Fatayat NU Probolinggo Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Fokus Tingkatkan IPM 2026
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Probolinggo – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2026. Rabu (14/01/2026)
Fatayat NU hadir tidak hanya sebagai organisasi sosial-keagamaan, tetapi juga sebagai pelaksana program pemberdayaan masyarakat secara nyata, khususnya perempuan, anak, dan keluarga.
Dalam berbagai kegiatan, Fatayat NU telah aktif melaksanakan program edukasi dan penyuluhan, termasuk kampanye pencegahan pernikahan dini dan stunting, yang menjadi isu penting dalam pembangunan SDM di Kabupaten Probolinggo.
Selain itu, Fatayat NU juga mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pendampingan usaha, dengan jumlah peserta mencapai 160 anggota umum Fatayat NU. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mendukung daya beli yang berdampak positif terhadap IPM.
Di bidang pendidikan, Fatayat NU telah melakukan program beasiswa bekerja sama dengan perguruan tinggi seperti AMIK Taruna, serta menyalurkan beasiswa untuk anak yatim dan anak asuh Fatayat NU dari donatur lokal. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga memotivasi anak-anak agar tetap semangat menempuh pendidikan.
“Saya menegaskan, Fatayat NU siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh OPD untuk memastikan program peningkatan IPM berjalan efektif. Kami fokus pada pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan karena itu fondasi utama pembangunan manusia yang berkualitas,” ujar Sofia.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas, Fatayat NU berharap program-program tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di desa-desa, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, cerdas, mandiri, dan berdaya.
- Penulis: Siti Nurhaliza

Saat ini belum ada komentar