.

"Nantinya akan turun ke masyarakat umum yang bertempat di balai desa dan posyandu dimasing-masing desa" jelasnya.

Selain itu perwakilan KUA  Tongas juga menyampaikan tentang dampak perkawinan usia dini dan perkawinan siri yang lumrah terjadi di masyarakat.

"Sekarang ini pendaftaran nikah dilakukan dengan sistem web, cukup hanya memasukan nomor NIK tanpa mengetik nama, Jika NIK tidak muncul maka kami kembalikan kepada yang bersangkutan untuk dilakukan validasi nik kepada dispendukcapil setempat" terangnya

Ketua MWCNU Tongas, Arifin, juga menyampaikan bahwa Turba yang dilaksanakan ini bukanlah akhir dari program MWCNU Tongas, yang menjadi harapan kepada semua pengurus untuk saling bersinergi dengan instansi desa serta tidak mudah termakan isu-isu yang masih diragukan kebenarannya.

"Pengurus harus tumbuhkan rasa cinta kepada NU, karena NU adalah milik kita bersama, ayo jaga bersama dan jangan pernah melupakan jasa para muassis dalam pendirian NU. Insyaallah barokah," tutupnya. (Hafidz)