Kenalkan Aswaja Sejak Dini Melalui Jumat Berkah
Kenalkan Aswaja Sejak Dini Melalui Jumat Berkah

nuprobolinggo.or.id - ADA banyak cara mengenalkan faham dan amaliyah Aswaja pada anak-anak. Salah satunya, dengan roadshow dari masjid ke masjid sambil memberikan santunan pada anak yatim.

Model seperti itu dilukan NU Cara Lazisnu Kabupaten Probolinggo, bersama MWCNU dan Banom NU se-Kecamatan Bantaran, Jumat (26/3/2021).

Lokasinya, di masjid Dusun Curah Bindu, Desa Gunungtugel, Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo.

Dihadiri Ketua MWCNU Bantaran, Ustadz Sipurwandi; PAC GP Ansor Bantaran, Husin; kepala Desa Gunung Tugel, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

"Acara ini digelar dalam rangka syiar lembaga agar NU Care Lazisnu semakin dikenal oleh masyarakat karena organisasi ini baru pertama kalinya terbentuk di PCNU Kabupaten Probolinggo," kata Ketua Lazisnu, Babussalam.

Jumat Berkah kali ini dimeriahkan dengan makan bersama anak yatim dan pengenalan Aswaja sejak dini kepada anak-anak.

Hal ini menjadi perhatian NU Care Lazisnu mengingat Dusun Curah Bindu pernah disinggahi aliran tertentu, yang aktif melakukan provokasi kepada warga setempat agar meninggalkan amaliyah NU yang telah dilakukan para sesepuh.

Seperti arebbe (shodaqoh rutin setiap malam jumat atau bulanan). Jika hal ini dibiarkan maka amaliyah NU lainnya lambat laun akan terkikis dan ditinggalkan oleh warga Nahdliyin.

Anak- anak menjadi sasaran utama pengenalan Aswaja An-Nahdliyah karena mereka akan menjadi generasi penerus NU di masa depan. (Dewi Puspa)