Breaking News
dark_mode
Trending

Konsolidasi di Kaki Bromo, IPNU-IPPNU Probolinggo Perkuat Akar Rumput Organisasi

  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKAPURA – Geliat pergerakan pelajar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Probolinggo kian mantap. Ratusan kader memadati kawasan Gerbang Wisata Sukapura (GWS) dalam agenda Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II, Kamis-Jumat (5–6/6/2026).

Mengusung tema besar “Probolinggo Berdaya: Kader Revolusioner, Aksi Nyata, Peradaban Berdaulat”, forum ini menjadi ajang konsolidasi strategis untuk memetakan arah gerak organisasi ke depan.

Pertemuan yang mempertemukan pimpinan cabang hingga perwakilan komisariat ini menjadi bukti bahwa gairah organisasi di tingkat basis masih sangat tinggi.

Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo, Ahmad Dwi Juharmanto menegaskan, kekuatan organisasi tidak lahir dari rapat-rapat di level atas, melainkan dari keberhasilan kaderisasi di tingkat paling dasar.

“Program di tingkat komisariat adalah harga mati yang harus kita perhatikan bersama. Barometer keberhasilan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo sesungguhnya berada di tangan rekan-rekan di tingkat bawah. Jika komisariat hidup dan berkembang, maka cabang akan jauh lebih kuat dan berwibawa,” tegas Dwi di hadapan ratusan peserta.

Sinergi Antargenerasi Agenda ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan aktivis muda dengan para senior dan tokoh masyarakat.

Hadir memberikan arahan dan motivasi di antaranya Dra. Hj. Bu Anisah Syakur, M.Ag, Ketua Majelis Alumni (MA) IPNU Muchlis, S.Pd, KH. Khairul Ishaq, S.Pd., M.Ag, serta perwakilan badan otonom NU dan KNPI.

Dalam sesi materi, Ketua MA IPNU Muchlis, S.Pd menekankan pentingnya personal branding bagi kader di era digital. Menurutnya, eksistensi organisasi di tengah gempuran arus informasi sangat bergantung pada bagaimana kader memosisikan diri dan nilai-nilai Aswaja di ruang publik.

Senada dengan hal tersebut, KH. Khairul Ishaq, S.Pd., M.Ag membakar semangat peserta dengan menekankan bahwa loyalitas dan pengabdian adalah “bahan bakar” utama dalam menjaga roda organisasi tetap berputar.

Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kabupaten Probolinggo, Siti Nurazizah, memaparkan capaian progresif organisasi yang menunjukkan tren positif selama masa kepengurusannya.

Melalui Rakorcab dan Rakercab II ini, PC IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo tidak sekadar melakukan evaluasi administratif.

Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang lahirnya gagasan strategis untuk mencetak kader yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi juga memiliki daya tawar dan daya saing dalam membangun peradaban yang berdaulat. (*)

  • Penulis: Moch. Sulaiman
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1000439921

    Solidaritas Nahdliyyin Dringu Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    DRINGU– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini digelar di sejumlah pasar di Kecamatan Dringu, termasuk Pasar Dringu, Pasar Keldhuk, dan Pasar Bawang pada Rabu 7 Januari 2026. Pantauan di lokasi, para kiai, ustad, serta warga […]

  • IMG 20260822 WA0045

    Sinergi Ulama-Umara, Rois Syuriah dan Wabup Probolinggo Jalan Sehat Bareng

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Wujud nyata sinergi ulama dan umara terpancar dalam peringatan HUT ke-81 RI di Kecamatan Wonomerto. Rois Syuriah MWCNU Wonomerto, H. Malik Damanhuri, tampak padu berjalan berdampingan bersama Wakil Bupati Probolinggo, H. Fahmi Abdul Haq Zaini (Ra Fahmi), saat membuka dan mengikuti jalan sehat bersama ribuan warga di Lapangan Wonomerto, Sabtu (22/8/2026). Kebersamaan tokoh agama […]

  • 17d58f23 e8ed 4575 ba11 117f3547559c

    Kasus Santri Dibanting dan Bayi Diikat di Daycare, Sofia: Ini Alarm Darurat Perlindungan Anak

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo, 28 April 2026 – Kasus kekerasan terhadap anak kembali menjadi perhatian publik nasional setelah insiden santri yang dibanting oleh guru ngaji di Kota Probolinggo serta viralnya praktik pengikatan balita di sebuah daycare di Yogyakarta. Dua peristiwa ini menunjukkan bahwa anak-anak masih rentan mengalami kekerasan, bahkan di ruang yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi […]

  • IMG 20260212 WA0011

    Polemik Lima Hari Sekolah di Probolinggo, Bagaimana Nasib Madin dan Siswa SD?

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Rencana penerapan lima hari sekolah di Kabupaten Probolinggo, Jatim, memicu diskusi panjang antara kebijakan birokrasi dan pelestarian pendidikan keagamaan. Menanggapi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD pada Rabu (11/02/2026), berikut adalah rangkuman tanya-jawab untuk memperjelas duduk perkara bagi orang tua dan tenaga pendidik. Apakah benar ada kebijakan lima hari sekolah dari Dinas Pendidikan? […]

  • Screenshot

    Kiai Imam Fathor Rozi Tiba di Madinah, Doakan Santri hingga Warga Segera Menyusul ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kiai Imam Fathor Rozi, menyampaikan kondisi terkini usai tiba di Madinah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Melalui sebuah video, Kiai Imam mengungkapkan rasa syukur mendalam karena telah sampai di Masjid Nabawi, tempat yang selama ini dirindukannya. “Alhamdulillah, ala kulli hal, sudah sampai di […]

  • IMG 20260207 WA0003

    GP Ansor Tegalsiwalan Sebut Full Day School Ancam Budaya Ngaji, Minta Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN – Gelombang penolakan terhadap kebijakan lima hari sekolah atau Full Day School (FDS) di Kabupaten Probolinggo terus meluas hingga ke tingkat anak cabang. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tegalsiwalan secara tegas menyatakan keberatannya karena kebijakan tersebut dinilai bakal menggerus budaya “ngaji” di madrasah. Ancam Eksistensi Madin dan TPQ Ketua PAC GP […]

expand_less