Bupati Hj. Puput Tantriana Sari SE : Jadilah Nur Cahaya dan penebar kedamaian di tengah-tengah umatTebarkan Kedamaian
Bupati Hj. Puput Tantriana Sari SE : Jadilah Nur Cahaya dan penebar kedamaian di tengah-tengah umat

Kab. Probolinggo (IslamNu) Diminta menjadi Inspektur Upacara dalam rangka Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 72, Bupati Probolinggo Ny. Hj. Puput Tantriana Sari, SE hadir di tengah-tengah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama kabupaten Probolinggo yang dilaksanakan di halaman MAN 2 Probolinggo. (3/1/2018).

Dalam sambutannya, Istri anggota DPR-RI Komisi VIII Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si ini menyampaikan terima kasih atas segala dukungan dan kerjasamanya selama ini. Semoga semakin efektif dan produktif kedepannya. Setelah membacakan Sambutan Menteri Agama RI Bpk Lukman Hakim Saifuddin (LHS). Bupati Tantri mengulangi ucapan terima kasihnya, “Terakhir saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh jajaran Kementerian Agama kabupaten Probolinggo, Kepala Kemenag, seluruh anak buah sampai dengan pelosok atas dukungan kepada Pemerintah daerah kabupaten Probolinggo yang bersama-sama membangun umat menjadi cahaya bagi rakyat kabupaten Probolinggo.

Tiada doa yang pantas dan lebih pantas saya sampaikan kepada Allah Swt. selain semoga iktiyar Bapak dan Ibu sekalian dalam berkhidmat menjalankan amanah masing-masing di tempat masing-masing mendapatkan ridho dari Allah Swt. dan menjadi tabungan akhirat yang nanti bersama-sama akan menolong kita pada saat hari pertanggungjawaban. Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara sekalian rakyat kebupaten Probolinggo, selain sebagai ASN Kementerian Agama tentunya menjadi bagian dari masyarakat kabupaten Probolinggo atas doa dan dukungan kepada Pemerintah daerah sehingga proses perjalanan pemerintahan dan pembangunan di kabupaten Probolinggo bisa kita katakan bersama mendapatkan pertolongan dari Allah Swt diberikan kemudahan saya yakin karena dukungan dari Bapak Ibu sekalian.

Lima tahun kurang dua bulan tidak lebih bahkan satu setengah bulan lagi saya sebagai Bupati akan mengakhiri jabatan saya tepatnya nanti 2 Pebruari 2018.

“Saya hanya ingin meyampaikan dan memohon doa agar supaya saya mengakhiri jabatan dengan Khusnul Khotimah.” Kurang lebih lima tahun saya belajar memimpin dan menjadi pemimpin, belajar mendengar, menyerap aspirasi dan melaksanakan apa yang menjadi keinginan rakyat kabupaten Probolinggo, di tengah keberhasilan, kemajuan dan capaian yang telah kita rasakan bersama dan kita raih bersama, apakah itu kepuasan publik  dari masyarakat kabupaten Probolinggo, maupun perhargaan serta apresiasi dari Pemerintah Pusat saya yakin dan saya menyadari pasti masih ada ketidak sempurnaan dan hal-hal yang belum terselesaikan dengan baik, oleh karenanya pada kesempatan yang baik ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, semoga kedepan kita semuanya mampu menutupi kekurangan dan menyempurnakan segala ketidak sempurnaan yang hari ini masih terjadi. Lima tahun segala kebijakan, program kegiatan saya yakin tidak akan mampu membuat tersenyum semua satu juta dua ratus sekian rakyat kabupaten Probolinggo semuanya, karena saya sebagai manusia biaya. Pasti ada yang tidak puas dan merasa belum maksimal apa yang telah saya kerjakan, hal itu karena kebodohan dan keterbatasan saya selaku manusia.

Tetapi yang perlu diyakini seluruh rakyat kabupaten Probolinggo, saya terus berikhtiyar dan berusaha bagaimana program dan kegiatan saya menjadi jalan kemaslahan bagi rakyat kabupaten Probolinggo. 2018 akan menjadi tahun politik bagi Indonesia, karena tidak hanya kabupaten Probolinggo yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah, tetapi serentak seluruh Indonesia. Seperti apa yang tadi saya sampaikan, “ASN Kementerian Agama adalah sebuah Cahaya di tengah-tengah masyarakat”. ASN tidak boleh berpolitik praktis, tidak boleh berkampanye aktif dan manis, tetapi yang satu hal yang saya inginkan “Jadilah Nur Cahaya dan penebar kedamaian di tengah-tengah umat” yang tentunya nantinya akan terbelah pilihan, karena tidak akan mungkin rakyat kabupaten Probolinggo satu suara pasti ada yang memilih A, B dan C. Oleh karenanya, Jadikan pengalaman pilkada 2012 sebuah pelajaran yang baik mari kita tingkatkan bersama, yang jelek apalagi adu domba, fitnah mari kita akhiri jangan sampai terjadi riya’-riya’ perpecahan, tutupnya.

Acara dilanjutkan dengan foto bersama Jajaran ASN Kemenag, Pejabat Struktural, fungsional kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Aula MAN 2 Probolinggo. (Mp).