Hukum Wakaf Secara KolektifBahtsul Masail PC LBMNU Kabupaten Probolinggo
Hukum Wakaf Secara Kolektif

Keterangan Gambar : Ilustrasi tanah wakaf (nu.or.id)

Deskripsi Masalah:

Di antara MWCNU di Kabupaten Probolinggo, ada yang ingin membangun kantor dengan mengedarkan brosur/list ke warga NU.

Kemudian secara sukarela warga Nahdliyin menginfaqkan sebagian uangnya.

Setelah uang terkumpul, dibelikan tanah dan membangun kantor.

Selanjutnya panitia mengumumkan bahwa tanah dan bangunan kantor adalah waqaf dari warga Nahdliyin.

Pertanyaan :

Bagaimana hukum waqaf dengan cara kolektif (berjamaah) tersebut?

Jawaban:

Menggalang dana baik berupa uang atau barang, yang kemudian hasilnya digunakan untuk membangun kantor MWCNU sebagaimana dimaksud, menurut Syekh Abu Muhammad sudah dianggap wakaf dengan terbangunnya fisik bangunan di atas lahan tersebut.

Ibarot:


تحفة المحتاج ٦/٢٤٩

(ﻭﻻ ﻳﺼﺢ) اﻟﻮﻗﻒ ﻣﻦ اﻟﻨﺎﻃﻖ اﻟﺬﻱ ﻻ ﻳﺤﺴﻦ اﻟﻜﺘﺎﺑﺔ (ﺇﻻ ﺑﻠﻔﻆ) ﻭﻻ ﻳﺄﺗﻲ ﻓﻴﻪ ﺧﻼﻑ اﻟﻤﻌﺎﻃﺎﺓ ... 

ﻧﻌﻢ ﺑﻨﺎء اﻟﻤﺴﺠﺪ ﻓﻲ اﻟﻤﻮاﺕ ﺗﻜﻔﻲ ﻓﻴﻪ اﻟﻨﻴﺔ؛ ﻷﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﻓﻲ ﺇﺧﺮاﺝ اﻷﺭﺽ اﻟﻤﻘﺼﻮﺩﺓ ﺑﺎﻟﺬاﺕ ﻋﻦ ﻣﻠﻜﻪ ﺃﻱ ﻻ ﺣﻘﻴﻘﺔ ﻭﻻ ﺗﻘﺪﻳﺮا ﺣﺘﻰ ﻳﺤﺘﺎﺝ ﺇﻟﻰ ﻟﻔﻆ ﻗﻮﻱ ﻳﺨﺮﺟﻪ ﻋﻨﻪ...


 *ﻗﺎﻝ اﻟﺸﻴﺦ ﺃﺑﻮ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻛﺬا ﻟﻮ ﺃﺧﺬ ﻣﻦ اﻟﻨﺎﺱ ﺷﻴﺌﺎ ﻟﻴﺒﻨﻲ ﺑﻪ ﺯاﻭﻳﺔ ﺃﻭ ﺭﺑﺎﻃﺎ ﻓﻴﺼﻴﺮ ﻛﺬﻟﻚ ﺑﻤﺠﺮﺩ ﺑﻨﺎﺋﻪ* ﻭاﻋﺘﺮﺽ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﻣﺎ ﻗﺎﻟﻪ اﻟﺸﻴﺦ ﺑﺄﻧﻪ ﻓﺮﻋﻪ ﻋﻠﻰ ﻃﺮﻳﻘﺔ ﺿﻌﻴﻔﺔ ﻗﺎﻝ ﻭﻟﺪﻩ ﻭﻛﺬا اﻟﺸﺎﺭﻉ ﻳﺼﻴﺮ ﻭﻗﻔﺎ ﺑﻤﺠﺮﺩ اﻻﺳﺘﻄﺮاﻕ ﺑﺨﻼﻑ ﻣﻠﻜﻪ اﻟﺬﻱ ﻳﺮﻳﺪ ﺟﻌﻠﻪ ﺷﺎﺭﻋﺎ ﻻ ﺑﺪ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ اﻟﻠﻔﻆ اﻧﺘﻬﻰ.


الغرر البهية ٣/٣٦٦

ﻟﻮ ﺑﻨﻰ ﺑﻨﺎء ﻋﻠﻰ ﻫﻴﺌﺔ اﻟﻤﺴﺠﺪ ﻭﺃﺫﻥ ﻓﻲ اﻟﺼﻼﺓ ﻓﻴﻪ ﻟﻢ ﻳﺼﺮ ﻣﺴﺠﺪا ﻭﺇﻥ ﺻﻠﻰ ﻓﻴﻪ ﻗﺎﻝ ﻓﻲ اﻟﻜﻔﺎﻳﺔ ﺗﺒﻌﺎ ﻟﻠﻤﺎﻭﺭﺩﻱ: ﺇﻻ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺑﻤﻮاﺕ ﻓﻴﺼﻴﺮ ﻣﺴﺠﺪا ﺑﺎﻟﺒﻨﺎء ﻭاﻟﻨﻴﺔ.


(ﻗﻮﻟﻪ: ﻓﻴﺼﻴﺮ ﻣﺴﺠﺪا ﺇﻟﺦ) *ﻭﻣﺜﻠﻪ ﻣﻦ ﻳﺃﺧﺬ ﻣﻦ اﻟﻨﺎﺱ ﺃﻣﻮاﻻ ﻟﻴﺒﻨﻲ ﺑﻬﺎ ﻧﺤﻮ ﻣﺪﺭﺳﺔ ﺃﻭ ﺭﺑﺎﻁ ﺃﻭ ﺑﺌﺮ ﺃﻭ ﻣﺴﺠﺪ ﻓﻴﺼﻴﺮ ﻣﺎ ﺑﻨﺎﻩ ﻛﺬﻟﻚ ﺑﻤﺠﺮﺩ ﺑﻨﺎﺋﻪ. اﻩـ. ﻗ ﻟ ﻋﻠﻰ اﻟﺠﻼﻝ*