Kategori "Tokoh"

Imam Abu Hanifah Seorang Ulama Yang ‘Alim dan Sholeh

  Nama lengkapnya Abu Hanifah Al-Nu’man ibn Tsabit ibn Zutha Al-Kufi. Ia lahir pada tahun 80 H/699 M di Anbar, kota yang termasuk bagian dari propinsi Kufah. Ayahnya berasal dari keturunan Persia. Kakeknya,
Selengkapnya

Kisah Perjalanan Hidup 'Dulu Salafy-Wahhabi, Kini Kyai Sufi'

Langkah dakwahnya telah dimulai sejak duduk di bangku STM. Sempat tergila-gila dengan paham Wahhabi, tapi akhirnya muballigh yang satu ini kembali ke jalur asalnya, Islam tradisional. Bahkan kini ia mendalami tasawuf
Selengkapnya

KH. Hasan Mutawakkil Alallah : Manusia Terbaik, Bisa Memberikan Manfaat Kepada Orang Lain

Probolinggo(19/2} Acara Pengukuhan Pengurus DPC. Tanaszaha Genggong Bekerjasama dengan Majelis Al-Khair Wal Barokah dan Majelis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor Probolinggo, Bertempat di halaman Eks Pemkab Probolinggo,
Selengkapnya

KH. Abdul Wahid Hasjim 1913-1953; Pemimpin Semenjak Masumi Dibawah Pengawasan Jepang

Putra Kiai Hasjim Asj'ari. Berpendidikan pesantren, terakhir belajar d Mekkah (1932-33). Setelah kembali, dia mendirikan sebuah madrasah bergaya-modern yang digabungkan di pesantren ayahnya (1935), dengan demikian
Selengkapnya

KH. Abdul Wahab Chasbullah 1888-1971; Kiai Pengagum Berat Soekarno

Pendiri NU yang sebenarnya. Putra Kiai Chasbullah dari Tambakberas, Jombang. Belajar di berbagai pesantren Jawa Timur (termasuk yang dipimpin Kiai Kholil di Bangkalan dan di pesantren kerabatnya, Hasjim Asj’ari,
Selengkapnya

KH. Machrus Ali; Pemimpin Pengganyangan Kaum Komunis (PKI)

KH. Machrus Ali 1906-1985. Lahir di wilayah Cirebon, dan mendapat pendidikan di pesantren Jawa Tengah dan Jawa Barat. Menikah dengan putri Kiai Abdul Karim dari Pesantren Lirboyo, dekat Kediri. Setelah sang mertua
Selengkapnya

Syaikhona Kholil Bangkalan; Kiai Berkekuatan Spiritual Luar Biasa

Ulama Madura paling terkemuka pada akhir abad ke-19. Dia tampaknya pernah belajar di Mekkah pada 1860-an dan sekembalinya ke Indonesia, dia mendirikan sebuah pesantren di Demangan, Bangkalan, yang menjadi pusat daya
Selengkapnya

KH. Muhammad Hasjim Asj; Orang Paling Berilmu di Pulau Jawa

1871-1947. Lahir di Nggedang, Jombang, Jawa Timur. Belajar ilmu agama di berbagai pesantren Jawa Timur dan berangkat ke Mekkah pada 1892, dimana dia menetap, dengan selang waktu sebentar saja, lebih dari tujuh tahun.
Selengkapnya