Disuntik Vaksin Covid 19, Ini Komentar Tokoh Publik Probolinggo
Disuntik Vaksin Covid 19, Ini Komentar Tokoh Publik Probolinggo

Keterangan Gambar : Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Nur Hayati disuntik vaksin Covid 19 disaksikan Bupati Probolinggo, Tantriana Sari

nuprobolinggo.or.id - PENCANANGAN vaksinasi terhadap tokoh dan pejabat publik di Kabupaten Probolinggo telah dilakukan Jumat (20/2/2021) di pendapa kabupaten setempat. Ada 13 tokoh dan pejabat publik yang disuntik vaksin.


Di antara belasan tokoh itu, ada Bendahara PCNU Kabupaten Probolinggo, Muhammad Hasan; Ketua PC Muslimat Kabupaten Probolinggo, Nur Hayati; Ketua PCNU Kraksaan, KH Wasik Hannan.

Kemudian ada Kepala Pesantren Nurul Jadid Paiton, KH. Abdul Hamid Wahid; dan pengasuh Pondok Damanhuri Romli, Pondok Pesantren Zainul Hasan, dr. Moh. Haris, yang biasa disapa Gus Haris.

Ketua PC Muslimat NU Kabuapaten Probolinggo, Nur Hayati mengatakan, vaksinasi merupakan ikhtiar untuk pribadi, keluarga, dan masyarakat.

Menurutnya, vaksinasi yang diikutinya akan menjadi bekal baginya untuk menyosialisasikan vaksin kepada masyarakat.

"Agar tidak ada lagi ketakutan terhadap vaksin. Kalau sudah mengalami (vaksin), menyampaikan ke masyarakat lebih meyakinkan karena sudah bukan katanya lagi," katanya.

Bendahara PCNU Kabupaten Probolinggo, Muhammad Hasan mengatakan, tidak ada yang perlu ditakuti dan dikhawatirkan dari vaksinasi.

"Vaksinasi penting, demi kemaslahatan bersama," katanya usai disuntik vaksin.

Pada kesempatan yang sama, Gus Haris mengaku senang usai divaksin. "Sejak ada kabar vaksin, saya berharap pertama kali merasakannya. Agar bisa beraktivitas normal kembali. Sejauh ini belum ada gejala. Melihat perkembangan global, vaksin ini aman,” jelasnya.

Sementara Kepala Pesantren Ponpes Nurul Jadid, KH. Abdul Hamid Wahid mengatakan, vaksinasi merupakan tahapan penting dalam upaya menghadapi pandemi.

"Kita dan saya mengajak masyarakat, harus mengambil kesempatan ini," katanya. (*)