Harlah GP Ansor, Ini Pesan PCNU Kabupaten Probolinggo
Harlah GP Ansor, Ini Pesan PCNU Kabupaten Probolinggo

nuprobolinggo.or.id -SUMBERASIH- Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid menyatakan, Gerakan Pemuda Ansor memegang tongkat estafet perjuangan Nadhladul Ulama atau NU ke depan.

Hal itu disampaikan Kiai Hamid pada malam puncak peringatan Harlah ke-88 GP Ansor di Aula Bin Muhdlor, Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Rabu (27/04/2022) malam.

Sebagai pemagang estafet perjuangan, Kiai Hamid meminta GP Ansor Kabupaten Probolinggo melengkapi jumlah pimpinan ranting di wilayah kerjanya.

“Kalau hari ini ada 118 ranting, besok saya harap lengkap menjadi 129 ranting," pintanya.

"Ajak saudara dan kawan seumuran kalian untuk bergabung di Ansor," tambahnya.

Secara pribadi dan mewakili PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Hamid mengaku bangga tehadap Banom dan lembaga NU, khususnya GP Ansor.

Figur asal Kecamatan Tongas ini menyebut, setiap hari pasti ada kegiatan yang dilaksanakan oleh Banom dan lembaga NU.

"Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Artinya NU Probolinggo selalu menebarkan manfaat di tengah masyarakat,” sebutnya.

Jangan Setengah-Setengah

Di hadapan kader Ansor, Kiai Hamid meminta agar total dalam berjuang di Nahdlatul Ulama.

"Jangan setengah-setengah berkhidmat di NU, kadang maju, kemudian nyorot (mundur, Red). Jangan! Jangan terpancing isu-isu miring NU di medsos!," pintanya.

Ketika NU ada masalah, lanjutnya, kader Ansor harus menangkal. Tidak malah kita ikut-ikut menghujat ormas yang didirikan para ulama ini.

Ia menyebut, tak sedikit pemuda-pemuda NU malah ikut-ikutan mengkritisi di media sosial. Karenanya, ia mengajak kader Ansor bijak bermedia sosial.

“Siapa lagi yang menangkal informasi hoaks di medsos kalau bukan kader Ansor?” ujarnya, sambil meminta kader harus satu komando.

Malam puncak peringatan Harlah ke-88 GP Ansor, diawali dengan pembacaan shalawat bil maqom oleh Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kabupaten Probolinggo Gus Kosim.

Kemudian dilanjutkan resepsi harlah dengan pemotongan nasi tumpeng dan muidhotul hasanah.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Misbahul Munir mencanangkan, di usia organisasi yang menapaki 88 tahun, Ansor Kabupaten Probolinggo bisa memiliki kantor sendiri.

"Dan ukurannya lebih besar dari tempat ini, Aula Bin Muhdlor," kata pria yang biasa disapa Mas Munir tersebut.

Saat ini, Ansor Kabupaen Probolinggo bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, menjadi penyalur zakat fitrah kepada mustahiq yang berada di wilayah kerjanya.

“Semula kita diamanahkan 1000 paket zakat fitrah. Saat ini ditambah 5000 paket, tidak lain karena semangat sahabat-sahabat Ansor, Banser dan MDS Rijalul Ansor menyalurkan secara langsung ke rumah-rumah warga. Jaga amanah ini dengan baik," ajaknya.

Jangan Ada Sekat Antar Kader

Dalam malam puncak peringatan Harlah ke-88 GP Ansor, Munir meminta kader tidak payah dan letih berkhidmat di Ansor.

Ia juga meminta kader bersatu. “Jangan ada sekat-sekat sesama kader Ansor dan jangan saling menjelek-jelekkan!," pintanya.

Setiap ada kegiatan apapun di bawah, agar dikoordinasikan dengan baik. Karena program kerja Ansor Kabupaten Probolinggo ke depan bukan tidak mungkin MoU dengan berbagai ormas, lembaga atau pemerintah.

Acara puncak peringatan Harlah ke-88 GP Ansor tersebut juga diharapkan menjadi ajang silaturrahim antar kader Ansor di Kabupaten Probolinggo. (*)