GP Ansor Probolinggo Instruksikan Kader Doakan Palestina Kuat Melawan Kekejaman Israel
GP Ansor Probolinggo Instruksikan Kader Doakan Palestina Kuat Melawan Kekejaman Israel

Keterangan Gambar : Instruksi GP Ansor Kabupaten Probolinggo untuk seluruh kader panjatkan doa keselamatan warga Palestina

nuprobolinggo.or.id - Probolinggo - Kekerasan dan pelanggaran HAM Polisi Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa saat Salat Tarawih mendapat kecaman keras kalangan Nahdlatul Ulama.

Setelah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk tindakan brutal itu, GP Ansor Kabupaten Probolinggo seketika juga memerintahkan seluruh kader di seluruh tingkatan, mendoakan warga Palestina agar diberikan kekuatan untuk melawan kebiadaban Israel.

Perintah Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Probolinggo itu tertuang dalam instruksi tertulis Nomor: 020/PC-XII-19/SI/V/2021 yang dikeluarkan pada Rabu (12/05/2021).

Ketua Cabang GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Misbahul Munir mengatakan instruksi tersebut sebagai dukungan moril, kepada sesama warga muslim yang saat ini sedang mengalami kedzaliman dan pelanggaran HAM.

"Sebagai sesama muslim kita harus saling mendoakan. Ini jihad kita yang tidak bisa menjangkau ke sana (Palestina-red)," ujarnya melalui sambungan telepon.

PBNU, lanjut Munir telah mengeluarkan kecaman keras terhadap aksi biadab Polisi Israel, NU pusat telah mendorong Dewan Keamanan PBB melakukan upaya diplomatik agar kemerdekaan Palestina segera terwujud.

"Desakan kemerdekaan Palestina selalu digaungkan PBNU, kami kader NU di bawah mendukung langkah tersebut," tandasnya.

Seperti dikutip NU.or.id, sebelumnya pada Jumat malam (07/05/2021) waktu setempat, dikabarkan pasukan Israel menembakkan granat kejut, gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan jamaah Muslim Palestina saat Salat Tarawih dari Masjid Al-Aqsa.

Kelejaman itu berlanjut pada Minggu (09/05/2021), warga Palestina yang meninggalkan Masjid Al-Aqsa usai Salat Subuh diserang aparat keamanan Israel