Leader GESIT, Muslimat NU Dan Pertuni Teken Kesepakatan Hibah GESIT
Leader GESIT, Muslimat NU Dan Pertuni Teken Kesepakatan Hibah GESIT
nuprobolinggo.or.id - Untuk menyukseskan program Gender Equality and Social Inclusion in Infrastructure (GESIT) di Kabupaten Probolinggo, Leader GESIT, Muslimat NU Kabupaten Probolinggo dan Pertuni Kabupaten Probolinggo melakukan penandatanganan kesepakatan hibah GESIT atau kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam infrastruktur di Kabupaten Probolinggo, Selasa (31/5/2022) di meeting room utama Hotel Bromo Park Probolinggo.

Penandatangaan kesepakatan hibah kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam infrastruktur di Kabupaten Probolinggo ini dilakukan oleh Sanita Notosusanto dari Team Leader Gesit, Ketua Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Nurhayati dan Arizki Perdana Kusuma dari Pertuni Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo dan segenap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Program ini mengarah untuk mengoptimalkan peran Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) mendukung pelibatan perempuan, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya dalam infrastruktur untuk terlibat dalam pekerjaan konstruksi. Masyarakat untuk memastikan infrastruktur memenuhi kebutuhan dan mudah di akses oleh semua orang.

Tim dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang menjalin kerjasama dengan pemerintah pusat dan Kedutaan Besar Australia melaksanakan program hibah kesetaraan gender dan inklusif sosial dalam infrastruktur yang melibatkan perempuan, penyandang disabilitas maupun kelompok rentan lainnya untuk berkontribusi terhadap proses perencanaan hingga pembangunan infrastruktur.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menjelaskan Kabupaten Probolinggo mendapatkan pendampingan program hibah kesetaraan gender dan inklusif sosial dalam infrastruktur. Program kemitraan Indonesia-Australia untuk infrastruktur (KIAT) yang memberikan dukungan teknis kepada Civil Society Organisation (CSO) dalam hal kebijakan, program, perencanaan dan pelaksanaan infrastruktur yang mempertimbangkan kesetaraan gender dan inklusif sosial.

“Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang menerima hibah dapat melaksanakan program ini dengan baik dan menyerap ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Sehingga nantinya diimplementasikan kepada OMS yang lain. Dengan semakin banyak perempuan, penyandang disabilitas dan kelompok rentan yang peduli maupun secara aktif ikut dalam pembangunan infrastruktur, maka pembangunan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo menjadi semakin baik, semakin bermanfaat dan tepat sasaran,” katanya.

Lebih lanjut Plt Bupati Timbul berharap program ini terus berlanjut dan membuka peluang untuk program-program lain di tahun-tahun mendatang. “Kita jadikan kesempatan ini untuk memperkuat pondasi pembangunan di Kabupaten Probolinggo, mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang sejahtera, berkeadilan dan berdaya saing,” tegasnya.

Sementara Sanita Notosusanto dari Team Leader Gesit menambahkan tujuan pemberian hibah ini untuk mendukung kedua organisasi yakni Muslimat NU dan Pertuni dalam melaksanakan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat sipil, kegiatan sosialisasi tentang infrastruktur yang inklusif serta kegiatan advokasi kebijakan pembangunan infrastruktur.

“Dengan terpilihnya Muslimat NU dan Pertuni akan dapat menjadi awal yang baik bagi masa depan infrastruktur daerah yang inklusif di Kabupaten Probolinggo. Dalam komitmennya, untuk terus bekerja sama dan bermitra dengan semua pemangku kepentingan demi tercapainya infrastruktur yang inklusif,” ungkapnya.

Sedangkan First Secretary Infrastructur Kedutaan Besar Australia Esther Ewagata secara virtual menyampaikan perempuan dan penyandang disabilitas peduli dan efektif ikut dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo. “Semoga kegiatan ini bermanfaat dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (*)

Sumber: Probolinggokab.go.id